<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kadin Minta Daya Saing Industri Pangan Terus Ditingkatkan, Ini Alasannya</title><description>Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ingin pemerintah bisa menciptakan ekosistem iklim investasi ketahanan pangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya"/><item><title>Kadin Minta Daya Saing Industri Pangan Terus Ditingkatkan, Ini Alasannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya</guid><pubDate>Selasa 05 November 2019 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya-BCLEbTIFYg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangan (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/05/320/2126011/kadin-minta-daya-saing-industri-pangan-terus-ditingkatkan-ini-alasannya-BCLEbTIFYg.jpg</image><title>Pangan (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ingin pemerintah bisa menciptakan ekosistem iklim investasi ketahanan pangan. Hal ini dinilai dapat meningkatkan daya saing Indonesia ke depan.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O Widjaja pada rapat koordinasi nasional Kadin di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (5/11/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bahas Ketahanan Pangan RI, Pengusaha: Bibit Masih Mahal
&quot;Kami ingin pemerintah, terus menciptakan ekosistem iklim investasi ketahanan pangan. Hal itu perlu dilakukan agar sektor pertanian nasional mampu meningkatkan daya saingnya dalam persaingan internasional yang semakin dinamis dan kompetitif,&quot; ujar dia, Selasa (5/11/2019).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan bahwa sistem perdagangan pangan global yang semakin terbuka menyebabkan harga produk pangan di dalam negeri ikut terpengaruh.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sawah di Indonesia Berkurang, JK: Gimana Mau Swasembada Pangan?
&quot;Jadi, kondisi ini menyebabkan harga komoditas pangan strategis menjadi berfluktuasi. Maka itu, kita harus meningkatkan produk hasil pertanian menjadi produk final,&quot; ungkap dia

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan  Industri Peternakan Juan P Adoe menyatakan bahwa pentingnya pertumbuhan  investasi di subsektor pangan. Dan juga perlunya infrastruktur  pembiayaan perbankan yang lebih inovatif dan kreatif.

&quot;Sehingga mempermudah akses permodalan kepada petani dan peternak.  Oleh karena itu, dengan skema perkreditan yang lebih kompetitif dan  dapat menciptakan nilai tambah keuntungan bagi petani dan peternak,&quot;  pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ingin pemerintah bisa menciptakan ekosistem iklim investasi ketahanan pangan. Hal ini dinilai dapat meningkatkan daya saing Indonesia ke depan.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Agribisnis, Pangan dan Kehutanan Franky O Widjaja pada rapat koordinasi nasional Kadin di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (5/11/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bahas Ketahanan Pangan RI, Pengusaha: Bibit Masih Mahal
&quot;Kami ingin pemerintah, terus menciptakan ekosistem iklim investasi ketahanan pangan. Hal itu perlu dilakukan agar sektor pertanian nasional mampu meningkatkan daya saingnya dalam persaingan internasional yang semakin dinamis dan kompetitif,&quot; ujar dia, Selasa (5/11/2019).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan bahwa sistem perdagangan pangan global yang semakin terbuka menyebabkan harga produk pangan di dalam negeri ikut terpengaruh.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sawah di Indonesia Berkurang, JK: Gimana Mau Swasembada Pangan?
&quot;Jadi, kondisi ini menyebabkan harga komoditas pangan strategis menjadi berfluktuasi. Maka itu, kita harus meningkatkan produk hasil pertanian menjadi produk final,&quot; ungkap dia

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan  Industri Peternakan Juan P Adoe menyatakan bahwa pentingnya pertumbuhan  investasi di subsektor pangan. Dan juga perlunya infrastruktur  pembiayaan perbankan yang lebih inovatif dan kreatif.

&quot;Sehingga mempermudah akses permodalan kepada petani dan peternak.  Oleh karena itu, dengan skema perkreditan yang lebih kompetitif dan  dapat menciptakan nilai tambah keuntungan bagi petani dan peternak,&quot;  pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
