<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lagi Bersih-Bersih Rumah? Jangan Lupa 7 Spot Ini</title><description>Jika kamu masuk ke dalam ruangan, pasti mudah sekali melihat tempat-tempat yang harus dibereskan atau dibersihkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini"/><item><title>Lagi Bersih-Bersih Rumah? Jangan Lupa 7 Spot Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini</guid><pubDate>Selasa 19 November 2019 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini-k0HKuVLZFJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/19/470/2131793/lagi-bersih-bersih-rumah-jangan-lupa-7-spot-ini-k0HKuVLZFJ.jpg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jika kamu masuk ke dalam ruangan, pasti mudah sekali melihat tempat-tempat yang harus dibereskan atau dibersihkan. Seperti pakaian kotor atau wastafel yang berisi tumpukan piring kotor, tumpukan cangkir dan gelas kotor.
Tapi hal-hal yang mudah terlihat sudah dibersihkan, mungkin kamu lupa sisi sudut ruangan yang jarang terlihat. Berikut ini 7 tempat yang jarang dibersihkan seperti melansir The Spruce, Selasa (19/11/2019):
Baca Juga: Cara Terbaik Mempercantik Lantai Garasi Rumah Kamu
 
1. Di Bawah Perabotan
Saat kamu melihat di kolong tempat tidur atar sofa, pasti ada debu-debu yang beterbangan dan mudah dibersihkan. Tapi, apakah kamu meluangkan waktu untuk melihat bagian bawah furnitur yang sebenarnya? Kamu mungkin terkejut dengan apa yang kamu temukan menempel pada bingkai, kursi, atau kaki meja.
Gunakanlah alat pengisap debu atau kemoceng untuk menghilangkan jaring laba-laba dan telur dan debu. Bersihkanlah setidaknya dua kali setahun.

2. Dinding
Debu dapat melekat pada permukaan vertikal maupun horizontal. Bukalah tirai dan nyalakan semua lampu lalu kamu pasti akan kaget karena melihat banyak debu di dindingmu. Jika kamu memiliki wallpaper bertekstur, lebih banyak debu yang mengintai.
Mulailah dari bagian atas dinding. Yang terakhir bersihkan semua dinding yang tidak rata atau dinding yang ada di sekitar sakelar lampu dan gagang pintu.
Baca juga: 'Tanaman Uang' Mampu Tingkatkan Finansial? Jangan Harap, Berikut Fungsi Sebenarnya
3. Bagian Atas Rak, Pintu, dan Bingkai Fot
Saat kamu bersih-bersih, luangkan waktu untuk melihat ke atas. Kamu mungkin melihat lebih banyak kotoran daripada yang kamu inginkan. Kita cenderung mengabaikan apa yang ada di luar jangkauan pandangan kita.
Maka, secara rutin bersihkanlah bagian atas kusen pintu, dapur dan lemari penyimpanan tinggi, bingkai foto dan sudut langit-langit.
Saat kamu di sana, periksa lampu dan kipas di langit-langit. Kain lap sekali pakai dengan pegangan yang dapat diperpanjang adalah alat terbaik untuk menangkap debu dan jaring laba-laba. Jika kamu tidak memilikinya, gunakan kain mikrofiber yang bersih dan kencangkan ke gagang sapu atau pel dengan karet gelang.4. Ventilasi
Jika rumahmu memiliki AC, pasti ada saluran yang menghubungkan  sistemnya ke ruangan di rumahmu. Begitu juga ventilasi udara, udara  panas atau udara dingin keluar masuk melaluinya.
Jika udara yang kembali disaring tapi terjebak partikel debu, udara  itu akan menjadi kotor atau udara tidak akan keluar. Gunakanlah  pembersih filter penyaring udara. Kemudian, saat kamu mengganti  penyaring udara itu luangkanlah waktumu untuk membersihkan ventilasi  juga.
Pastikan untuk membersihkan secara menyeluruh penyaring udara secara rutin dan ventilasi unit jendela.
Baca Juga: Menata Rumah Versi Feng Shui, Perhatikan 7 Titik Ini
5. Lantai Lemari
Sangat mudah saat mengetahui waktu untuk membersihkan lemari, mulai  dari baju-baju yang dijejali sembarangan, tumpukan baju hingga tinggi,  dan barang-barang yang jatuh saat membuka pintu lemari.
Tapi, apakah kamu juga membersihkan lantai lemari? Lantai lemari bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur serta serangga.
6. Alat Penyedot Debu dan Alat Pembersih Lainnya
Jika alat pembersih mu ternyata kotor, berarti saat kamu  bersih-bersih, kamu hanya menyebarkan debu saja. Kapan terakhir kali  kamu membersihkan alat penyedot debu, pel, atau sikat gosok?

Tentu saja, kamu akan mengosongkan debu-debu yang ada di dalam  penyedot debu. Tetapi, wadah debu yang ada di penyedot debu pasti jarang  dibersihkan. Bersihkanlah wadah debu itu secara seksama setiap  bulannya. Kamu dapat mencucinya dengan sabun dan air panas, lalu  kemudian keringkan.
Mungkin, ada juga penyaring debu yang harus dicuci atau diganti.  Periksalah penyaring debu itu, lalu bersihkan. Jika kamu melakukan hal  ini, pasti saat bersih-bersih menggunakan penyedot debu akan lebih  efektif.
Begitu juga dengan kain pel, spons, dan sikat penggosok yang harus  dibersihkan dengan air panas beserta sabun setelah pemakaian. Spons  dapur juga dapat menyebarkan bakteri berbahaya jika tidak ditangani  dengan tepat.
Baca Juga: Bosan Tampilan Rumah Itu-Itu Aja? Ini 7 Tips Membuat Suasana Baru
7. Tanaman Di Dalam Ruangan
Baik tanaman asli atau palsu, keduanya bisa mengumpulkan debu.  Sebagian besar tanaman sebaiknya diberi air untuk membersihkan  daun-daunnya. Jika tidak, kamu dapat menggunakan kain mikrofiber atau  kain lap sekali pakai dalam membersihkan dedaunan.
Tidak hanya itu, tanaman palsu juga bisa dilap dengan kain basah kemudian dikeringkan menggunakan pengering rambut.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jika kamu masuk ke dalam ruangan, pasti mudah sekali melihat tempat-tempat yang harus dibereskan atau dibersihkan. Seperti pakaian kotor atau wastafel yang berisi tumpukan piring kotor, tumpukan cangkir dan gelas kotor.
Tapi hal-hal yang mudah terlihat sudah dibersihkan, mungkin kamu lupa sisi sudut ruangan yang jarang terlihat. Berikut ini 7 tempat yang jarang dibersihkan seperti melansir The Spruce, Selasa (19/11/2019):
Baca Juga: Cara Terbaik Mempercantik Lantai Garasi Rumah Kamu
 
1. Di Bawah Perabotan
Saat kamu melihat di kolong tempat tidur atar sofa, pasti ada debu-debu yang beterbangan dan mudah dibersihkan. Tapi, apakah kamu meluangkan waktu untuk melihat bagian bawah furnitur yang sebenarnya? Kamu mungkin terkejut dengan apa yang kamu temukan menempel pada bingkai, kursi, atau kaki meja.
Gunakanlah alat pengisap debu atau kemoceng untuk menghilangkan jaring laba-laba dan telur dan debu. Bersihkanlah setidaknya dua kali setahun.

2. Dinding
Debu dapat melekat pada permukaan vertikal maupun horizontal. Bukalah tirai dan nyalakan semua lampu lalu kamu pasti akan kaget karena melihat banyak debu di dindingmu. Jika kamu memiliki wallpaper bertekstur, lebih banyak debu yang mengintai.
Mulailah dari bagian atas dinding. Yang terakhir bersihkan semua dinding yang tidak rata atau dinding yang ada di sekitar sakelar lampu dan gagang pintu.
Baca juga: 'Tanaman Uang' Mampu Tingkatkan Finansial? Jangan Harap, Berikut Fungsi Sebenarnya
3. Bagian Atas Rak, Pintu, dan Bingkai Fot
Saat kamu bersih-bersih, luangkan waktu untuk melihat ke atas. Kamu mungkin melihat lebih banyak kotoran daripada yang kamu inginkan. Kita cenderung mengabaikan apa yang ada di luar jangkauan pandangan kita.
Maka, secara rutin bersihkanlah bagian atas kusen pintu, dapur dan lemari penyimpanan tinggi, bingkai foto dan sudut langit-langit.
Saat kamu di sana, periksa lampu dan kipas di langit-langit. Kain lap sekali pakai dengan pegangan yang dapat diperpanjang adalah alat terbaik untuk menangkap debu dan jaring laba-laba. Jika kamu tidak memilikinya, gunakan kain mikrofiber yang bersih dan kencangkan ke gagang sapu atau pel dengan karet gelang.4. Ventilasi
Jika rumahmu memiliki AC, pasti ada saluran yang menghubungkan  sistemnya ke ruangan di rumahmu. Begitu juga ventilasi udara, udara  panas atau udara dingin keluar masuk melaluinya.
Jika udara yang kembali disaring tapi terjebak partikel debu, udara  itu akan menjadi kotor atau udara tidak akan keluar. Gunakanlah  pembersih filter penyaring udara. Kemudian, saat kamu mengganti  penyaring udara itu luangkanlah waktumu untuk membersihkan ventilasi  juga.
Pastikan untuk membersihkan secara menyeluruh penyaring udara secara rutin dan ventilasi unit jendela.
Baca Juga: Menata Rumah Versi Feng Shui, Perhatikan 7 Titik Ini
5. Lantai Lemari
Sangat mudah saat mengetahui waktu untuk membersihkan lemari, mulai  dari baju-baju yang dijejali sembarangan, tumpukan baju hingga tinggi,  dan barang-barang yang jatuh saat membuka pintu lemari.
Tapi, apakah kamu juga membersihkan lantai lemari? Lantai lemari bisa menjadi tempat berkembang biak bagi jamur serta serangga.
6. Alat Penyedot Debu dan Alat Pembersih Lainnya
Jika alat pembersih mu ternyata kotor, berarti saat kamu  bersih-bersih, kamu hanya menyebarkan debu saja. Kapan terakhir kali  kamu membersihkan alat penyedot debu, pel, atau sikat gosok?

Tentu saja, kamu akan mengosongkan debu-debu yang ada di dalam  penyedot debu. Tetapi, wadah debu yang ada di penyedot debu pasti jarang  dibersihkan. Bersihkanlah wadah debu itu secara seksama setiap  bulannya. Kamu dapat mencucinya dengan sabun dan air panas, lalu  kemudian keringkan.
Mungkin, ada juga penyaring debu yang harus dicuci atau diganti.  Periksalah penyaring debu itu, lalu bersihkan. Jika kamu melakukan hal  ini, pasti saat bersih-bersih menggunakan penyedot debu akan lebih  efektif.
Begitu juga dengan kain pel, spons, dan sikat penggosok yang harus  dibersihkan dengan air panas beserta sabun setelah pemakaian. Spons  dapur juga dapat menyebarkan bakteri berbahaya jika tidak ditangani  dengan tepat.
Baca Juga: Bosan Tampilan Rumah Itu-Itu Aja? Ini 7 Tips Membuat Suasana Baru
7. Tanaman Di Dalam Ruangan
Baik tanaman asli atau palsu, keduanya bisa mengumpulkan debu.  Sebagian besar tanaman sebaiknya diberi air untuk membersihkan  daun-daunnya. Jika tidak, kamu dapat menggunakan kain mikrofiber atau  kain lap sekali pakai dalam membersihkan dedaunan.
Tidak hanya itu, tanaman palsu juga bisa dilap dengan kain basah kemudian dikeringkan menggunakan pengering rambut.</content:encoded></item></channel></rss>
