<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Minta Bos Pajak Baru Kejar Target Penerimaan Negara</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal  (Dirjen) Pajak Suryo Utomo fokus mengejar target penerimaan pajak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara"/><item><title>Sri Mulyani Minta Bos Pajak Baru Kejar Target Penerimaan Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2019 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara-vA1AHvYgma.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/01/20/2124606/sri-mulyani-minta-bos-pajak-baru-kejar-target-penerimaan-negara-vA1AHvYgma.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo fokus mengejar target penerimaan pajak di dua bulan terakhir tahun 2019, meski baru saja menjabat. Mengingat penerimaan pajak juga tengah menghadapi tekanan.
&quot;Meski 2019 tinggal dua bulan lagi, diharapkan Pak Suryo akan tetap fokus dalam mencapai target penerimaan negara di bidang pajak yang hari ini mengalami tekanan yang berat,&quot; ungkap Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Baca Juga: Sri Mulyani: Tugas Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak Sangat Berat
Bendahara Umum Negara itu mengakui, hingga akhir September penerimaan pajak mengalami tekanan, bahkan untuk pajak korporasi dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mengalami perlambatan pertumbuhan. Sayangnya, Sri Mulyani enggan merinci angka-angka dari penerimaan pajak.
&quot;Namun pertumbuhan penerimaan harus tetap dilakukan dengan intensifikasi dan ekstensifikasi secara proper,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59228/304256_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, diakui Sri Mulyani tugas yang kini diemban Suryo sangat berat. Terlebih penerimaan pajak menopang 70% alokasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
&quot;Sehingga saya tidak memilih kata 'tidak ringan', tetapi 'sangat berat',&quot; katanya.
Menanggapi arahan tersebut, Suryo mengakui pada masa awal jabatannya  akan fokus menyelesaikan tugas-tugas yang tertinggal di dua bulan  terakhir. Termasuk soal mengejar penerimaan pajak.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/22/59228/304258_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Ke depannya akan menyelesaikan yang 2019 dulu dengan action dan  effort akan kami lakukan. Kami konsolidasi dulu akan seperti apa,  melanjutkan yang kemarin dan akan re-mapping kembali yang akan bisa  dipercepat yang mana. Prinsipnya hanya tinggal 2 bulan sampai 2019,&quot;  jelas Suryo.
Sekedar informasi, penerimaan pajak hingga akhir Agustus 2019 hanya  mampu tumbuh 0,21% secara tahunan yakni mencapai Rp801,16 triliun.  Padahal akhir Agustus 2018 penerimaan pajak mampu tumbuh 16,52% dengan  berhasil mengumpulkan pajak sebesar Rp799,46 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo fokus mengejar target penerimaan pajak di dua bulan terakhir tahun 2019, meski baru saja menjabat. Mengingat penerimaan pajak juga tengah menghadapi tekanan.
&quot;Meski 2019 tinggal dua bulan lagi, diharapkan Pak Suryo akan tetap fokus dalam mencapai target penerimaan negara di bidang pajak yang hari ini mengalami tekanan yang berat,&quot; ungkap Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Baca Juga: Sri Mulyani: Tugas Suryo Utomo sebagai Dirjen Pajak Sangat Berat
Bendahara Umum Negara itu mengakui, hingga akhir September penerimaan pajak mengalami tekanan, bahkan untuk pajak korporasi dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mengalami perlambatan pertumbuhan. Sayangnya, Sri Mulyani enggan merinci angka-angka dari penerimaan pajak.
&quot;Namun pertumbuhan penerimaan harus tetap dilakukan dengan intensifikasi dan ekstensifikasi secara proper,&quot; ujarnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59228/304256_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, diakui Sri Mulyani tugas yang kini diemban Suryo sangat berat. Terlebih penerimaan pajak menopang 70% alokasi belanja negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
&quot;Sehingga saya tidak memilih kata 'tidak ringan', tetapi 'sangat berat',&quot; katanya.
Menanggapi arahan tersebut, Suryo mengakui pada masa awal jabatannya  akan fokus menyelesaikan tugas-tugas yang tertinggal di dua bulan  terakhir. Termasuk soal mengejar penerimaan pajak.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/22/59228/304258_medium.jpg&quot; alt=&quot;Lambaikan Tangan Kiri, Sri Mulyani Tiba di Istana Negara&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Ke depannya akan menyelesaikan yang 2019 dulu dengan action dan  effort akan kami lakukan. Kami konsolidasi dulu akan seperti apa,  melanjutkan yang kemarin dan akan re-mapping kembali yang akan bisa  dipercepat yang mana. Prinsipnya hanya tinggal 2 bulan sampai 2019,&quot;  jelas Suryo.
Sekedar informasi, penerimaan pajak hingga akhir Agustus 2019 hanya  mampu tumbuh 0,21% secara tahunan yakni mencapai Rp801,16 triliun.  Padahal akhir Agustus 2018 penerimaan pajak mampu tumbuh 16,52% dengan  berhasil mengumpulkan pajak sebesar Rp799,46 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
