<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulai 1 Desember, Sebagian Rute Kereta Berubah   </title><description>Mulai 1 Desember sebagian perjalanan kereta api akan mengalami perubahan jadwal</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah"/><item><title>Mulai 1 Desember, Sebagian Rute Kereta Berubah   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah</guid><pubDate>Senin 11 November 2019 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Mulyana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah-KMPTR0RPz4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sebagian Rute Kereta Berubah (Foto: Okezone.com/Asep)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/11/320/2128450/mulai-1-desember-sebagian-rute-kereta-berubah-KMPTR0RPz4.jpg</image><title>Sebagian Rute Kereta Berubah (Foto: Okezone.com/Asep)</title></images><description>PURWAKARTA - Kabar gembira bagi warga Kabupaten Purwakarta. Pasalnya, terhitung 1 Desember 2019, Stasiun Purwakarta yang lokasinya berada di pusat kota, melayani rute perjalanan kereta jarak jauh. Salah satunya, rute ke Surabaya dan Malang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sejarah Perkeretaapian Indonesia, Dimulai dari Pencangkulan Jalur di Daerah Ini
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Noxy Citrea mengatakan, mulai 1 Desember sebagian perjalanan kereta api akan mengalami perubahan jadwal. Serta, adanya penambahan rute perjalanan jarak jauh. Hal itu, merujuk pada grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2019 yang tertuang dalam Kepmenhub No KP 1781/2019.

&quot;Jadi, dalam grapeka baru ini ada perubahan jadwal. Serta, penambahan rute. Untuk penambahan rute, salah satunya di Stasiun Purwakarta, mulai bulan depan bisa melayani perjalanan kereta jarak jauh,&quot; ujar Noxy kepada Okezone, Senin (11/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KAI Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun, Kisaran Kuponnya 7,45%-8,5%
Sebelumnya, lanjut Noxy, Stasiun Purwakarta hanya melayani perjalan jarak dekat. Seperti, ke arah barat (Jakarta) yakni melalui KA Walahar. Selain itu, ke arah timur yaitu KA lokal rute Purwakarta-Cibatu. Sedangkan, rute jarak jauhnya hanya sampai Purwokerto, melalui KA Serayu.

Akan tetapi, mulai bulan depan, Stasiun Purwakarta bisa melayani rute ke Jogjakarta, Semarang, Surabaya (Gubeng) serta Malang. Perubahan jadwal ini, menyusul tingginya minat masyarakat untuk bepergian jarak jauh dengan menggunakan moda kereta api.
&amp;nbsp;
Selain itu, ditunjang juga dengan fasilitas double track yang ada di  Daop 5 dan Daop 7. Sehingga, penambahan rute perjalanan jarak jauh ini  tidak akan menemukan kendala yang cukup krusial.

Karena itu, lanjut Noxy, pihaknya mengimbau kepada calon penumpang  dengan keberangkatan per 1 Desember 2019 dan seterusnya, supaya  memerhatikan lagi jadwal yang tertera dalam tiket. Supaya, tidak  tertinggal kereta.

Adapun kereta yang mengakomodir kebutuhan ke arah timur, yakni KA  Serayu pagi dan KA Serayu malam. KA Malabar, KA Mutiara Selatan.

&quot;Untuk perubahan jam pemberangkatan, bisa diakses secara online  melalui KAI Acces. Termasuk, untuk harga tiket bagi kelas ekonomi,  bisnis dan eksekutif,&quot; ujar Noxy.
Sementara itu, Kepala Stasiun Kereta Api Purwakarta Rudi Gumilar   mengatakan, rata-rata setiap harinya, terutama weekend penumpang kereta   dari Purwakarta ini, mencapai 1.200. Dari ribuan penumpang itu,   mayoritas tujuannya mengarah ke barat (Jakarta).

&quot;Kalau yang ke timur, yakni yang menggunakan KA lokal Cibatu, rata-rata penumpangnya 200-300 per hari,&quot; ujarnya.

Dengan adanya pelayanan rute jarak jauh ini, lanjut Rudi, diprediksi   jumlah penumpang akan semakin bertambah. Mengingat, selama ini banyak   warga Purwakarta yang akan bepergian jauh ke arah timur dengan kereta,   tetapi harus naiknya dari Bandung.</description><content:encoded>PURWAKARTA - Kabar gembira bagi warga Kabupaten Purwakarta. Pasalnya, terhitung 1 Desember 2019, Stasiun Purwakarta yang lokasinya berada di pusat kota, melayani rute perjalanan kereta jarak jauh. Salah satunya, rute ke Surabaya dan Malang.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sejarah Perkeretaapian Indonesia, Dimulai dari Pencangkulan Jalur di Daerah Ini
Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Noxy Citrea mengatakan, mulai 1 Desember sebagian perjalanan kereta api akan mengalami perubahan jadwal. Serta, adanya penambahan rute perjalanan jarak jauh. Hal itu, merujuk pada grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2019 yang tertuang dalam Kepmenhub No KP 1781/2019.

&quot;Jadi, dalam grapeka baru ini ada perubahan jadwal. Serta, penambahan rute. Untuk penambahan rute, salah satunya di Stasiun Purwakarta, mulai bulan depan bisa melayani perjalanan kereta jarak jauh,&quot; ujar Noxy kepada Okezone, Senin (11/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: KAI Terbitkan Obligasi Rp2 Triliun, Kisaran Kuponnya 7,45%-8,5%
Sebelumnya, lanjut Noxy, Stasiun Purwakarta hanya melayani perjalan jarak dekat. Seperti, ke arah barat (Jakarta) yakni melalui KA Walahar. Selain itu, ke arah timur yaitu KA lokal rute Purwakarta-Cibatu. Sedangkan, rute jarak jauhnya hanya sampai Purwokerto, melalui KA Serayu.

Akan tetapi, mulai bulan depan, Stasiun Purwakarta bisa melayani rute ke Jogjakarta, Semarang, Surabaya (Gubeng) serta Malang. Perubahan jadwal ini, menyusul tingginya minat masyarakat untuk bepergian jarak jauh dengan menggunakan moda kereta api.
&amp;nbsp;
Selain itu, ditunjang juga dengan fasilitas double track yang ada di  Daop 5 dan Daop 7. Sehingga, penambahan rute perjalanan jarak jauh ini  tidak akan menemukan kendala yang cukup krusial.

Karena itu, lanjut Noxy, pihaknya mengimbau kepada calon penumpang  dengan keberangkatan per 1 Desember 2019 dan seterusnya, supaya  memerhatikan lagi jadwal yang tertera dalam tiket. Supaya, tidak  tertinggal kereta.

Adapun kereta yang mengakomodir kebutuhan ke arah timur, yakni KA  Serayu pagi dan KA Serayu malam. KA Malabar, KA Mutiara Selatan.

&quot;Untuk perubahan jam pemberangkatan, bisa diakses secara online  melalui KAI Acces. Termasuk, untuk harga tiket bagi kelas ekonomi,  bisnis dan eksekutif,&quot; ujar Noxy.
Sementara itu, Kepala Stasiun Kereta Api Purwakarta Rudi Gumilar   mengatakan, rata-rata setiap harinya, terutama weekend penumpang kereta   dari Purwakarta ini, mencapai 1.200. Dari ribuan penumpang itu,   mayoritas tujuannya mengarah ke barat (Jakarta).

&quot;Kalau yang ke timur, yakni yang menggunakan KA lokal Cibatu, rata-rata penumpangnya 200-300 per hari,&quot; ujarnya.

Dengan adanya pelayanan rute jarak jauh ini, lanjut Rudi, diprediksi   jumlah penumpang akan semakin bertambah. Mengingat, selama ini banyak   warga Purwakarta yang akan bepergian jauh ke arah timur dengan kereta,   tetapi harus naiknya dari Bandung.</content:encoded></item></channel></rss>
