<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Gebrakan Menteri Teten, Gaet Unicorn hingga Jodohkan UKM-Big Data</title><description>Sejak awal, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki diharapkan dapat menjadikan koperasi lebih tumbuh dan berkembang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data"/><item><title>5 Fakta Gebrakan Menteri Teten, Gaet Unicorn hingga Jodohkan UKM-Big Data</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/09/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data</guid><pubDate>Sabtu 09 November 2019 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data-YgCQU3I4KV.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Startup (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/08/320/2127422/5-fakta-gebrakan-menteri-teten-gaet-unicorn-hingga-jodohkan-ukm-big-data-YgCQU3I4KV.jpeg</image><title>Ilustrasi Startup (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejak awal, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki diharapkan dapat menjadikan koperasi lebih tumbuh dan berkembang. Tidak main-main, Menteri Teten langsung melakukan gebrakan dengan menggelar pertemuan dengan Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo).
Menkop dan UKM mengatakan saat ini, koperasi ditantang untuk lebih berperan, terutama di tengah ekspor yang menurun hingga gejolak ekonomi yang belum stabil. Menurutnya, inilah momentum bagi koperasi dan UKM untuk lebih cepat bertumbuh.
Baca Juga: Menkop Teten: Koperasi Harus Buat Gebrakan Supaya Naik Kelas
&amp;ldquo;Pembiayaan saat ini masih jadi kendala, makanya koperasi jangan melakukan bisnis as usual lagi, harus gerak cepat dan buat gebrakan, supaya koperasi dan UKM ini naik kelas. Bahkan produknya bisa terus bersaing dengan produk luar negeri,&amp;rdquo; ucap Menteri Teten dalam keterangan tertulis Kemenkop UKM.
Namun, rupanya Menteri Teten ingin memberikan gebrakan yang lebih besar. Pasalnya, baru-baru ini mereka tengah menjajaki kerjasama dengan unicorn seperti Bukalapak.
Dirangkum dari Okezone, berikut beberapa fakta menarik seputar Kemenkop UKM yang ingin mulai bersinergi dengan unicorn.

1. Ingin kembangkan UMKM di Indonesia
Chief Strategy Officer (CSO) Bukalapak Teddy Oetomo mengatakan sudah mulai pembahasan dengan Kemenkop dalam rangka mengembangkan UMKM di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan usaha dan jaringan pemasaran produk UMKM di Indonesia.
&quot;Kami bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sudah membahas bagaimana cara mengembangkan UMKM di Indonesia. Pasalnya, Bukalapak memiliki jutaan pelapak yang mayoritas merupakan UMKM,&amp;rdquo; ujar Teddy usai menemui Menteri Teten di Gedung Kemenkop UKM, Jakarta.2. Kemenkop dan Unicorn segera bersinergi
CSO Bukalapak Teddy Oetomo memastikan bahwa pihaknya akan bekerjasama  dan bersinergi dengan Kemenkop dan UKM supaya bisa membangkitkan  kinerja usaha para pelapak di Indonesia.
&quot;Kita akan mengkaji lebih jauh lagi nantinya untuk masuk ke tahapan pembahasan program,&quot; ungkap dia.
&quot;Kita tertarik kerjasama dengan Kemenkop dan UKM karena memang jiwa kita adalah UKM,&quot; tambah Teddy.

3. Sediakan Big Data untuk permudah kerjasama
Selanjutnya, Menteri Teten juga menyatakan Bukalapak memiliki Big  Data untuk mempermudah kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan dan  perbankan. Apalagi semua itu dilakukan secara online.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran  Victoria Br Simanungkalit menambahkan, Bukalapak memiliki Big Data yang  bisa dimanfaatkan untuk mengakurasi produk UKM mana yang bisa didorong  dengan cepat masuk ke pasar global melalui marketplace atau aplikasi  yang ada.
&quot;Idenya kita akan berkolaborasi dengan marketplace, agar supaya 62  juta UKM bisa kita agregasi lebih cepat, dalam mengakses permodalan dan  pemasaran. Hal itu nanti yang akan kita bahas lebih detail dan  kongkret,&amp;rdquo; tutur Victoria.4. Rutin adakan pelatihan bagi UKM
Teddy juga menambahkan Bukalapak rutin melakukan pelatihan bagi para   UKM yang menjadi mitranya. Ini dilakukan untuk mentransfer ilmu yang   para pelapak senior sudah pelajari.
&quot;Setiap tahun di 100 kota di Indonesia ada sekitar 500 event   pelatihan yang dilakukan para pelapak senior bagi para pelapak junior.   Semacam transfer knowledge dari senior ke junior,&quot; kata Teddy.

5. Ingin mulai dari kecil dulu
Menkop UKM Teten menjanjikan, di masa kepemimpinannya dia ingin   bergerak cepat. Menurutnya, hasilnya tidak harus langsung besar.   Melainkan dimulai dari kecil dulu demi menciptakan hal besar.
&amp;ldquo;Tak usah kita membuat hal yang besar, minimal 2% dari permasalahan   yang ada kita bisa selesaikan dulu. Saya ingin buat dari kecil ini   berdampak besar,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejak awal, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki diharapkan dapat menjadikan koperasi lebih tumbuh dan berkembang. Tidak main-main, Menteri Teten langsung melakukan gebrakan dengan menggelar pertemuan dengan Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia (Askopindo).
Menkop dan UKM mengatakan saat ini, koperasi ditantang untuk lebih berperan, terutama di tengah ekspor yang menurun hingga gejolak ekonomi yang belum stabil. Menurutnya, inilah momentum bagi koperasi dan UKM untuk lebih cepat bertumbuh.
Baca Juga: Menkop Teten: Koperasi Harus Buat Gebrakan Supaya Naik Kelas
&amp;ldquo;Pembiayaan saat ini masih jadi kendala, makanya koperasi jangan melakukan bisnis as usual lagi, harus gerak cepat dan buat gebrakan, supaya koperasi dan UKM ini naik kelas. Bahkan produknya bisa terus bersaing dengan produk luar negeri,&amp;rdquo; ucap Menteri Teten dalam keterangan tertulis Kemenkop UKM.
Namun, rupanya Menteri Teten ingin memberikan gebrakan yang lebih besar. Pasalnya, baru-baru ini mereka tengah menjajaki kerjasama dengan unicorn seperti Bukalapak.
Dirangkum dari Okezone, berikut beberapa fakta menarik seputar Kemenkop UKM yang ingin mulai bersinergi dengan unicorn.

1. Ingin kembangkan UMKM di Indonesia
Chief Strategy Officer (CSO) Bukalapak Teddy Oetomo mengatakan sudah mulai pembahasan dengan Kemenkop dalam rangka mengembangkan UMKM di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan usaha dan jaringan pemasaran produk UMKM di Indonesia.
&quot;Kami bersama Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sudah membahas bagaimana cara mengembangkan UMKM di Indonesia. Pasalnya, Bukalapak memiliki jutaan pelapak yang mayoritas merupakan UMKM,&amp;rdquo; ujar Teddy usai menemui Menteri Teten di Gedung Kemenkop UKM, Jakarta.2. Kemenkop dan Unicorn segera bersinergi
CSO Bukalapak Teddy Oetomo memastikan bahwa pihaknya akan bekerjasama  dan bersinergi dengan Kemenkop dan UKM supaya bisa membangkitkan  kinerja usaha para pelapak di Indonesia.
&quot;Kita akan mengkaji lebih jauh lagi nantinya untuk masuk ke tahapan pembahasan program,&quot; ungkap dia.
&quot;Kita tertarik kerjasama dengan Kemenkop dan UKM karena memang jiwa kita adalah UKM,&quot; tambah Teddy.

3. Sediakan Big Data untuk permudah kerjasama
Selanjutnya, Menteri Teten juga menyatakan Bukalapak memiliki Big  Data untuk mempermudah kerjasama dengan berbagai lembaga keuangan dan  perbankan. Apalagi semua itu dilakukan secara online.
Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran  Victoria Br Simanungkalit menambahkan, Bukalapak memiliki Big Data yang  bisa dimanfaatkan untuk mengakurasi produk UKM mana yang bisa didorong  dengan cepat masuk ke pasar global melalui marketplace atau aplikasi  yang ada.
&quot;Idenya kita akan berkolaborasi dengan marketplace, agar supaya 62  juta UKM bisa kita agregasi lebih cepat, dalam mengakses permodalan dan  pemasaran. Hal itu nanti yang akan kita bahas lebih detail dan  kongkret,&amp;rdquo; tutur Victoria.4. Rutin adakan pelatihan bagi UKM
Teddy juga menambahkan Bukalapak rutin melakukan pelatihan bagi para   UKM yang menjadi mitranya. Ini dilakukan untuk mentransfer ilmu yang   para pelapak senior sudah pelajari.
&quot;Setiap tahun di 100 kota di Indonesia ada sekitar 500 event   pelatihan yang dilakukan para pelapak senior bagi para pelapak junior.   Semacam transfer knowledge dari senior ke junior,&quot; kata Teddy.

5. Ingin mulai dari kecil dulu
Menkop UKM Teten menjanjikan, di masa kepemimpinannya dia ingin   bergerak cepat. Menurutnya, hasilnya tidak harus langsung besar.   Melainkan dimulai dari kecil dulu demi menciptakan hal besar.
&amp;ldquo;Tak usah kita membuat hal yang besar, minimal 2% dari permasalahan   yang ada kita bisa selesaikan dulu. Saya ingin buat dari kecil ini   berdampak besar,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
