<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wishnutama Kagumi Kantor Menteri Basuki yang Asri</title><description>Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama heran dengan Kantor Kementerian Pariwisata.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-kagumi-kantor-menteri-basuki-yang-asri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-kagumi-kantor-menteri-basuki-yang-asri"/><item><title>Wishnutama Kagumi Kantor Menteri Basuki yang Asri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-kagumi-kantor-menteri-basuki-yang-asri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-kagumi-kantor-menteri-basuki-yang-asri</guid><pubDate>Kamis 07 November 2019 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-sebut-kantor-kemenparekraf-lebih-mirip-dengan-diskotik-ttxPrNbxZF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wishnutama soal Kantor Kemenparkraf (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/07/470/2126873/wishnutama-sebut-kantor-kemenparekraf-lebih-mirip-dengan-diskotik-ttxPrNbxZF.jpg</image><title>Wishnutama soal Kantor Kemenparkraf (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama heran dengan Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pasalnya, kantor tersebut sama sekali tidak menggambarkan sebagai kantor lembaga pariwisata.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Harus Canggih, Wishnutama: Bandara di Kawasan Pariwisata Harus Unik
Wishnu mengatakan, saat pertama kali dilantik sebagai Menteri dan langsung menuju kantor, dirinya heran mengapa kantornya terlihat seperti diskotik. Karena bangunannya yang dipenuhi besi-besi modern dan justru menghilangkan kearifan lokalnya.
&quot;Saya waktu serah terima jabatan sebagai Menteri pas masuk lobinya heran 'kok besi semua'. Ini pariwisata atau apa? Kok kayak diskotik. Saya jadi bingung ini apa,&quot; ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Duet Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Indonesia
Bahkan, dirinya mengaku iri dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang memiliki kantor yang asri. Kantor yang dimiliki oleh Menteri Basuki juga mencirikan sekali idenitias dari Kementeriannya.
&quot;Saya jealous sama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono wilayahnya asri sejuk banget,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Hal ini berbeda dengan kantornya yang justru lebih terlihat terlalu  modern dan mengurangi esensi lokalnya. Ditambah lagi, kantor  Kementeriannya juga seringkali menjadi spot demo masyarakat karena  berada berdekatan dengan Monumen Nasional (Monas) dan Istana  Kepresidenan.
&quot;Kalau di situ (Kantor Kemenparekraf) kan sudah di depannya  demo. Ya mungkin lama-lama akan terbiasa dengan demo,&quot; katanya.
Namun, bukan berarti dirinya melarang kantor yang modern. Justru jika  modern dipadukan dengan kearifan lokal bisa akan terlihat lebih bagus  dan menarik.
&quot;Jadi ini harus dari segala macam. Jadi memang tidak melulu harus masif (modern semua), (harus) ada tawaran yang berbeda,&quot; ucapnya.(dni)</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama heran dengan Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pasalnya, kantor tersebut sama sekali tidak menggambarkan sebagai kantor lembaga pariwisata.
&amp;nbsp;Baca Juga: Tak Harus Canggih, Wishnutama: Bandara di Kawasan Pariwisata Harus Unik
Wishnu mengatakan, saat pertama kali dilantik sebagai Menteri dan langsung menuju kantor, dirinya heran mengapa kantornya terlihat seperti diskotik. Karena bangunannya yang dipenuhi besi-besi modern dan justru menghilangkan kearifan lokalnya.
&quot;Saya waktu serah terima jabatan sebagai Menteri pas masuk lobinya heran 'kok besi semua'. Ini pariwisata atau apa? Kok kayak diskotik. Saya jadi bingung ini apa,&quot; ujarnya dalam sebuah diskusi di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Duet Wishnutama-Angela Targetkan Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar Indonesia
Bahkan, dirinya mengaku iri dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang memiliki kantor yang asri. Kantor yang dimiliki oleh Menteri Basuki juga mencirikan sekali idenitias dari Kementeriannya.
&quot;Saya jealous sama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono wilayahnya asri sejuk banget,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Hal ini berbeda dengan kantornya yang justru lebih terlihat terlalu  modern dan mengurangi esensi lokalnya. Ditambah lagi, kantor  Kementeriannya juga seringkali menjadi spot demo masyarakat karena  berada berdekatan dengan Monumen Nasional (Monas) dan Istana  Kepresidenan.
&quot;Kalau di situ (Kantor Kemenparekraf) kan sudah di depannya  demo. Ya mungkin lama-lama akan terbiasa dengan demo,&quot; katanya.
Namun, bukan berarti dirinya melarang kantor yang modern. Justru jika  modern dipadukan dengan kearifan lokal bisa akan terlihat lebih bagus  dan menarik.
&quot;Jadi ini harus dari segala macam. Jadi memang tidak melulu harus masif (modern semua), (harus) ada tawaran yang berbeda,&quot; ucapnya.(dni)</content:encoded></item></channel></rss>
