<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semua Orang Adalah CEO, Ini Buktinya!</title><description>Perilaku manusia terus berkembang dengan semakin majunya peradaban.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya"/><item><title>Semua Orang Adalah CEO, Ini Buktinya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2019 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/07/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya-wPeMeCbulj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tenaga kerja (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/07/320/2127097/semua-orang-adalah-ceo-ini-buktinya-wPeMeCbulj.jpg</image><title>Tenaga kerja (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perilaku manusia terus berkembang dengan semakin majunya peradaban. Bahkan, saat ini seluruh individu adalah seorang Chief Executive Officer (CEO).

Bukan CEO dari sebuah perusahaan, melainkan bagi diri sendiri. Hal ini dikarenakan, banyak yang menerapkan perilaku korporat menjadi pelajaran mandiri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 10 Cara Dapat Uang Tambahan, Nomor 9 Berani Coba?
Mengutip economictimes, Jakarta, Jumat (8/11/2019), mempertimbangkan bahwa perilaku perusahaan dibentuk oleh pengetahuan dan pengalaman banyak ahli manajemen, tentu masuk akal untuk menggunakan prinsip-prinsip perusahaan sebagai pedoman untuk membangun kehidupan kita.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, saat ini kamu adalah CEO dari kehidupanmu di mana bertanggung jawab dalam segalah hal dan menciptakan organisasi. Itulah yang disebut sebagai keluarga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Era Digital, Perhatikan 5 Hal Ini Supaya Bisnismu Up to Date
Sama seperti agama, bukan berarti agama berada di luar diri kita seperti di kuil atau di masjid. Tetapi sebenarnya agama adalah rumah dan ada di hati kita.

Contoh lainnya adalah tempat kerja, sebenarnya itu tidak berada di kantor kita, tetapi di dalam hidup kita.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ingin Punya Bisnis Sampingan? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Ini
Coba renungkan ini, siapa yang menjadi CPO di keluarga Kamu, yang mengelola hubungan di dalam dan di luar rumah, dengan teman, tetangga, dan keluarga besar? Siapa CFO keluarga Kamu yang mengelola kas, uang tunai, investasi, utang?
Siapa orang yang seolah-olah menjadi CEO yang selalu mengambil  keputusan akhir? Apakah kita menghargai keragaman gender dalam  pengambilan keputusan? Apakah kita berinvestasi dalam pengembangan  keterampilan anggota keluarga?

Selain itu, perilaku perusahaan bisa terbentuk karena pengetahuan dan  pengalaman dalam pekerjaan manajemen. Maka dari itu, wajar jika Kamu  menggunakan prinsip-prinsip perusahaan sebagai pedoman untuk membangun  kehidupan.

Sebagai contoh, berapa banyak dari kita yang memiliki rencana untuk  tahun 2030 untuk hidup kita? Berapa banyak dari kita yang duduk bersama  anggota keluarga kita dan bertanya di mana kita ingin berada 10 tahun  dari hari ini? Bagaimana kita menggandakan pendapatan keluarga, atau  membagi dua pengeluaran keluarga, membeli rumah, mobil, hingga rumah  pensiun?

Masih banyak lagi analogi yang mampu membuktikan bahwa Kamu  sebenarnya adalah seorang CEO. Karena pada dasarnya, Kamu sendiri yang  menentukan jalan hidupmu sendiri.</description><content:encoded>JAKARTA - Perilaku manusia terus berkembang dengan semakin majunya peradaban. Bahkan, saat ini seluruh individu adalah seorang Chief Executive Officer (CEO).

Bukan CEO dari sebuah perusahaan, melainkan bagi diri sendiri. Hal ini dikarenakan, banyak yang menerapkan perilaku korporat menjadi pelajaran mandiri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 10 Cara Dapat Uang Tambahan, Nomor 9 Berani Coba?
Mengutip economictimes, Jakarta, Jumat (8/11/2019), mempertimbangkan bahwa perilaku perusahaan dibentuk oleh pengetahuan dan pengalaman banyak ahli manajemen, tentu masuk akal untuk menggunakan prinsip-prinsip perusahaan sebagai pedoman untuk membangun kehidupan kita.
&amp;nbsp;
Oleh sebab itu, saat ini kamu adalah CEO dari kehidupanmu di mana bertanggung jawab dalam segalah hal dan menciptakan organisasi. Itulah yang disebut sebagai keluarga.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Era Digital, Perhatikan 5 Hal Ini Supaya Bisnismu Up to Date
Sama seperti agama, bukan berarti agama berada di luar diri kita seperti di kuil atau di masjid. Tetapi sebenarnya agama adalah rumah dan ada di hati kita.

Contoh lainnya adalah tempat kerja, sebenarnya itu tidak berada di kantor kita, tetapi di dalam hidup kita.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ingin Punya Bisnis Sampingan? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Ini
Coba renungkan ini, siapa yang menjadi CPO di keluarga Kamu, yang mengelola hubungan di dalam dan di luar rumah, dengan teman, tetangga, dan keluarga besar? Siapa CFO keluarga Kamu yang mengelola kas, uang tunai, investasi, utang?
Siapa orang yang seolah-olah menjadi CEO yang selalu mengambil  keputusan akhir? Apakah kita menghargai keragaman gender dalam  pengambilan keputusan? Apakah kita berinvestasi dalam pengembangan  keterampilan anggota keluarga?

Selain itu, perilaku perusahaan bisa terbentuk karena pengetahuan dan  pengalaman dalam pekerjaan manajemen. Maka dari itu, wajar jika Kamu  menggunakan prinsip-prinsip perusahaan sebagai pedoman untuk membangun  kehidupan.

Sebagai contoh, berapa banyak dari kita yang memiliki rencana untuk  tahun 2030 untuk hidup kita? Berapa banyak dari kita yang duduk bersama  anggota keluarga kita dan bertanya di mana kita ingin berada 10 tahun  dari hari ini? Bagaimana kita menggandakan pendapatan keluarga, atau  membagi dua pengeluaran keluarga, membeli rumah, mobil, hingga rumah  pensiun?

Masih banyak lagi analogi yang mampu membuktikan bahwa Kamu  sebenarnya adalah seorang CEO. Karena pada dasarnya, Kamu sendiri yang  menentukan jalan hidupmu sendiri.</content:encoded></item></channel></rss>
