<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Infrastruktur Papua, Jokowi: Yang Penting Cepat Dikerjakan, Anggaran dari PUPR</title><description>Jokowi memberikan instruksi kepada Kementerian PUPR untuk melaksanakan perbaikan fasilitas sosial dan umum di Wamena.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr"/><item><title>Infrastruktur Papua, Jokowi: Yang Penting Cepat Dikerjakan, Anggaran dari PUPR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2019 16:48 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr-2NFv98pfNb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi di Papua soal Infrastruktur (Foto: Dok PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/28/320/2122731/infrastruktur-papua-jokowi-yang-penting-cepat-dikerjakan-anggaran-dari-pupr-2NFv98pfNb.jpg</image><title>Jokowi di Papua soal Infrastruktur (Foto: Dok PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melaksanakan perbaikan fasilitas sosial dan umum di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Hal ini menyusul rusaknya berbagai fasilitas akibat aksi massa pada September 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jembatan Holtekamp Berganti Nama Jadi Youtefa, Ini Alasannya
Perbaikan fasilitas tersebut meliputi pasar, gedung pemerintahan, toko, sekolah, serta rumah penduduk yang rusak. Kemudian, rehabilitasi Pasar Wouma yang menjadi salah satu titik terdampak akan menjadi prioritas.

Hal ini dikarenakan Pasar Wouma dinilai sebagai tempat untuk menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan di Wamena dan sekitarnya, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan. Proses rehabilitasi Pasar Wouma ini ditargetkaan akan dapat rampung dalam waktu 2 minggu ke depan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jembatan Youtefa Diresmikan, Jayapura-PLBN Skouw Jadi 30-45 Menit Saja
&quot;Insya Allah selesai 2 minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya,&quot; ujar Presiden Jokowi, Senin (28/10/2019).
&amp;nbsp;Sementara itu, Kementerian PUPR akan menugaskan kontraktor  swasta/BUMN untuk melakukan penanganan keadaan darurat dan  rehabilitasinya. Mereka telah merencanakan renovasi Pasar Wouma seluas  740 m2 dengan menugaskan kontraktor pelaksana dari PT. Nindya Karya dan  Konsultan PT. Virama Karya.

Selain itu, Jokowi juga telah memerintahkan untuk merehabilitasi  rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan.  Menurutnya, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola atau  kerja sama melibatkan Zeni TNI AD agar lebih cepat dan aman.

&quot;Kita ingin semuanya dikerjakan cepat, agar ekonomi juga bergerak  kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya  ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga  sama. Saya mengecek beberapa tempat di Papua Barat, di Wamena, semua  akan normal kembali,&quot; jelas Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;
Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati Jayawijaya juga akan  dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Hingga saat ini, menurut Presiden  Jokowi perbaikan tersebut masih dalam proses.  &quot;Yang penting cepat  dikerjakan, anggarannya dari Kementerian PUPR,&quot; lanjutnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR bersama  TNI AD akan melakukan rehabilitasi di Wamena agar penanganannya lebih  cepat dan memiliki kualitas mutu yang baik. Dari hasil identifikasi di  lapangan, sebanyak 6 kantor Pemerintahan mengalami rusak berat dan 8  lainnya rusak ringan.

Adapun diantaranya merupakan Kawasan Kantor Bupati Jayawijaya.  Kemudian, Kantor Pemerintahan lainnya yang rusak berat adalah Kantor  Badan Lingkungan Hidup, PLN, KUA dan Kantor Dinas Perhubungan. Selain  kantor Pemerintahan, menurut hasil identifikasi sebanyak 18 sarana  pendidikan, 403 ruko, dan 183 unit rumah warga mengalami rusak berat.


</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melaksanakan perbaikan fasilitas sosial dan umum di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Hal ini menyusul rusaknya berbagai fasilitas akibat aksi massa pada September 2019.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jembatan Holtekamp Berganti Nama Jadi Youtefa, Ini Alasannya
Perbaikan fasilitas tersebut meliputi pasar, gedung pemerintahan, toko, sekolah, serta rumah penduduk yang rusak. Kemudian, rehabilitasi Pasar Wouma yang menjadi salah satu titik terdampak akan menjadi prioritas.

Hal ini dikarenakan Pasar Wouma dinilai sebagai tempat untuk menjual produk-produk pertanian yang dihasilkan di Wamena dan sekitarnya, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, dan juga barang-barang logistik yang diperlukan. Proses rehabilitasi Pasar Wouma ini ditargetkaan akan dapat rampung dalam waktu 2 minggu ke depan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jembatan Youtefa Diresmikan, Jayapura-PLBN Skouw Jadi 30-45 Menit Saja
&quot;Insya Allah selesai 2 minggu. Sudah langsung bisa dipakai, sehingga kegiatan ekonomi yang berada di pasar ini kembali pulih secepat-cepatnya,&quot; ujar Presiden Jokowi, Senin (28/10/2019).
&amp;nbsp;Sementara itu, Kementerian PUPR akan menugaskan kontraktor  swasta/BUMN untuk melakukan penanganan keadaan darurat dan  rehabilitasinya. Mereka telah merencanakan renovasi Pasar Wouma seluas  740 m2 dengan menugaskan kontraktor pelaksana dari PT. Nindya Karya dan  Konsultan PT. Virama Karya.

Selain itu, Jokowi juga telah memerintahkan untuk merehabilitasi  rumah warga maupun rumah toko (ruko) yang rusak akibat kerusuhan.  Menurutnya, perbaikan rumah warga akan dikerjakan secara swakelola atau  kerja sama melibatkan Zeni TNI AD agar lebih cepat dan aman.

&quot;Kita ingin semuanya dikerjakan cepat, agar ekonomi juga bergerak  kembali normal. Saya kira itu yang kita harapkan di Wamena. Bukan hanya  ekonomi di Wamena dan sekitarnya, kita harapkan di Tanah Papua juga  sama. Saya mengecek beberapa tempat di Papua Barat, di Wamena, semua  akan normal kembali,&quot; jelas Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;
Sementara itu, untuk rehabilitasi kantor Bupati Jayawijaya juga akan  dikerjakan oleh Kementerian PUPR. Hingga saat ini, menurut Presiden  Jokowi perbaikan tersebut masih dalam proses.  &quot;Yang penting cepat  dikerjakan, anggarannya dari Kementerian PUPR,&quot; lanjutnya.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, Kementerian PUPR bersama  TNI AD akan melakukan rehabilitasi di Wamena agar penanganannya lebih  cepat dan memiliki kualitas mutu yang baik. Dari hasil identifikasi di  lapangan, sebanyak 6 kantor Pemerintahan mengalami rusak berat dan 8  lainnya rusak ringan.

Adapun diantaranya merupakan Kawasan Kantor Bupati Jayawijaya.  Kemudian, Kantor Pemerintahan lainnya yang rusak berat adalah Kantor  Badan Lingkungan Hidup, PLN, KUA dan Kantor Dinas Perhubungan. Selain  kantor Pemerintahan, menurut hasil identifikasi sebanyak 18 sarana  pendidikan, 403 ruko, dan 183 unit rumah warga mengalami rusak berat.


</content:encoded></item></channel></rss>
