<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS-China Siap Teken Perjanjian Dagang, Harga Minyak Melonjak</title><description>Harga minyak naik di atas USD62 per barel pada perdagangan Kamis waktu setempat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak"/><item><title>AS-China Siap Teken Perjanjian Dagang, Harga Minyak Melonjak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak</guid><pubDate>Jum'at 08 November 2019 08:12 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak-EQtQCIQej5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Minyak Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127219/as-china-siap-teken-perjanjian-dagang-harga-minyak-melonjak-EQtQCIQej5.jpg</image><title>Harga Minyak Naik (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Harga minyak naik di atas USD62 per barel pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah ada kemajuan kesepakatan dagang AS-China.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Imbas Ditundanya Kesepakatan Dagang AS-China
Dengan adanya kesepakatan dagang AS-China meningkatkan harapan investor yang lelah dengan sengketa dua negara ekonomi besar yang membebani pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (8/11/2019), harga minyak mentah Brent LCOc1 naik USD55 sen atau 0,9% menjadi USD62,29 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 naik USD80 sen atau 1,4% menjadi USD57,15 per barel.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Lebih dari 1% Ditopang Permintaan China ke Trump
Kenaikan WTI yang lebih besar memangkas premi Brent di atas patokan AS WTCLc1-LCOc1 di AS menjadi yang terkecil sejak pertengahan September.
&amp;nbsp;China dan Amerika Serikat telah sepakat dalam dua minggu terakhir untuk membatalkan tarif dalam fase yang berbeda.

Sementara itu, perselisihan perdagangan telah mendorong analis untuk  menurunkan perkiraan permintaan minyak dan meningkatkan kekhawatiran  bahwa kelebihan pasokan dapat berkembang pada 2020. Sebelumnya harga  minyak jatuh pada hari Rabu, sebagian karena kekhawatiran bahwa  kesepakatan perdagangan AS-China mungkin tertunda.

&quot;Hari ini kita mulai dengan serangkaian berita utama yang berbeda  sehingga mereka mencapai kesepakatan tentang kerangka kerja,&quot; kata  analis minyak di Petromatrix Olivier Jakob. &quot;Itu pasti yang mendukung  harga.&quot;
&amp;nbsp;</description><content:encoded>NEW YORK - Harga minyak naik di atas USD62 per barel pada perdagangan Kamis waktu setempat setelah ada kemajuan kesepakatan dagang AS-China.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Anjlok Imbas Ditundanya Kesepakatan Dagang AS-China
Dengan adanya kesepakatan dagang AS-China meningkatkan harapan investor yang lelah dengan sengketa dua negara ekonomi besar yang membebani pertumbuhan ekonomi global dan permintaan minyak.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (8/11/2019), harga minyak mentah Brent LCOc1 naik USD55 sen atau 0,9% menjadi USD62,29 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) CLc1 naik USD80 sen atau 1,4% menjadi USD57,15 per barel.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Minyak Naik Lebih dari 1% Ditopang Permintaan China ke Trump
Kenaikan WTI yang lebih besar memangkas premi Brent di atas patokan AS WTCLc1-LCOc1 di AS menjadi yang terkecil sejak pertengahan September.
&amp;nbsp;China dan Amerika Serikat telah sepakat dalam dua minggu terakhir untuk membatalkan tarif dalam fase yang berbeda.

Sementara itu, perselisihan perdagangan telah mendorong analis untuk  menurunkan perkiraan permintaan minyak dan meningkatkan kekhawatiran  bahwa kelebihan pasokan dapat berkembang pada 2020. Sebelumnya harga  minyak jatuh pada hari Rabu, sebagian karena kekhawatiran bahwa  kesepakatan perdagangan AS-China mungkin tertunda.

&quot;Hari ini kita mulai dengan serangkaian berita utama yang berbeda  sehingga mereka mencapai kesepakatan tentang kerangka kerja,&quot; kata  analis minyak di Petromatrix Olivier Jakob. &quot;Itu pasti yang mendukung  harga.&quot;
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
