<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Kampus Penghasil Miliarder, Paling Banyak Harvard</title><description>Sering terdengar bahwa orang-orang terkaya di dunia ada yang tidak lulus pendidikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard"/><item><title>5 Kampus Penghasil Miliarder, Paling Banyak Harvard</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard</guid><pubDate>Rabu 06 November 2019 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard-doEUeAIzjM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harvard (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/06/320/2126458/5-kampus-penghasil-miliarder-paling-banyak-harvard-doEUeAIzjM.jpg</image><title>Harvard (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Sering terdengar bahwa orang-orang terkaya di dunia ada yang tidak lulus pendidikan. Hal tersebut melihat dari sosok Pendiri Microsoft Bill Gates dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Kedua sosok tersebut memang membuat anak-anak milenial merasa tak perlu lulus asal mempunyai bakat. Sayangnya, para milenial harus memikirkan ulang kembali, karena mayoritas orang kaya ternyata memiliki pendidikan yang tinggi.

Mengutip Forbes, Jakarta, Rabu (6/11/2019), hampir 80% miliarder dalam data 400 orang terkaya memiliki ijazah perguruan tinggi dari tingkat Diploma. Bahkan, 40% di antaranya mendapat gelar sarjana.
 
&amp;nbsp;Baca juga: TikTok Sukses, Zhang Yiming Kini Jadi Miliarder Pemilik Rp226,8 Triliun
Dari jumlah tersebut, 151 miliarder menuntut ilmu di universitas negeri, seperti UC Berkeley, Oregon State University, dan Western Michigan University. Ada juga universitas swasta seperti Massachusetts Institute of Technology, Vanderbilt University dan University of Chicago.

Tercatat, ada sekira 78 gelar di bidang bisnis dan 39 gelar di bidang hukum. Bahkan, ada 20 orang yang bergelar doktor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Tentang Orang Kaya yang Jarang Diketahui
Oleh sebab itu, berikut 5 universitas yang hasilkan orang terkaya di dunia:

 
1. Harvard University: 31 Lulusan
&amp;nbsp;
Harvard menduduki tempat pertama berkat Harvard Business School. Tidak ada satu gelar yang menandingi jumlahnya dari Harvard M.BA.

Mantan Walikota New York, dan salah satu pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg, mendapatkan gelar tersebut. Begitu juga dengan 25 rekan-rekannya, termasuk pendiri Hedge Fund Titan Ray Dalio, Pemilik New England Patriots Robert Kraft, dan tiga dari daftar 56 wanita paling kaya tahun ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Dunia, 1%-Nya dari Singapura
CEO Fidelity Investments Abigail Johnson, pendiri SHI International sekaligus CEO Thai Lee, mantan CEO eBay dan pendiri Hewlett-Packard Meg Whitman mereka mendapatkan gelarnya di Harvard M.B.A.

Sementara, tokoh media terkemuka Sumner Redston menempuh pendidikan di Harvard Law School, begitu juga dengan ikon perumahan Mortimer Zuckerman, Investor David Bonderman, dan Paul Singer. Jack Dangermond mendapat gelar master di Landscape Architecture dari Harvard Graduate School of Design pada 1969, tahun yang sama Ia dan istrinya sekaligus penemu Esri, Laura, pemimpin industri dalam perangkat lunak Sistem Informasi Geografis yang digunakan untuk membuat peta digital.2. Stanford University: 25 Lulusan
&amp;nbsp;
Lulusan dari Stanford University kedua terbanyak setelah Harvard  University. Dari 25 lulusan yang mendapat gelar dari California  Universitu, 15 mendapatkan gelar M.B.A. termasuk pendiri Nike Phil  Knight, pelopor Rokerafe Charles Schwab dan Laurene Powell Jobs, yang  mewarisi miliaran solar saham Apple dan Disney dar almarhun suaminya,  Steve Jobs.

Tiga anggota dari The Forbes 400 juga mendapat gelar gabungan J.D.  dan M.B.A dari Stanford&amp;rsquo;s Business and Law Schools yaitu mantan CEO  Bechtel Group Riley Bechtel, investor Penny Prtizker dan Orlando Bravo.

Karyawan Microsoft, Charles Simonyi juga memperoleh gelar Ph.D bidang ilmu komputer di Stanford University.

Dua pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page juga mahasiswa  pascasarjana Stanford University jurusan Stanford School of Engineering.  Mereka menjalankan proyek &amp;lsquo;Backrub&amp;rsquo; pada komputer di kamar asrama  mereka dan keduanya lulus dengan gelar master ilmu komputer sebelum  bergabung dengan Google tahun 1998.

Pendiri Yahoo, Jerry Yang dan David Filo, bertemu di Stanford dan  mendapatkan gelar master dalan teknik listrik, namun mereka di drop out,  setelah itu mendirikan Yahoo tahun 1994.

 
3. Columbia University: 12 Lulusan
&amp;nbsp;
Sebelum Warren Buffet menjadi salah satu investor tersukses di dunia,  ia seorang mahasiswa pascasarjana di Columbia Business School. Buffet  belajar ekonomi investasi di bawah ajaran Benjamin Graham dan David  Dott. Kemudian Buffet mendapat gelar M.S. dalam bidang ekonomi pada  tahun 1951. Lalu, ia bekerja di perusahaan Benjamin Graham sebelum  memulai usahanya sendiri.

Sebagian besar alumni Columbia menerima gelar M.B.A dari Columbia  Business School, termasuk pendiri Hedge Fund Titan Leon Cooperman,  pengusaha real estate Jerry Speyer, dan pengusaha ekuitas swasta Henry  Kravis, dan Robert Smith.

Awal tahun ini, Smith mengejutkan Morehouse College ketika Ia  berjanji akan melunasi pinjaman siswa saat lulus. Smith sendiri adalah  seorang pembicara lulusan Columbia University. John Utendahl, mentornya,  meminta Smith untuk membantunya bekerja di Wall Street.

Ahli Waris Walmart, Rob Walton dan pengusaha real estate, Richard  LeFrak mendapat gelar J.D. dari Columbia Law School. Lain halnya dengan  Investor Len Blavatnik yang mendapat gelar M.S. dalam ilmu komputer di  University Engineering Columbia tahun 1981. Di tahun yang sama,  Kapitalis Ventura Douglas Leone mendapat gelar M.S dalam teknik  industri.4. University of Pennsylvania: 8 Lulusan
&amp;nbsp;
Delapan anggota The Forbes 400 menempuh pendidikan di Sekolah Bisnis,   Wharton. CEO Perusahaan MacAndrews &amp;amp; Forbes, serta Direktur  Revlon,  Ronal Perelman. Ronald Perelmen bahkan diberi penghormatan  berupa  penamaan tempat di kampus dengan nama Penel&amp;rsquo;s Perelman  Quadrangle.

Lulusan University of Pennsylvania lainnya, seperti gembong penjahat   yang sudah menjadi dermawan Michael Miken, Pemilik Mars Candy Victoria   Mars, pewaris minyak Lee Bass, pengusaha perumahan (real estate)   Mortimer Zuckerman (Ia juga menerima LLM dari Harvard), investor Marc   Rowan, investor Michael Moritz, dan CEO US Airways Group Rakesh Gangwal   sebelum meluncurkan IndiGo (maskapai penerbangan terbesar di India),   pada 2006.
 
&amp;nbsp;
 
5. Northwestern: 5 Lulusan
&amp;nbsp;
Empat dari lima lulusan Northwestern dalam daftar The Forbes 400,   menerima gelar J.D dari bidang hukum. Termasuk pewaris Hyatt Hotel,   Daniel Pritzker dan J.B Pritzker.

Pada tahun 2015, universitas berganti nama menjadi Northwestern   Pritzker School of Law setelah J.B. &amp;mdash; yang sekarang menjadi gubernur   Illinois &amp;mdash; dan istrinya M.K. membuat hadiah USD100 juta, saat itu   termasuk sumbangan tunggal terbesar untuk sekolah hukum mana pun.

Investor Mark Walter juga mendapat gelar J. dari Northwestern, seperti halnya pengembang real estate Neil Bluhm.

Bluhm telah menjadi pemberi sumbangan universitas sejak lama. Melalui   yayasannya, memberikan USD25 juta kepada Northwestern Medicine Bluhm   Cardiovascular Institute November lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Sering terdengar bahwa orang-orang terkaya di dunia ada yang tidak lulus pendidikan. Hal tersebut melihat dari sosok Pendiri Microsoft Bill Gates dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Kedua sosok tersebut memang membuat anak-anak milenial merasa tak perlu lulus asal mempunyai bakat. Sayangnya, para milenial harus memikirkan ulang kembali, karena mayoritas orang kaya ternyata memiliki pendidikan yang tinggi.

Mengutip Forbes, Jakarta, Rabu (6/11/2019), hampir 80% miliarder dalam data 400 orang terkaya memiliki ijazah perguruan tinggi dari tingkat Diploma. Bahkan, 40% di antaranya mendapat gelar sarjana.
 
&amp;nbsp;Baca juga: TikTok Sukses, Zhang Yiming Kini Jadi Miliarder Pemilik Rp226,8 Triliun
Dari jumlah tersebut, 151 miliarder menuntut ilmu di universitas negeri, seperti UC Berkeley, Oregon State University, dan Western Michigan University. Ada juga universitas swasta seperti Massachusetts Institute of Technology, Vanderbilt University dan University of Chicago.

Tercatat, ada sekira 78 gelar di bidang bisnis dan 39 gelar di bidang hukum. Bahkan, ada 20 orang yang bergelar doktor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Tentang Orang Kaya yang Jarang Diketahui
Oleh sebab itu, berikut 5 universitas yang hasilkan orang terkaya di dunia:

 
1. Harvard University: 31 Lulusan
&amp;nbsp;
Harvard menduduki tempat pertama berkat Harvard Business School. Tidak ada satu gelar yang menandingi jumlahnya dari Harvard M.BA.

Mantan Walikota New York, dan salah satu pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg, mendapatkan gelar tersebut. Begitu juga dengan 25 rekan-rekannya, termasuk pendiri Hedge Fund Titan Ray Dalio, Pemilik New England Patriots Robert Kraft, dan tiga dari daftar 56 wanita paling kaya tahun ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar Orang Terkaya di Dunia, 1%-Nya dari Singapura
CEO Fidelity Investments Abigail Johnson, pendiri SHI International sekaligus CEO Thai Lee, mantan CEO eBay dan pendiri Hewlett-Packard Meg Whitman mereka mendapatkan gelarnya di Harvard M.B.A.

Sementara, tokoh media terkemuka Sumner Redston menempuh pendidikan di Harvard Law School, begitu juga dengan ikon perumahan Mortimer Zuckerman, Investor David Bonderman, dan Paul Singer. Jack Dangermond mendapat gelar master di Landscape Architecture dari Harvard Graduate School of Design pada 1969, tahun yang sama Ia dan istrinya sekaligus penemu Esri, Laura, pemimpin industri dalam perangkat lunak Sistem Informasi Geografis yang digunakan untuk membuat peta digital.2. Stanford University: 25 Lulusan
&amp;nbsp;
Lulusan dari Stanford University kedua terbanyak setelah Harvard  University. Dari 25 lulusan yang mendapat gelar dari California  Universitu, 15 mendapatkan gelar M.B.A. termasuk pendiri Nike Phil  Knight, pelopor Rokerafe Charles Schwab dan Laurene Powell Jobs, yang  mewarisi miliaran solar saham Apple dan Disney dar almarhun suaminya,  Steve Jobs.

Tiga anggota dari The Forbes 400 juga mendapat gelar gabungan J.D.  dan M.B.A dari Stanford&amp;rsquo;s Business and Law Schools yaitu mantan CEO  Bechtel Group Riley Bechtel, investor Penny Prtizker dan Orlando Bravo.

Karyawan Microsoft, Charles Simonyi juga memperoleh gelar Ph.D bidang ilmu komputer di Stanford University.

Dua pendiri Google, Sergey Brin dan Larry Page juga mahasiswa  pascasarjana Stanford University jurusan Stanford School of Engineering.  Mereka menjalankan proyek &amp;lsquo;Backrub&amp;rsquo; pada komputer di kamar asrama  mereka dan keduanya lulus dengan gelar master ilmu komputer sebelum  bergabung dengan Google tahun 1998.

Pendiri Yahoo, Jerry Yang dan David Filo, bertemu di Stanford dan  mendapatkan gelar master dalan teknik listrik, namun mereka di drop out,  setelah itu mendirikan Yahoo tahun 1994.

 
3. Columbia University: 12 Lulusan
&amp;nbsp;
Sebelum Warren Buffet menjadi salah satu investor tersukses di dunia,  ia seorang mahasiswa pascasarjana di Columbia Business School. Buffet  belajar ekonomi investasi di bawah ajaran Benjamin Graham dan David  Dott. Kemudian Buffet mendapat gelar M.S. dalam bidang ekonomi pada  tahun 1951. Lalu, ia bekerja di perusahaan Benjamin Graham sebelum  memulai usahanya sendiri.

Sebagian besar alumni Columbia menerima gelar M.B.A dari Columbia  Business School, termasuk pendiri Hedge Fund Titan Leon Cooperman,  pengusaha real estate Jerry Speyer, dan pengusaha ekuitas swasta Henry  Kravis, dan Robert Smith.

Awal tahun ini, Smith mengejutkan Morehouse College ketika Ia  berjanji akan melunasi pinjaman siswa saat lulus. Smith sendiri adalah  seorang pembicara lulusan Columbia University. John Utendahl, mentornya,  meminta Smith untuk membantunya bekerja di Wall Street.

Ahli Waris Walmart, Rob Walton dan pengusaha real estate, Richard  LeFrak mendapat gelar J.D. dari Columbia Law School. Lain halnya dengan  Investor Len Blavatnik yang mendapat gelar M.S. dalam ilmu komputer di  University Engineering Columbia tahun 1981. Di tahun yang sama,  Kapitalis Ventura Douglas Leone mendapat gelar M.S dalam teknik  industri.4. University of Pennsylvania: 8 Lulusan
&amp;nbsp;
Delapan anggota The Forbes 400 menempuh pendidikan di Sekolah Bisnis,   Wharton. CEO Perusahaan MacAndrews &amp;amp; Forbes, serta Direktur  Revlon,  Ronal Perelman. Ronald Perelmen bahkan diberi penghormatan  berupa  penamaan tempat di kampus dengan nama Penel&amp;rsquo;s Perelman  Quadrangle.

Lulusan University of Pennsylvania lainnya, seperti gembong penjahat   yang sudah menjadi dermawan Michael Miken, Pemilik Mars Candy Victoria   Mars, pewaris minyak Lee Bass, pengusaha perumahan (real estate)   Mortimer Zuckerman (Ia juga menerima LLM dari Harvard), investor Marc   Rowan, investor Michael Moritz, dan CEO US Airways Group Rakesh Gangwal   sebelum meluncurkan IndiGo (maskapai penerbangan terbesar di India),   pada 2006.
 
&amp;nbsp;
 
5. Northwestern: 5 Lulusan
&amp;nbsp;
Empat dari lima lulusan Northwestern dalam daftar The Forbes 400,   menerima gelar J.D dari bidang hukum. Termasuk pewaris Hyatt Hotel,   Daniel Pritzker dan J.B Pritzker.

Pada tahun 2015, universitas berganti nama menjadi Northwestern   Pritzker School of Law setelah J.B. &amp;mdash; yang sekarang menjadi gubernur   Illinois &amp;mdash; dan istrinya M.K. membuat hadiah USD100 juta, saat itu   termasuk sumbangan tunggal terbesar untuk sekolah hukum mana pun.

Investor Mark Walter juga mendapat gelar J. dari Northwestern, seperti halnya pengembang real estate Neil Bluhm.

Bluhm telah menjadi pemberi sumbangan universitas sejak lama. Melalui   yayasannya, memberikan USD25 juta kepada Northwestern Medicine Bluhm   Cardiovascular Institute November lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
