<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jawa Masih Nikmati Kue Ekonomi Terbesar dari PDB Rp4.067 Triliun   </title><description>BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di kuartal III-2019 dengan PDB berjumlah Rp4.067,8 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun"/><item><title>Jawa Masih Nikmati Kue Ekonomi Terbesar dari PDB Rp4.067 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun</guid><pubDate>Selasa 05 November 2019 15:24 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun-lrpdGUMd2o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/05/20/2126008/jawa-masih-nikmati-kue-ekonomi-terbesar-dari-pdb-rp4-067-triliun-lrpdGUMd2o.jpg</image><title>Investasi. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di kuartal III-2019 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berjumlah Rp4.067,8 triliun. Kue ekonomi tersebut paling besar masih dinikmati Pulau Jawa.
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa tercatat mencapai 5,56%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun porsinya pada PDB nasional sebesar 59,15%.
Baca Juga: Ekonomi RI Baik-Baik Saja, Ini Fakta-faktanya!
&quot;Kalau kita lihat berdasarkan spasial memang strukturnya tidak banyak berubah. 59,15% PDB kita masih berasal dari Jawa,&quot; ujar Kepada BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Sementara itu, di wilayah Indonesia Timur yakni Pulau Maluku dan Papua pertumbuhan ekonominya tercatat negatif sebesar 7,43%, jauh dari pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun kontribusinya terhadap PDB hanya sebesar 2,27%.
Baca Juga: Jurus Jokowi Keluarkan RI dari Middle Income Trap
&quot;Maluku dan Papua pertumbuhan ekonominya negatif. Ini karena pertumbuhan ekonomi di Papua yang negatif selama tiga kuartal terakhir,&quot; ujar dia.
Pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera juga tercatat berada dibawah pertumbuhan nasional yakni sebesar 4,49%. Dengan porsinya pada PDB sebesar 21,14%.Adapun untuk pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan tercatat di atas  nasional yakni 5,92% dengan kontribusi terhadap PDB 7,95%. Begitu pula  dengan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi yang tumbuh 6,44% dengan  porsinya pada PDB sebesar 6,43%.
Sekedar diketahui, pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,02%  pada kuartal III-2019, mengalami perlambatan dibandingkan kuartal  III-2018 yang sebesar 5,17%.
Juga lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di  kuartal II-2019 yang sebesar 5,05%. Adapun secara kumulatif pertumbuhan  ekonomi sepanjang Januari-September 2019 sebesar 5,04%.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di kuartal III-2019 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berjumlah Rp4.067,8 triliun. Kue ekonomi tersebut paling besar masih dinikmati Pulau Jawa.
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa tercatat mencapai 5,56%, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun porsinya pada PDB nasional sebesar 59,15%.
Baca Juga: Ekonomi RI Baik-Baik Saja, Ini Fakta-faktanya!
&quot;Kalau kita lihat berdasarkan spasial memang strukturnya tidak banyak berubah. 59,15% PDB kita masih berasal dari Jawa,&quot; ujar Kepada BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Sementara itu, di wilayah Indonesia Timur yakni Pulau Maluku dan Papua pertumbuhan ekonominya tercatat negatif sebesar 7,43%, jauh dari pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun kontribusinya terhadap PDB hanya sebesar 2,27%.
Baca Juga: Jurus Jokowi Keluarkan RI dari Middle Income Trap
&quot;Maluku dan Papua pertumbuhan ekonominya negatif. Ini karena pertumbuhan ekonomi di Papua yang negatif selama tiga kuartal terakhir,&quot; ujar dia.
Pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera juga tercatat berada dibawah pertumbuhan nasional yakni sebesar 4,49%. Dengan porsinya pada PDB sebesar 21,14%.Adapun untuk pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan tercatat di atas  nasional yakni 5,92% dengan kontribusi terhadap PDB 7,95%. Begitu pula  dengan pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi yang tumbuh 6,44% dengan  porsinya pada PDB sebesar 6,43%.
Sekedar diketahui, pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,02%  pada kuartal III-2019, mengalami perlambatan dibandingkan kuartal  III-2018 yang sebesar 5,17%.
Juga lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di  kuartal II-2019 yang sebesar 5,05%. Adapun secara kumulatif pertumbuhan  ekonomi sepanjang Januari-September 2019 sebesar 5,04%.</content:encoded></item></channel></rss>
