<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melemah Merespons Hasil Terbaru Perang Dagang AS-China</title><description>Investor khawatir dengan pembaruan terbaru tentang potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan China</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china"/><item><title>Wall Street Melemah Merespons Hasil Terbaru Perang Dagang AS-China</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china</guid><pubDate>Rabu 30 Oktober 2019 07:35 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china-chxf39wAlX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/10/30/278/2123445/wall-street-melemah-merespons-hasil-terbaru-perang-dagang-as-china-chxf39wAlX.jpg</image><title>Ilustrasi Wall Street. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Di mana investor khawatir dengan  pembaruan terbaru tentang potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan China.
Dow Jones Industrial Average turun 20,04 poin, atau 0,07% menjadi 27.070,68. S&amp;amp;P 500  kehilangan 2,54 poin, atau 0,08%, menjadi 3.036,88 dan Nasdaq Composite  turun 49,14 poin, atau 0,59% menjadi 8.276,85.
Baca Juga: Laba Emiten Anjlok, Wall Street Dibuka Lesu
Melemahnya tiga indeks utama Wall Street  setelah seorang pejabat dari pemerintah AS mengatakan bahwa Washington dan Beijing terus bekerja pada perjanjian perdagangan sementara. Artinya negosiasi kedua negara mungkin tidak selesai pada waktunya.

Harapan dari kesepakatan penyelesaian perdagangan AS dan China pun pupus. Padahal beberapa hari ini pergerakan saham sedang meningkat di tengah harapan penurunan suku bunga Federal Reserve mendorong indeks S&amp;amp;P ke rekor tertingginya. Demikian dikutip dari Reuters, Rabu (30/10/2019).
Baca Juga: AS-China Segera Damai, Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Tertinggi
Saham Tech yang terkait erat dengan kemajuan perdagangan AS dan China menjadi melemah setelah laporan dan terakhir turun 0,92%. Kemudian, pembuat obat Merck &amp;amp; Co Inc dan Pfizer Inc,  keduanya naik setelah melaporkan hasil kuartal ketiga yang optimis untuk membantu menjaga Dow dan S&amp;amp;P dekat garis datar.Namun saham induk Google Alphabet Inc kehilangan 2,20% dan membebani  Nasdaq karena laba kuartalannya meleset dari perkiraan karena biaya yang  lebih tinggi.
Selain perang dagang, investor juga tengah fokus pada  pertemuan Fed.  Bank Sentral diharapkan memberikan penurunan suku bunga seperempat poin  persentase untuk ketiga kalinya tahun ini.</description><content:encoded>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street berakhir melemah pada perdagangan Selasa waktu setempat. Di mana investor khawatir dengan  pembaruan terbaru tentang potensi kesepakatan perdagangan antara AS dan China.
Dow Jones Industrial Average turun 20,04 poin, atau 0,07% menjadi 27.070,68. S&amp;amp;P 500  kehilangan 2,54 poin, atau 0,08%, menjadi 3.036,88 dan Nasdaq Composite  turun 49,14 poin, atau 0,59% menjadi 8.276,85.
Baca Juga: Laba Emiten Anjlok, Wall Street Dibuka Lesu
Melemahnya tiga indeks utama Wall Street  setelah seorang pejabat dari pemerintah AS mengatakan bahwa Washington dan Beijing terus bekerja pada perjanjian perdagangan sementara. Artinya negosiasi kedua negara mungkin tidak selesai pada waktunya.

Harapan dari kesepakatan penyelesaian perdagangan AS dan China pun pupus. Padahal beberapa hari ini pergerakan saham sedang meningkat di tengah harapan penurunan suku bunga Federal Reserve mendorong indeks S&amp;amp;P ke rekor tertingginya. Demikian dikutip dari Reuters, Rabu (30/10/2019).
Baca Juga: AS-China Segera Damai, Indeks S&amp;amp;P 500 Cetak Rekor Tertinggi
Saham Tech yang terkait erat dengan kemajuan perdagangan AS dan China menjadi melemah setelah laporan dan terakhir turun 0,92%. Kemudian, pembuat obat Merck &amp;amp; Co Inc dan Pfizer Inc,  keduanya naik setelah melaporkan hasil kuartal ketiga yang optimis untuk membantu menjaga Dow dan S&amp;amp;P dekat garis datar.Namun saham induk Google Alphabet Inc kehilangan 2,20% dan membebani  Nasdaq karena laba kuartalannya meleset dari perkiraan karena biaya yang  lebih tinggi.
Selain perang dagang, investor juga tengah fokus pada  pertemuan Fed.  Bank Sentral diharapkan memberikan penurunan suku bunga seperempat poin  persentase untuk ketiga kalinya tahun ini.</content:encoded></item></channel></rss>
