<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Targetkan Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Ini Pesan Sandiaga Uno</title><description>Baru-baru ini Indonesia menargetkan total nilai perdagangan mencapai USD7 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno"/><item><title>Targetkan Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Ini Pesan Sandiaga Uno</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno</guid><pubDate>Rabu 20 November 2019 14:24 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno-WwmtKPpldB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/20/320/2132213/targetkan-nilai-perdagangan-usd7-triliun-ini-pesan-sandiaga-uno-WwmtKPpldB.jpg</image><title>Sandiaga Uno (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Baru-baru ini Indonesia menargetkan total nilai perdagangan mencapai USD7 triliun. Namun, target ini masih sulit tercapai karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia sendiri masih di level 5% per tahun.

Jika pertumbuhan ekonomi yang Indonesia miliki terus tertahan di angka 5%, maka potensi total nilai perdagangan yang bisa tercapai hanyalah USD5 triliun. Untuk itu, pengusaha Sandiaga Uno berpesan agar target tersebut dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Incar Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup
&quot;Saat ini outlook Indonesia sebagai ekonomi dengan total skala USD7 triliun. Dan itu perlu dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dengan inovasi,&quot; kata Sandi di JW Marriott Hotel, Rabu (20/11/2019).
&amp;nbsp;
Selain itu, Sandi juga menyarankan untuk menjadikan milenial sebagai lokomotif pembangunan. Dengan demikian, anak-anak mudah diharapkan bisa menjadi pengusaha, berani mengambil risiko, hingga menciptakan lapangan pekerjaan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Milenial Jadi Kunci Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi
&quot;Dengan menitikberatkan anak-anak muda sebagai lokomotif pembangunan, ke depannya anak muda harus mampu berani ambil risiko, menjadi entrepreneur atau pengusaha yang bisa ikut mengambil peran dalam menciptakan lapangan pekerjaan,&quot; sarannya.

Menurutnya, milenial sendirilah yang bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Apalagi, saat ini lapangan pekerjaan yang berkualitas sulit ditemukan sehingga milenial perlu ambil andil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ilmuwan Putar Otak untuk Tingkatkan Perekonomian Tapi Tak Korbankan Lingkungan
&quot;Karena sekarang lapangan pekerjaan yang berkualitas susah didapat, terutama untuk generasi muda, nah ini bisa diselesaikan oleh anak-anak muda yang biasa kita kenal milenial,&quot; ucap Sandi.Bagaimanapun juga, mantan calon Wakil Presiden ini optimis bahwa  ekonomi Indonesia bisa terbangun. Dengan catatan, menyelesaikan segala  pekerjaan rumah seperti mensederhanakan regulasi, serta kemudahan untuk  berbisnis.

&quot;Optimisme terhadap ekonomi Indonesia yang akan terbangun betul-betul  menjadi landasan dari harapan bersama kita. Tentunya banyak PR  bagaimana regulasi dipersimpel, kemudahan berbisnis terus dipacu dan ini  adalah PR bersama kita. Ujung-ujungnya adalah lapangan pekerjaan yang  perlu kita ciptakan melalui kerjasama melalui kolaborasi memastikan  investasi akan terus masuk di sektor-sektor utama,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Baru-baru ini Indonesia menargetkan total nilai perdagangan mencapai USD7 triliun. Namun, target ini masih sulit tercapai karena pertumbuhan ekonomi di Indonesia sendiri masih di level 5% per tahun.

Jika pertumbuhan ekonomi yang Indonesia miliki terus tertahan di angka 5%, maka potensi total nilai perdagangan yang bisa tercapai hanyalah USD5 triliun. Untuk itu, pengusaha Sandiaga Uno berpesan agar target tersebut dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Incar Nilai Perdagangan USD7 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi 5% Tak Cukup
&quot;Saat ini outlook Indonesia sebagai ekonomi dengan total skala USD7 triliun. Dan itu perlu dikerjakan dengan sungguh-sungguh, dengan inovasi,&quot; kata Sandi di JW Marriott Hotel, Rabu (20/11/2019).
&amp;nbsp;
Selain itu, Sandi juga menyarankan untuk menjadikan milenial sebagai lokomotif pembangunan. Dengan demikian, anak-anak mudah diharapkan bisa menjadi pengusaha, berani mengambil risiko, hingga menciptakan lapangan pekerjaan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Milenial Jadi Kunci Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi
&quot;Dengan menitikberatkan anak-anak muda sebagai lokomotif pembangunan, ke depannya anak muda harus mampu berani ambil risiko, menjadi entrepreneur atau pengusaha yang bisa ikut mengambil peran dalam menciptakan lapangan pekerjaan,&quot; sarannya.

Menurutnya, milenial sendirilah yang bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada. Apalagi, saat ini lapangan pekerjaan yang berkualitas sulit ditemukan sehingga milenial perlu ambil andil.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ilmuwan Putar Otak untuk Tingkatkan Perekonomian Tapi Tak Korbankan Lingkungan
&quot;Karena sekarang lapangan pekerjaan yang berkualitas susah didapat, terutama untuk generasi muda, nah ini bisa diselesaikan oleh anak-anak muda yang biasa kita kenal milenial,&quot; ucap Sandi.Bagaimanapun juga, mantan calon Wakil Presiden ini optimis bahwa  ekonomi Indonesia bisa terbangun. Dengan catatan, menyelesaikan segala  pekerjaan rumah seperti mensederhanakan regulasi, serta kemudahan untuk  berbisnis.

&quot;Optimisme terhadap ekonomi Indonesia yang akan terbangun betul-betul  menjadi landasan dari harapan bersama kita. Tentunya banyak PR  bagaimana regulasi dipersimpel, kemudahan berbisnis terus dipacu dan ini  adalah PR bersama kita. Ujung-ujungnya adalah lapangan pekerjaan yang  perlu kita ciptakan melalui kerjasama melalui kolaborasi memastikan  investasi akan terus masuk di sektor-sektor utama,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
