<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Harus Canggih, Wishnutama: Bandara di Kawasan Pariwisata Harus Unik</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meminta agar pembangunan bandara dibuat lebih unik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik"/><item><title>Tak Harus Canggih, Wishnutama: Bandara di Kawasan Pariwisata Harus Unik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik</guid><pubDate>Kamis 07 November 2019 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik-71meCOLk9I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wishnutama dan Angela (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/07/320/2126847/tak-harus-canggih-wishnutama-bandara-di-kawasan-pariwisata-harus-unik-71meCOLk9I.jpg</image><title>Wishnutama dan Angela (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meminta agar pembangunan bandara dibuat lebih unik dengan menciri khaskan Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Duet Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Indonesia
Menurut Wishnutama, dengan desain bandara yang lebih modern akan bisa menarik wisatawan-wisatawan baik lokal maupun internasional. Dengan bandara yang unik maka akan meninggalkan kesan pertama yang baik di hati para wisatawan.
&quot;Bandara harus unik. Suasananya tuh harus mencirikan kita lagi liburan,&quot; ujarnya dalam acara Rakernas Kadin di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Bentuk Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ini Tugasnya
Pria yang kerap disapa Mas Tama ini menyebut bandara yang dibangun di pariwisata tidak melulu harus modern. Karena menurutnya, bandara modern sudah banyak dimiliki oleh negara lain.
&quot;Kami merekomendasikan (bandara) tidak melulu harus modern. Justru yang lokal, bule lebih mengapresiasi. Bagi orang bule itu airport modern biasa,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Bahkan menurutnya, bandara yang ada di luar negeri jika dibandingkan  dengan Indonesia jauh lebih canggih di negara lain. Misalnnya saja  bandara Jewel Changi Airport di Singapura.
Namun menurut Wishnutama, bukan berarti seluruh fasilitasnya tidak  boleh modern. Masih dibutuhkan teknologi-teknolgi canggih untuk  mendukung dan mempermudah pelayanan.
&quot;Kalau menawarkan yang sama ujung-ujungnnya akan dibandingkan.  Seberapa modern pasti dibandingkan dengan Changi Airport lagi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama meminta agar pembangunan bandara dibuat lebih unik dengan menciri khaskan Indonesia.
&amp;nbsp;Baca Juga: Duet Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Indonesia
Menurut Wishnutama, dengan desain bandara yang lebih modern akan bisa menarik wisatawan-wisatawan baik lokal maupun internasional. Dengan bandara yang unik maka akan meninggalkan kesan pertama yang baik di hati para wisatawan.
&quot;Bandara harus unik. Suasananya tuh harus mencirikan kita lagi liburan,&quot; ujarnya dalam acara Rakernas Kadin di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Jokowi Bentuk Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ini Tugasnya
Pria yang kerap disapa Mas Tama ini menyebut bandara yang dibangun di pariwisata tidak melulu harus modern. Karena menurutnya, bandara modern sudah banyak dimiliki oleh negara lain.
&quot;Kami merekomendasikan (bandara) tidak melulu harus modern. Justru yang lokal, bule lebih mengapresiasi. Bagi orang bule itu airport modern biasa,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Bahkan menurutnya, bandara yang ada di luar negeri jika dibandingkan  dengan Indonesia jauh lebih canggih di negara lain. Misalnnya saja  bandara Jewel Changi Airport di Singapura.
Namun menurut Wishnutama, bukan berarti seluruh fasilitasnya tidak  boleh modern. Masih dibutuhkan teknologi-teknolgi canggih untuk  mendukung dan mempermudah pelayanan.
&quot;Kalau menawarkan yang sama ujung-ujungnnya akan dibandingkan.  Seberapa modern pasti dibandingkan dengan Changi Airport lagi,&quot; katanya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
