<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CIMB Niaga Incar Penyaluran Kredit Tumbuh 7% hingga Akhir Tahun</title><description>PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) menyebut tidak akan memasang target  begitu tinggi pada penyaluran kredit miliknya hingga akhir tahun 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun"/><item><title>CIMB Niaga Incar Penyaluran Kredit Tumbuh 7% hingga Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun</guid><pubDate>Senin 18 November 2019 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun-ykJsr7bZ9k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CIMB Niaga (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/18/278/2131462/cimb-niaga-incar-penyaluran-kredit-tumbuh-7-hingga-akhir-tahun-ykJsr7bZ9k.jpg</image><title>CIMB Niaga (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyebut tidak akan memasang target begitu tinggi pada penyaluran kredit miliknya hingga akhir tahun 2019. Hal itu seiring dengan perlambatan ekonomi global.

Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Lee Kai Kwong mengatakan, bahwa perseroan pada tahun ini memasang target kisaran 7% dalam penyaluran kredit miliknya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III, CIMB Niaga Incar Rp6 Triliun 
&quot;Jadi, untuk pertumbuhan sendiri kami targetkan 6 hingga 7%. Dan mungkin dapat kita capai hingga akhir tahun ini,&quot; kata Lee di Jakarta, Senin (18/11/2019).
&amp;nbsp;
Menurut dia, pihaknya akan mencermati berbagai ketidakpastian ekomi global yang akan membuat perlambatan ekonomi hingga tahun 2020 mendatang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: CIMB Niaga Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp2,68 Triliun 
&quot;Di mana salah satu yang terus dicermati yakni masih berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China,&quot; ungkap dia.

Selain itu, Bisnis pembiayaan PT Bank CIMB Niaga Tbk Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah), catatkan realisasi pembiayaan senilai Rp31 triliun per September 2019. Jumlah tersebut, naik sebesar 29% dibandingkan periode sama di tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: CIMB Niaga Syariah Salurkan Dana Kebajikan di Aceh
&quot;Kita punya financing itu kurang lebih Rp31 triliun (yoy), naik kurang lebih 29%. Mudah-mudahan naik menjadi 34,5% pada akhir tahun,&quot; ujar Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara.

Menurut dia, pembiayaan syariah itu selama ini masih banyak disumbangkan oleh segmen korporasi serta ritel utamanya morgate.&quot;Jadi, kami Punya 4 segmen, korporasi, komersil, SMI dan konsumer.  Tapi paling banyak itu dari korporasi dan dari konsumer. Di mana  konsumer paling besar morgaget, kalau korporasi KPR,&quot; ungkap dia.

Dia menambahkan, berbagai proyek pembangunan infrastuktur yang sedang  pemerintah jalankan juga menjadi pendorong pembiayaan syariah.  &quot;Terbesar dari transportasi dan tenaga listrik,&quot; pungkas dia.

Sebelumnya, hingga kuartal III-2019 kredit yang disalurkan CIMB Niaga  juga masih tumbuh 4,9% (yoy) menjadi Rp191,7 triliun, terutama  dikontribusi oleh pertumbuhan pada kredit Korporasi, Kredit Pemilikan  Rumah (KPR), dan Kartu Kredit, masing-masing sebesar 8,3%, 12,6%, dan  11,3% (yoy). Sementara, Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tumbuh  sebesar 4,1% (yoy).
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menyebut tidak akan memasang target begitu tinggi pada penyaluran kredit miliknya hingga akhir tahun 2019. Hal itu seiring dengan perlambatan ekonomi global.

Direktur Strategy and Finance CIMB Niaga Lee Kai Kwong mengatakan, bahwa perseroan pada tahun ini memasang target kisaran 7% dalam penyaluran kredit miliknya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III, CIMB Niaga Incar Rp6 Triliun 
&quot;Jadi, untuk pertumbuhan sendiri kami targetkan 6 hingga 7%. Dan mungkin dapat kita capai hingga akhir tahun ini,&quot; kata Lee di Jakarta, Senin (18/11/2019).
&amp;nbsp;
Menurut dia, pihaknya akan mencermati berbagai ketidakpastian ekomi global yang akan membuat perlambatan ekonomi hingga tahun 2020 mendatang.
 
&amp;nbsp;Baca juga: CIMB Niaga Catat Laba Bersih Konsolidasi Rp2,68 Triliun 
&quot;Di mana salah satu yang terus dicermati yakni masih berlangsungnya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China,&quot; ungkap dia.

Selain itu, Bisnis pembiayaan PT Bank CIMB Niaga Tbk Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah), catatkan realisasi pembiayaan senilai Rp31 triliun per September 2019. Jumlah tersebut, naik sebesar 29% dibandingkan periode sama di tahun lalu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: CIMB Niaga Syariah Salurkan Dana Kebajikan di Aceh
&quot;Kita punya financing itu kurang lebih Rp31 triliun (yoy), naik kurang lebih 29%. Mudah-mudahan naik menjadi 34,5% pada akhir tahun,&quot; ujar Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara.

Menurut dia, pembiayaan syariah itu selama ini masih banyak disumbangkan oleh segmen korporasi serta ritel utamanya morgate.&quot;Jadi, kami Punya 4 segmen, korporasi, komersil, SMI dan konsumer.  Tapi paling banyak itu dari korporasi dan dari konsumer. Di mana  konsumer paling besar morgaget, kalau korporasi KPR,&quot; ungkap dia.

Dia menambahkan, berbagai proyek pembangunan infrastuktur yang sedang  pemerintah jalankan juga menjadi pendorong pembiayaan syariah.  &quot;Terbesar dari transportasi dan tenaga listrik,&quot; pungkas dia.

Sebelumnya, hingga kuartal III-2019 kredit yang disalurkan CIMB Niaga  juga masih tumbuh 4,9% (yoy) menjadi Rp191,7 triliun, terutama  dikontribusi oleh pertumbuhan pada kredit Korporasi, Kredit Pemilikan  Rumah (KPR), dan Kartu Kredit, masing-masing sebesar 8,3%, 12,6%, dan  11,3% (yoy). Sementara, Kredit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tumbuh  sebesar 4,1% (yoy).
</content:encoded></item></channel></rss>
