<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Komitmen Jokowi Beri Kepastian Investasi</title><description>Pernyataan Presiden Joko Widodo agar aparat hukum tidak mencari-cari kesalahan investor didukung penuh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi"/><item><title>   Komitmen Jokowi Beri Kepastian Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi</guid><pubDate>Jum'at 01 November 2019 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi-jTSqgMuerK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi saat Rapat Terbatas (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/01/320/2124766/komitmen-jokowi-beri-kepastian-investasi-jTSqgMuerK.jpg</image><title>Jokowi saat Rapat Terbatas (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo agar aparat hukum tidak mencari-cari kesalahan investor, pelaku usaha hingga BUMN agar iklim investasi dan usaha nasional dapat tumbuh dengan baik didukung penuh.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Jangan Sampai Aparat Hukum Dibajak Mafia
Dibutuhkan komitmen semua pihak guna mendukung program investasi yang baik bagi negara, agar ada kepastian dalam berusaha.

&quot;Sinergi Kawal BUMN concern terhadap upaya-upaya untuk mendorong penguatan BUMN agar terus menjadi pilar pembangunan ekonomi nasional selain swasta,&quot; kata Peneliti Sinergi Kawal BUMN Willy Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sindir Aparat Hukum, Jokowi: Jangan 'Gigit' Investor hingga BUMN!
Para pelaku usaha dan investor di dalam negeri termasuk di dalamnya BUMN, banyak ketakutan terhadap aparat hukum.

&quot;Apa yang menjadi komitmen Presiden Jokowi terhadap kepastian berinvestasi menurut kami harus didukung secara sungguh-sungguh,&quot; katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, dari pengalaman selama ini banyak program-program pemerintah yang justru terkendala oleh permasalahan hukum.

&amp;ldquo;Banyak masalah investasi yang antre tetapi karena kepastian hukumnya yang masih diragukan, mereka sudah buka pintu tetapi tidak bisa merealisasi investasinya,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Kantor Presiden, Jakarta.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/29/59346/305045_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Resmikan Perumahan Korban Bencana Palu&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Presiden menyampaikan, para pelaku usaha dan investor di dalam negeri  termasuk di dalamnya BUMN, banyak ketakutan terhadap aparat hukum.

&amp;ldquo;Ini tolong jangan sampai terjadi lagi, dicari-cari kesalahan  dikit-dikit sehingga program yang harusnya bisa kita selesaikan berhenti  di tengah jalan, gara-gara memang banyak orang yang tidak senang  terhadap pembangunan itu, misalnya pembangunan kilang minyak, refinery,  banyak nggak senang karena memang banyak senang yang impor,&amp;rdquo; terang  Presiden.

Menurut Presiden, banyak yang tidak senang terhadap pembangunan  kilang minyak. Tetapi ia mengingatkan, bahwa untuk negara ini adalah  sebuah keharusan sehingga neraca perdagangan, neraca transaksi berjalan  bisa diperbaiki.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/25/59302/304760_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Lantik 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk itu, Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menkopolhukam,  Kapolri, Jaksa Agung dan juga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar  hukum kita harus menjamin keberanian investor, pelaku-pelaku industri,  kepada birokrasi dalam menjaga program-program pemerintah.

&amp;ldquo;Saya ngomong apa adanya, jangan sampai justru aparat hukum kita  dibajak oleh para mafia sehingga program-program yang harusnya bisa kita  lihat progresnya, perkembangannya menjadi tidak jalan karena ada  pembajakan tadi,&amp;rdquo; jelas Presiden seraya mengemukakan, banyak pejabat  pemerintah, BUMN, swasta yang berinovasi dalam menjalankan  program-program strategis justru yang digigit seperti dilansir setkab.

&amp;ldquo;Ini hati-hati, ini akan saya balik yang saya gigit mereka, jangan  sampai para mafia yang menggigit, menghadang program pembangunan, justru  bebas berkeliaran, enggak ini harus kita balik,&amp;rdquo; tegas Presiden.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo agar aparat hukum tidak mencari-cari kesalahan investor, pelaku usaha hingga BUMN agar iklim investasi dan usaha nasional dapat tumbuh dengan baik didukung penuh.
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi: Jangan Sampai Aparat Hukum Dibajak Mafia
Dibutuhkan komitmen semua pihak guna mendukung program investasi yang baik bagi negara, agar ada kepastian dalam berusaha.

&quot;Sinergi Kawal BUMN concern terhadap upaya-upaya untuk mendorong penguatan BUMN agar terus menjadi pilar pembangunan ekonomi nasional selain swasta,&quot; kata Peneliti Sinergi Kawal BUMN Willy Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Sindir Aparat Hukum, Jokowi: Jangan 'Gigit' Investor hingga BUMN!
Para pelaku usaha dan investor di dalam negeri termasuk di dalamnya BUMN, banyak ketakutan terhadap aparat hukum.

&quot;Apa yang menjadi komitmen Presiden Jokowi terhadap kepastian berinvestasi menurut kami harus didukung secara sungguh-sungguh,&quot; katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, dari pengalaman selama ini banyak program-program pemerintah yang justru terkendala oleh permasalahan hukum.

&amp;ldquo;Banyak masalah investasi yang antre tetapi karena kepastian hukumnya yang masih diragukan, mereka sudah buka pintu tetapi tidak bisa merealisasi investasinya,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, di Kantor Presiden, Jakarta.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/29/59346/305045_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Resmikan Perumahan Korban Bencana Palu&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Presiden menyampaikan, para pelaku usaha dan investor di dalam negeri  termasuk di dalamnya BUMN, banyak ketakutan terhadap aparat hukum.

&amp;ldquo;Ini tolong jangan sampai terjadi lagi, dicari-cari kesalahan  dikit-dikit sehingga program yang harusnya bisa kita selesaikan berhenti  di tengah jalan, gara-gara memang banyak orang yang tidak senang  terhadap pembangunan itu, misalnya pembangunan kilang minyak, refinery,  banyak nggak senang karena memang banyak senang yang impor,&amp;rdquo; terang  Presiden.

Menurut Presiden, banyak yang tidak senang terhadap pembangunan  kilang minyak. Tetapi ia mengingatkan, bahwa untuk negara ini adalah  sebuah keharusan sehingga neraca perdagangan, neraca transaksi berjalan  bisa diperbaiki.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/25/59302/304760_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Lantik 12 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Untuk itu, Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menkopolhukam,  Kapolri, Jaksa Agung dan juga ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar  hukum kita harus menjamin keberanian investor, pelaku-pelaku industri,  kepada birokrasi dalam menjaga program-program pemerintah.

&amp;ldquo;Saya ngomong apa adanya, jangan sampai justru aparat hukum kita  dibajak oleh para mafia sehingga program-program yang harusnya bisa kita  lihat progresnya, perkembangannya menjadi tidak jalan karena ada  pembajakan tadi,&amp;rdquo; jelas Presiden seraya mengemukakan, banyak pejabat  pemerintah, BUMN, swasta yang berinovasi dalam menjalankan  program-program strategis justru yang digigit seperti dilansir setkab.

&amp;ldquo;Ini hati-hati, ini akan saya balik yang saya gigit mereka, jangan  sampai para mafia yang menggigit, menghadang program pembangunan, justru  bebas berkeliaran, enggak ini harus kita balik,&amp;rdquo; tegas Presiden.
</content:encoded></item></channel></rss>
