<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pagi Ini, Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Ginting Jaya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa"/><item><title>Pagi Ini, Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2019 08:21 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa-5p8Jv26GMk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/278/2127224/pagi-ini-ginting-jaya-energi-melantai-di-bursa-5p8Jv26GMk.jpg</image><title>Ginting Jaya Energi Melantai di Bursa (Foto: Okezone)</title></images><description> 
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Ginting Jaya Energi yang bakal mencatatkan saham perdana (listing) pada perdagangan hari ini, Jumat (17/9/2019). Emiten dengan kode saham WOWS tersebut masuk kategori saham syariah.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saham Ginting Jaya Energi Kelebihan Permintaan 30,9 Kali
Melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), perusahaan jasa minyak dan gas (migas) tersebut melepas sebanyak-banyaknya 750 juta saham ke publik.

Angka itu setara dengan 30,28% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga yang ditawarkan yakni Rp450 per saham, sehingga perusahaan bakal meraup dana segar sebesar Rp337,5 miliar. Adapun penawaran saham perdana Ginting Jaya Energi kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 30,9 kali.
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO, Ginting Jaya Energi Incar Dana Segar Rp337,5 Miliar
Dalam aksi koorporasi ini, perseroan menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Rencananya perseroan bakal menggunakan dana hasil IPO sebesar 63,56%  dana untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan 7 rig work over  and well services (Wows). Kemudian untuk pembelian aset tetap guna  mendukung operasional sebesar 16,74%.

Dana hasil IPO juga dialokasikan sebesar 13,06% untuk pelunasan  sebagian utang leasing dengan perusahaan pembiayaan yang merupakan pihak  ketiga. Lalu sebesar 6,64% dana tersebut akan dipakai untuk modal kerja  perseroan.

Sekadar diketahui, Ginting Jaya Energi merupakan perusahaan dengan  spesialisasi pekerjaan jasa penyewaan rig work over and well services  (wows) dan enhanced oil recovery (EOR) yang memiliki 9 unit rig wows  yang beroperasi di Sumatera Selatan.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded> 
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Ginting Jaya Energi yang bakal mencatatkan saham perdana (listing) pada perdagangan hari ini, Jumat (17/9/2019). Emiten dengan kode saham WOWS tersebut masuk kategori saham syariah.
&amp;nbsp;Baca Juga: Saham Ginting Jaya Energi Kelebihan Permintaan 30,9 Kali
Melalui skema penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO), perusahaan jasa minyak dan gas (migas) tersebut melepas sebanyak-banyaknya 750 juta saham ke publik.

Angka itu setara dengan 30,28% dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Harga yang ditawarkan yakni Rp450 per saham, sehingga perusahaan bakal meraup dana segar sebesar Rp337,5 miliar. Adapun penawaran saham perdana Ginting Jaya Energi kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 30,9 kali.
&amp;nbsp;Baca Juga: IPO, Ginting Jaya Energi Incar Dana Segar Rp337,5 Miliar
Dalam aksi koorporasi ini, perseroan menunjuk Jasa Utama Capital Sekuritas dan MNC Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295791_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Rencananya perseroan bakal menggunakan dana hasil IPO sebesar 63,56%  dana untuk pengembangan usaha dalam bentuk penambahan 7 rig work over  and well services (Wows). Kemudian untuk pembelian aset tetap guna  mendukung operasional sebesar 16,74%.

Dana hasil IPO juga dialokasikan sebesar 13,06% untuk pelunasan  sebagian utang leasing dengan perusahaan pembiayaan yang merupakan pihak  ketiga. Lalu sebesar 6,64% dana tersebut akan dipakai untuk modal kerja  perseroan.

Sekadar diketahui, Ginting Jaya Energi merupakan perusahaan dengan  spesialisasi pekerjaan jasa penyewaan rig work over and well services  (wows) dan enhanced oil recovery (EOR) yang memiliki 9 unit rig wows  yang beroperasi di Sumatera Selatan.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
