<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Melemah di Tengah Kenaikan Saham Apple dan Facebook   </title><description>Pejabat China meragukan tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan dalam jangka panjang dengan AS</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook"/><item><title>Wall Street Melemah di Tengah Kenaikan Saham Apple dan Facebook   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2019 07:25 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook-xOeab9DnlF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wall Street Melemah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/01/278/2124404/wall-street-melemah-di-tengah-kenaikan-saham-apple-dan-facebook-xOeab9DnlF.jpg</image><title>Wall Street Melemah (Foto: Okezone.com)</title></images><description>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat,  karena adanya pernyataan saling bertentangan seputar kemungkinan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Sementara itu,  laporan pendapatan Apple dan Facebook melampaui perkiraan sebelumnya.
Sinyal beragam soal perang dagang membuat investor lebih berhati-hati setelah laporan Bloomberg menginformasikan bahwa pejabat China meragukan tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan dalam jangka panjang yang komprehensif dengan Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: Wall Street Naik Tipis Ditopang Laporan Keuangan Facebook
Sedangkan Trump kemudian mengatakan kedua negara akan segera mengumumkan kesepakatan perdagangan &quot;Fase Satu&quot; yang akan ditandatangani di Chili. Namun rencana itu batal diana pertemuan puncak akan dilakukan pertengahan November.

Adapun tiga indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 140,46 poin atau 0,52% menjadi 27.046,23.  S&amp;amp;P 500  kehilangan 9,21 poin atau 0,30% menjadi 3.037,56 dan Nasdaq Composite  turun 11,62 poin atau 0,14% menjadi 8.292,36.
Penurunan tersebut merupakan yang kedua untuk S&amp;amp;P 500 dalam tujuh hari terakhir, setelah indeks acuan mencatat rekor tertinggi dalam tiga sesi terakhir dan rekor penutupan dalam dua dari tiga hari terakhir. Demikian dikutip dari Reuters, Jumat (1/11/2019).
Baca Juga: Menanti Fed Rate, Wall Street Menguat
Sektor industri yang sensitif terhadap perdagangan SPLRCI kehilangan 1,14%, sementara pembuat chip yang terpapar perang dagang juga jatuh, indeks Philadelphia Semiconductor SOX turun 0,62%.Meski demikian, pasar mendapat sentimen positif dari kenaikan saham  Apple Inc sebesar 2,26%, setelah pembuat iPhone memperkirakan penjualan  untuk kuartal belanja liburan menjelang ekspektasi. Facebook Inc naik  1,81% setelah melaporkan kenaikan pengguna di pasar yang menguntungkan  dan kenaikan ketiga berturut-turut dalam pertumbuhan penjualan  triwulanan .
Data pada Kamis menunjukkan kenaikan marginal dalam pengeluaran  konsumen pada bulan September, menimbulkan keraguan pada kemampuan  konsumen untuk terus mendorong perekonomian, pilar utama dari lingkungan  ekonomi saat ini.
Di antara saham lainnya, Estee Lauder Cos Inc turun 3,62% setelah  pembuat kosmetik memangkas perkiraan untuk laba setahun penuh. Kraft  Heinz Co melonjak 13,44% karena perusahaan makanan kemasan mengatakan  akan membelanjakan lebih banyak untuk pemasaran merek-merek utama tahun  depan, setelah melaporkan laba kuartal ketiga yang lebih baik dari  perkiraan.</description><content:encoded>NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street melemah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat,  karena adanya pernyataan saling bertentangan seputar kemungkinan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Sementara itu,  laporan pendapatan Apple dan Facebook melampaui perkiraan sebelumnya.
Sinyal beragam soal perang dagang membuat investor lebih berhati-hati setelah laporan Bloomberg menginformasikan bahwa pejabat China meragukan tentang kemungkinan kesepakatan perdagangan dalam jangka panjang yang komprehensif dengan Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: Wall Street Naik Tipis Ditopang Laporan Keuangan Facebook
Sedangkan Trump kemudian mengatakan kedua negara akan segera mengumumkan kesepakatan perdagangan &quot;Fase Satu&quot; yang akan ditandatangani di Chili. Namun rencana itu batal diana pertemuan puncak akan dilakukan pertengahan November.

Adapun tiga indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 140,46 poin atau 0,52% menjadi 27.046,23.  S&amp;amp;P 500  kehilangan 9,21 poin atau 0,30% menjadi 3.037,56 dan Nasdaq Composite  turun 11,62 poin atau 0,14% menjadi 8.292,36.
Penurunan tersebut merupakan yang kedua untuk S&amp;amp;P 500 dalam tujuh hari terakhir, setelah indeks acuan mencatat rekor tertinggi dalam tiga sesi terakhir dan rekor penutupan dalam dua dari tiga hari terakhir. Demikian dikutip dari Reuters, Jumat (1/11/2019).
Baca Juga: Menanti Fed Rate, Wall Street Menguat
Sektor industri yang sensitif terhadap perdagangan SPLRCI kehilangan 1,14%, sementara pembuat chip yang terpapar perang dagang juga jatuh, indeks Philadelphia Semiconductor SOX turun 0,62%.Meski demikian, pasar mendapat sentimen positif dari kenaikan saham  Apple Inc sebesar 2,26%, setelah pembuat iPhone memperkirakan penjualan  untuk kuartal belanja liburan menjelang ekspektasi. Facebook Inc naik  1,81% setelah melaporkan kenaikan pengguna di pasar yang menguntungkan  dan kenaikan ketiga berturut-turut dalam pertumbuhan penjualan  triwulanan .
Data pada Kamis menunjukkan kenaikan marginal dalam pengeluaran  konsumen pada bulan September, menimbulkan keraguan pada kemampuan  konsumen untuk terus mendorong perekonomian, pilar utama dari lingkungan  ekonomi saat ini.
Di antara saham lainnya, Estee Lauder Cos Inc turun 3,62% setelah  pembuat kosmetik memangkas perkiraan untuk laba setahun penuh. Kraft  Heinz Co melonjak 13,44% karena perusahaan makanan kemasan mengatakan  akan membelanjakan lebih banyak untuk pemasaran merek-merek utama tahun  depan, setelah melaporkan laba kuartal ketiga yang lebih baik dari  perkiraan.</content:encoded></item></channel></rss>
