<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Fakta Bos TikTok yang Kini Jadi Orang Terkaya China, Duitnya Ratusan Triliun</title><description>Aplikasi TikTok yang tengah populer saat ini telah berhasil menjangkau lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun"/><item><title>   Fakta Bos TikTok yang Kini Jadi Orang Terkaya China, Duitnya Ratusan Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2019 06:36 WIB</pubDate><dc:creator>Delia Citra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun-1QHFOv04kc.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Bos TikTok (Foto: Bloomberg)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127339/fakta-bos-tiktok-yang-kini-jadi-orang-terkaya-china-duitnya-ratusan-triliun-1QHFOv04kc.JPG</image><title>Bos TikTok (Foto: Bloomberg)</title></images><description> 
JAKARTA - Aplikasi TikTok yang tengah populer saat ini telah berhasil menjangkau lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan global dan menarik perhatian teknologi terbesar seperti Facebook dan Google.

Akan tetapi, di balik kesuksesan suatu perusahaan, pastinya memiliki orang-orang yang hebat mendirikannya. Zhang Yiming merupakan Founder TikTok yang telah sukses membesarkan aplikasi perekam video tersebut.
&amp;nbsp;Baca Juga: TikTok Sukses, Zhang Yiming Kini Jadi Miliarder Pemilik Rp226,8 Triliun
Berikut beberapa fakta soal Zhang Yiming yang dikutip Okezone, Jakarta, Sabtu (9/11/2019):
&amp;nbsp;
 
1. Mendirikan Perusahaan ByteDance

Zhang Yiming mendirikan perusahaan  ByteDance pada 2012. Perusahaannya, ByteDance, menjelma menjadi raksasa teknologi dunia hanya dalam enam tahun, mengantar kekayaan bersihnya mencapai USD4 miliar pada usia 35 tahun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya China, Jack Ma hingga Bos Tencent
 
Orang-orang terdekat Zhang menyebut bahwa dia tidak sedang membuat aplikasi, tetapi membuat kerajaan digital. ByteDance bukan hanya perusahaan aplikasi yang mengandalkan iklan untuk mencari pendapat, melainkan juga perusahaan yang memanfaatkan AI pada layanan konten untuk membangun pengalaman pengguna yang luar biasa.
&amp;nbsp;2. Zhang Yiming Tidak Mencari Modal

Hal yang paling luar biasa tentang Zhang Yiming adalah dia tidak  mengiba pada raksasa China lainnya, seperti Tencent atau Alibaba,  sebagai sumber pendanaan.

Sebaliknya, ByteDance tidak hanya memiliki karakter sendiri, tetapi  juga menantang perusahaan-perusahaan yang lebih tua. Jika pengguna aktif  bulanan Douyin atau TikTok melampaui 300 juta, bisa dibilang TikTok  adalah adik dari Instagram dengan basis pengguna Asia dan lebih muda.

&amp;nbsp;

3. Aplikasi Bytedance

Aplikasi apa pun yang diproduksi ByteDance sekarang hampir dijamin  berhasil. ByteDance mampu menciptakan pengalaman digital yang luar biasa  dengan caranya sendiri sehingga bisa bersaing dengan WeChat dalam  pembayaran, kecakapan bisnis, dan komunikasi di China.

ByteDance dan Zhang sebagai pendirinya acap disalahpahami dan tidak  dikenal di Barat. Padahal, ByteDance bukan hanya startup media yang  paling cepat berkembang, melainkan juga mengaplikasikan kecerdasan  buatan dalam setiap muara kontennya, bahkan disebut-sebut yang terbaik  di dunia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280679_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;4. Fokus Zhang di ByteDance

Zhang Yiming dianggap mencapai apa yang Mark Zuckerberg tidak pernah   bisa dalam jangka waktu yang jauh lebih singkat. Facebook memiliki  lebih  dari dua kali lipat masa hidup ByteDance. Namun, dengan terlalu  fokus  pada iklan, Facebook seolah kehilangan kemampuan untuk mengikuti  masa  depan.

Fitur video mikro (berdurasi pendek) andalan ByteDance sudah jauh   lebih baik daripada yang dilakukan Facebook. Bagaimana TikTok menyajikan   cerita juga dianggap lebih baik daripada Instagram. Sebab, di TikTok   ada AI untuk memersonalisasi apa yang diinginkan pengguna.

Itulah yang menjadi fokus Zhang di ByteDance, menarget ketertarikan   pengguna dengan AI sehingga mampu memberikan pengalaman yang   berkualitas. Dengan cara inilah mereka mampu melaju ke pasar global.
&amp;nbsp;
 
5. Memiliki Kekayaan Rp226,8 triliun

Kekayaan bersih Zhang diperkirakan sebesar USD16,2 miliar atau setara   Rp226,8 triliun (USD1 setara Rp14.000) dan menjadikannya orang terkaya   ke-10 di China. Zhang memiliki sekitar 24% dari ByteDance yang  merupakan  perusahaan induk dari TikTok.

Pria berusia 35 tahun itu mengalami kenaikan kekayaan sejak   mendirikan Byte Dance pada 2012 yang membuat dirinya masuk ke dalam   daftar Forbes China pada 2013. Secara keseluruhan, perusahaan yang   berbasis di Beijing itu telah mengumpulkan USD7,5 miliar dan nilai   perusahaan sebesar USD75 miliar.

Sejak meluncurkan TikTok di pasar internasional pada akhir 2017,   popularitas aplikasi telah melonjak mencapai 500 juta pengguna aktif   global pada Juli 2018.

Tiga bulan kemudian, ByteDance secara pribadi mengumpulkan lebih   banyak dana buat perusahaan sebesar USD75 miliar dan itu menjadikan   sebuah langkah untuk melipatgandakan kekayaan bersih Zhang dan   membuatnya menjadi orang terkaya di China.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280682_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</description><content:encoded> 
JAKARTA - Aplikasi TikTok yang tengah populer saat ini telah berhasil menjangkau lebih dari 500 juta pengguna aktif bulanan global dan menarik perhatian teknologi terbesar seperti Facebook dan Google.

Akan tetapi, di balik kesuksesan suatu perusahaan, pastinya memiliki orang-orang yang hebat mendirikannya. Zhang Yiming merupakan Founder TikTok yang telah sukses membesarkan aplikasi perekam video tersebut.
&amp;nbsp;Baca Juga: TikTok Sukses, Zhang Yiming Kini Jadi Miliarder Pemilik Rp226,8 Triliun
Berikut beberapa fakta soal Zhang Yiming yang dikutip Okezone, Jakarta, Sabtu (9/11/2019):
&amp;nbsp;
 
1. Mendirikan Perusahaan ByteDance

Zhang Yiming mendirikan perusahaan  ByteDance pada 2012. Perusahaannya, ByteDance, menjelma menjadi raksasa teknologi dunia hanya dalam enam tahun, mengantar kekayaan bersihnya mencapai USD4 miliar pada usia 35 tahun.
&amp;nbsp;Baca Juga: Daftar 10 Orang Terkaya China, Jack Ma hingga Bos Tencent
 
Orang-orang terdekat Zhang menyebut bahwa dia tidak sedang membuat aplikasi, tetapi membuat kerajaan digital. ByteDance bukan hanya perusahaan aplikasi yang mengandalkan iklan untuk mencari pendapat, melainkan juga perusahaan yang memanfaatkan AI pada layanan konten untuk membangun pengalaman pengguna yang luar biasa.
&amp;nbsp;2. Zhang Yiming Tidak Mencari Modal

Hal yang paling luar biasa tentang Zhang Yiming adalah dia tidak  mengiba pada raksasa China lainnya, seperti Tencent atau Alibaba,  sebagai sumber pendanaan.

Sebaliknya, ByteDance tidak hanya memiliki karakter sendiri, tetapi  juga menantang perusahaan-perusahaan yang lebih tua. Jika pengguna aktif  bulanan Douyin atau TikTok melampaui 300 juta, bisa dibilang TikTok  adalah adik dari Instagram dengan basis pengguna Asia dan lebih muda.

&amp;nbsp;

3. Aplikasi Bytedance

Aplikasi apa pun yang diproduksi ByteDance sekarang hampir dijamin  berhasil. ByteDance mampu menciptakan pengalaman digital yang luar biasa  dengan caranya sendiri sehingga bisa bersaing dengan WeChat dalam  pembayaran, kecakapan bisnis, dan komunikasi di China.

ByteDance dan Zhang sebagai pendirinya acap disalahpahami dan tidak  dikenal di Barat. Padahal, ByteDance bukan hanya startup media yang  paling cepat berkembang, melainkan juga mengaplikasikan kecerdasan  buatan dalam setiap muara kontennya, bahkan disebut-sebut yang terbaik  di dunia.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280679_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;4. Fokus Zhang di ByteDance

Zhang Yiming dianggap mencapai apa yang Mark Zuckerberg tidak pernah   bisa dalam jangka waktu yang jauh lebih singkat. Facebook memiliki  lebih  dari dua kali lipat masa hidup ByteDance. Namun, dengan terlalu  fokus  pada iklan, Facebook seolah kehilangan kemampuan untuk mengikuti  masa  depan.

Fitur video mikro (berdurasi pendek) andalan ByteDance sudah jauh   lebih baik daripada yang dilakukan Facebook. Bagaimana TikTok menyajikan   cerita juga dianggap lebih baik daripada Instagram. Sebab, di TikTok   ada AI untuk memersonalisasi apa yang diinginkan pengguna.

Itulah yang menjadi fokus Zhang di ByteDance, menarget ketertarikan   pengguna dengan AI sehingga mampu memberikan pengalaman yang   berkualitas. Dengan cara inilah mereka mampu melaju ke pasar global.
&amp;nbsp;
 
5. Memiliki Kekayaan Rp226,8 triliun

Kekayaan bersih Zhang diperkirakan sebesar USD16,2 miliar atau setara   Rp226,8 triliun (USD1 setara Rp14.000) dan menjadikannya orang terkaya   ke-10 di China. Zhang memiliki sekitar 24% dari ByteDance yang  merupakan  perusahaan induk dari TikTok.

Pria berusia 35 tahun itu mengalami kenaikan kekayaan sejak   mendirikan Byte Dance pada 2012 yang membuat dirinya masuk ke dalam   daftar Forbes China pada 2013. Secara keseluruhan, perusahaan yang   berbasis di Beijing itu telah mengumpulkan USD7,5 miliar dan nilai   perusahaan sebesar USD75 miliar.

Sejak meluncurkan TikTok di pasar internasional pada akhir 2017,   popularitas aplikasi telah melonjak mencapai 500 juta pengguna aktif   global pada Juli 2018.

Tiga bulan kemudian, ByteDance secara pribadi mengumpulkan lebih   banyak dana buat perusahaan sebesar USD75 miliar dan itu menjadikan   sebuah langkah untuk melipatgandakan kekayaan bersih Zhang dan   membuatnya menjadi orang terkaya di China.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/01/18/55421/280682_medium.jpg&quot; alt=&quot;Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Menguat 14 Poin&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
