<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Suku Bunga The Fed Turun dan Likuiditas Perbankan RI   </title><description>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memprediksi likuiditas perbankan pada 2020 akan longgar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri"/><item><title>Suku Bunga The Fed Turun dan Likuiditas Perbankan RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri</guid><pubDate>Senin 04 November 2019 20:38 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri-iT2L1eWpzh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/04/20/2125706/suku-bunga-the-fed-turun-dan-likuiditas-perbankan-ri-iT2L1eWpzh.jpg</image><title>Grafik Ekonomi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memprediksi likuiditas perbankan pada 2020 akan longgar. Meskipun ketidakpastian global masih berlanjut hingga tahun depan.
Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan mengatakan, bahwa saat ini Fed Funds Rate telah turun 75 basis point (bps) menjadi 1,75% dan diperkirakan akan turun 25 bps lagi.
Baca Juga: LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps
&quot;Begitu juga dengan suku bunga acuan bank negara lainnya yang diperkirakan tetap stabil,&quot; ujar dia di Gedung BEI Jakarta, Senin (4/11/2019).

Menurut dia, untuk sementara ini tidak ada ancaman kenaikan suku bunga global tajam yang akan memperketat likuiditas global.
Baca Juga: LPS Gandeng MAPPI Demi Tingkatkan Efektifitas Penanganan Bank
&quot;Jadi, dengan masih rendahnya suku bunga global maka investor global akan semakin enggan memarkir dana di aset-aset berdominasi dolar Amerika Serikat (AS),&quot; ungkap dia
Oleh karena itu, tutur dia, dana investor ini akan tertarik ke negara bersuku bunga tinggi seperti Indonesia.&quot;Kita lihat suku bunga di beberapa negara sudah negatif. Dan dengan  masuknya aliran modal ke pasar obligasi kita otomatis imbal hasil turun.  Ini membuat likuidutas membaik,&quot; pungkas dia
Sebelumnya, berdasarkan data LPS, likuditas mulai membaik terlihat  dari Loan Deposit Ratio (LDR) perbankan yang di bawah 92%. Dengan  demikian, masih di bawah batas aman yang ditentukan Bank Indonesia (BI)  batas aman yaitu sebesar 92%.

</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memprediksi likuiditas perbankan pada 2020 akan longgar. Meskipun ketidakpastian global masih berlanjut hingga tahun depan.
Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan mengatakan, bahwa saat ini Fed Funds Rate telah turun 75 basis point (bps) menjadi 1,75% dan diperkirakan akan turun 25 bps lagi.
Baca Juga: LPS Kembali Turunkan Suku Bunga Penjaminan 25 Bps
&quot;Begitu juga dengan suku bunga acuan bank negara lainnya yang diperkirakan tetap stabil,&quot; ujar dia di Gedung BEI Jakarta, Senin (4/11/2019).

Menurut dia, untuk sementara ini tidak ada ancaman kenaikan suku bunga global tajam yang akan memperketat likuiditas global.
Baca Juga: LPS Gandeng MAPPI Demi Tingkatkan Efektifitas Penanganan Bank
&quot;Jadi, dengan masih rendahnya suku bunga global maka investor global akan semakin enggan memarkir dana di aset-aset berdominasi dolar Amerika Serikat (AS),&quot; ungkap dia
Oleh karena itu, tutur dia, dana investor ini akan tertarik ke negara bersuku bunga tinggi seperti Indonesia.&quot;Kita lihat suku bunga di beberapa negara sudah negatif. Dan dengan  masuknya aliran modal ke pasar obligasi kita otomatis imbal hasil turun.  Ini membuat likuidutas membaik,&quot; pungkas dia
Sebelumnya, berdasarkan data LPS, likuditas mulai membaik terlihat  dari Loan Deposit Ratio (LDR) perbankan yang di bawah 92%. Dengan  demikian, masih di bawah batas aman yang ditentukan Bank Indonesia (BI)  batas aman yaitu sebesar 92%.

</content:encoded></item></channel></rss>
