<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Harga Internasional, Pengusaha Sepakat Setop Ekspor Bijih Nikel</title><description>Badan Koordinasi Penanaman Moda (BKPM) resmi mempercepat penghentian ekspor bijih nikel.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel"/><item><title>Dapat Harga Internasional, Pengusaha Sepakat Setop Ekspor Bijih Nikel</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel</guid><pubDate>Senin 28 Oktober 2019 20:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel-AMhUs5Pc5a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor Nikel Dilarang (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/28/320/2122851/dapat-harga-internasional-pengusaha-sepakat-setop-ekspor-bijih-nikel-AMhUs5Pc5a.jpg</image><title>Ekspor Nikel Dilarang (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Moda (BKPM) resmi mempercepat penghentian ekspor bijih nikel (ore) dari semula 1 Januari 2020 menjadi esok hari. Namun BKPM menjamin jika penghentian ekspor ini tak akan membuat para pengusaha rugi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mulai Besok, Pemerintah Resmi Larang Ekspor Bijih Nikel
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berani menjamin kebijakan ini tidak akan membuat pengusaha merugi. Pasalnya, dia dan para pengusaha smelter yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian (AP3I) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sepakat bijih nikel yang tak jadi diekspor bakal dibeli dengan harga pasar.

&quot;Salah satu keputusan pertama ore (bijih) yang sudah ada sampai Desember akan dibeli saudara kami, sahabat, dan pengusaha dibeli dengan harga yang sama internasional di China, dikurangi dengan pajak, dan biaya transhipment,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (28/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Untung Rugi Pelarangan Ekspor Nikel Dipercepat
Mantan Ketua Umum Hipmi ini menambahkan, perusahaan smelter yang ada di Indonesia bakal mau membeli bijih nikel dengan harga pasar. Bagi perusahaan yang sudah berkontrak hingga akhir tahun atau yang sudah mengantongi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) dari Kementerian Perdagangan seperti PT Antam Tbk.

&quot;Bisnis ini penuh negosiasi dan fleksibel. Menurut saya Antam sudah punya cara untuk atasi. Bisnis itu dinamis,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Oleh karenannya, dalam proses penilain kelayakan ekspor, surveyor  yang ditunjuk untuk ukur kadar dilakukan dua, dari pihak penjual dan  pembeli. Ini dilakukan untuk mencapai asas keadilan agar tidak  perbedaan.

Adapun untuk sistem pembayaran atau penjualan antara penambang dan  pengusaha smelter, Bahlil menyerahkannya pada kedua belah pihak. Dan  jika dibutuhkan, pemerintah bakal mediasi.

&quot;Jika ini terjaga dengan baik saya yakin negara kedepan akan lebih  baik. Kemudian investasi akan bertambah sebab ada kepastian dari  investor dan pengusaha lokal akan berkembang,&quot; jelas Bahlil.
&amp;nbsp;
Sementara Ketua Umum AP3I Prihadi Santoso menyambut baik kebijakan  tersebut. Bahkan menurutnya, para pengusaha smelter mau menampung bijih  ekspor yang harusnya diekspor.

Dari data yang dihimpun, ada kurang lebih 14 smelter nikel sudah  beroperasi. Sementara dari data Kementerian ESDM, ada 27 smelter akan  masih dibangun dan dalam tahap penyelesaian.

&quot;Sudah nampung semua nikel ore. Indonesia sebagai negara nomor satu  yang miliki cadangan nikel dikelola dengan baik. Kalau kita sudah  bertemu jadi satu, kita ingin agar NKRI makin berkibar. Ini waktunya  untuk stok ekspor dan dikelola dalam negeri,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Moda (BKPM) resmi mempercepat penghentian ekspor bijih nikel (ore) dari semula 1 Januari 2020 menjadi esok hari. Namun BKPM menjamin jika penghentian ekspor ini tak akan membuat para pengusaha rugi.
&amp;nbsp;Baca Juga: Mulai Besok, Pemerintah Resmi Larang Ekspor Bijih Nikel
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia berani menjamin kebijakan ini tidak akan membuat pengusaha merugi. Pasalnya, dia dan para pengusaha smelter yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian (AP3I) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sepakat bijih nikel yang tak jadi diekspor bakal dibeli dengan harga pasar.

&quot;Salah satu keputusan pertama ore (bijih) yang sudah ada sampai Desember akan dibeli saudara kami, sahabat, dan pengusaha dibeli dengan harga yang sama internasional di China, dikurangi dengan pajak, dan biaya transhipment,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (28/10/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Begini Untung Rugi Pelarangan Ekspor Nikel Dipercepat
Mantan Ketua Umum Hipmi ini menambahkan, perusahaan smelter yang ada di Indonesia bakal mau membeli bijih nikel dengan harga pasar. Bagi perusahaan yang sudah berkontrak hingga akhir tahun atau yang sudah mengantongi Surat Persetujuan Ekspor (SPE) dari Kementerian Perdagangan seperti PT Antam Tbk.

&quot;Bisnis ini penuh negosiasi dan fleksibel. Menurut saya Antam sudah punya cara untuk atasi. Bisnis itu dinamis,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Oleh karenannya, dalam proses penilain kelayakan ekspor, surveyor  yang ditunjuk untuk ukur kadar dilakukan dua, dari pihak penjual dan  pembeli. Ini dilakukan untuk mencapai asas keadilan agar tidak  perbedaan.

Adapun untuk sistem pembayaran atau penjualan antara penambang dan  pengusaha smelter, Bahlil menyerahkannya pada kedua belah pihak. Dan  jika dibutuhkan, pemerintah bakal mediasi.

&quot;Jika ini terjaga dengan baik saya yakin negara kedepan akan lebih  baik. Kemudian investasi akan bertambah sebab ada kepastian dari  investor dan pengusaha lokal akan berkembang,&quot; jelas Bahlil.
&amp;nbsp;
Sementara Ketua Umum AP3I Prihadi Santoso menyambut baik kebijakan  tersebut. Bahkan menurutnya, para pengusaha smelter mau menampung bijih  ekspor yang harusnya diekspor.

Dari data yang dihimpun, ada kurang lebih 14 smelter nikel sudah  beroperasi. Sementara dari data Kementerian ESDM, ada 27 smelter akan  masih dibangun dan dalam tahap penyelesaian.

&quot;Sudah nampung semua nikel ore. Indonesia sebagai negara nomor satu  yang miliki cadangan nikel dikelola dengan baik. Kalau kita sudah  bertemu jadi satu, kita ingin agar NKRI makin berkibar. Ini waktunya  untuk stok ekspor dan dikelola dalam negeri,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
