<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia hanya 1,40 Juta, Turun 10,1%   </title><description>Wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia pada periode September mencapai 1,40 juta kunjungan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-indonesia-hanya-1-40-juta-turun-10-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-indonesia-hanya-1-40-juta-turun-10-1"/><item><title>Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia hanya 1,40 Juta, Turun 10,1%   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-indonesia-hanya-1-40-juta-turun-10-1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-indonesia-hanya-1-40-juta-turun-10-1</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2019 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-hanya-1-40-juta-turun-10-1-nHweTFIEiS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kunjungan Wisman ke Indonesia Menurun. (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/01/320/2124492/kunjungan-wisatawan-asing-ke-hanya-1-40-juta-turun-10-1-nHweTFIEiS.jpg</image><title>Kunjungan Wisman ke Indonesia Menurun. (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia pada periode September mencapai 1,40 juta kunjungan. Angka ini mengalami penurunan 10,10% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meskipun turun jika dibandingkan bulan yang lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia justru mengalami kenaikan sebesar 2,15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Wisman yang datang ke Indonesia hanya 1,37 juta.
Baca Juga: Kapal Pesiar Raksasa Bersandar di Pelabuhan Benoa, RI 'Kebanjiran' Turis Asing
Sementara itu, secara kumulatif, September 2019, jumlah kunjungan wisman mengalami kenaikan mencapai 12,27 juta juta kunjungan. Jumlah ini naik sebesar 2,63% jika dibandingkan kunjungan wisman periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 11,96 juta kunjungan.
&quot;Kalau kita kumulatifkan sampai dengan September 12,27 juta Wisman,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Adapun kenaikan jumlah wisman yang berkunjung pada September  2019 ini masuk melalui pintu udara sebanyak 902,19 ribu kunjungan, laut sebanyak 332,32 ribu kunjungan dan darat sebanyak 165,86 ribu kunjungan.
Baca Juga: Kabinet Baru Jokowi Jangan Lupakan Proyek Prioritas Sektor Pariwisata
Sementara itu secara kumulatif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari Januari hingga September yang masuk lewat pintu udara mencapai 7,40 juta. Kemudian lewat pintu laut sebanyak 3,14 juta dan pintu masuk darat sebanyak 1,74 juta wisman.Meskipun tergolong tinggi, namun pada September ini jumlah kunjungan  wisman lewat udara mengalami penurunan 1% dibandingkan pada periode yang  sama tahun lalu. Penurunan kunjungan terjadi di sepuluh pintu masuk  udara di mana persentase tertinggi tercatat di Bandara Sutan Iskandar  Muda Aceh yang mencapai 22,5%.
Kemudian diikuti oleh Bandara Djuanda Jawa Timur yang turun 16,57%  dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta turun 15,12%. Sementara persentase  penurunan terendah terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat  sebesar 3,08%
Sementara kenaikan kunjungan tertinggi terjadi di Bandara  Internasional Lombok sebesar 69,84%. Sementara kenaikan paling rendah  terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau sebesar 4,83%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia pada periode September mencapai 1,40 juta kunjungan. Angka ini mengalami penurunan 10,10% jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, meskipun turun jika dibandingkan bulan yang lalu, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia justru mengalami kenaikan sebesar 2,15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Wisman yang datang ke Indonesia hanya 1,37 juta.
Baca Juga: Kapal Pesiar Raksasa Bersandar di Pelabuhan Benoa, RI 'Kebanjiran' Turis Asing
Sementara itu, secara kumulatif, September 2019, jumlah kunjungan wisman mengalami kenaikan mencapai 12,27 juta juta kunjungan. Jumlah ini naik sebesar 2,63% jika dibandingkan kunjungan wisman periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 11,96 juta kunjungan.
&quot;Kalau kita kumulatifkan sampai dengan September 12,27 juta Wisman,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Adapun kenaikan jumlah wisman yang berkunjung pada September  2019 ini masuk melalui pintu udara sebanyak 902,19 ribu kunjungan, laut sebanyak 332,32 ribu kunjungan dan darat sebanyak 165,86 ribu kunjungan.
Baca Juga: Kabinet Baru Jokowi Jangan Lupakan Proyek Prioritas Sektor Pariwisata
Sementara itu secara kumulatif, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari Januari hingga September yang masuk lewat pintu udara mencapai 7,40 juta. Kemudian lewat pintu laut sebanyak 3,14 juta dan pintu masuk darat sebanyak 1,74 juta wisman.Meskipun tergolong tinggi, namun pada September ini jumlah kunjungan  wisman lewat udara mengalami penurunan 1% dibandingkan pada periode yang  sama tahun lalu. Penurunan kunjungan terjadi di sepuluh pintu masuk  udara di mana persentase tertinggi tercatat di Bandara Sutan Iskandar  Muda Aceh yang mencapai 22,5%.
Kemudian diikuti oleh Bandara Djuanda Jawa Timur yang turun 16,57%  dan Bandara Adi Sucipto Yogyakarta turun 15,12%. Sementara persentase  penurunan terendah terjadi di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat  sebesar 3,08%
Sementara kenaikan kunjungan tertinggi terjadi di Bandara  Internasional Lombok sebesar 69,84%. Sementara kenaikan paling rendah  terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Riau sebesar 4,83%.</content:encoded></item></channel></rss>
