<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Rahasia Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia, Ini Faktanya</title><description>Jumlah miliarder di dunia terus menaik setiap tahunnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/23/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/23/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya"/><item><title>   Rahasia Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia, Ini Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/23/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/23/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya</guid><pubDate>Sabtu 23 November 2019 08:22 WIB</pubDate><dc:creator>Maylisda Frisca Elenor Solagracia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/22/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya-4VWJs0l9Yt.png" expression="full" type="image/jpeg">Bill Gates (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/22/320/2133231/rahasia-bill-gates-kembali-jadi-orang-terkaya-di-dunia-ini-faktanya-4VWJs0l9Yt.png</image><title>Bill Gates (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Jumlah miliarder di dunia terus menaik setiap tahunnya. Diperkirakan jumlahnya mencapai 2.000-an orang sampai saat ini.
Belum lama ini, Bloomberg merilis daftar orang terkaya di dunia. Daftar menunjukkan bahwa Bill Gates kembali meraih posisi pertama dalam daftar ini.
Baca Juga: 2 Miliarder Indonesia Terdepak dari Daftar Orang Terkaya di Dunia
Berikut ini data yang dikumpulkan oleh Okezone.com mengenai orang terkaya di dunia versi Bloomberg, Jakarta, Sabtu (23/11/2019):
1. Bill Gates (USD110 miliar atau Rp1.548 triliun)
Gates mendirikan perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft. ia memiliki sekitar 1% dari perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington. Sisa kekayaannya dikelola melalui Cascade Investment, yang mengendalikan saham di banyak perusahaan publik, termasuk Kereta Api Nasional Kanada, Deere dan Ecolab.
Kekayaan bersih Bill Gates tercatat mencapai USD110 miliar atau sekira Rp1.547 triliun (kurs Rp14.069). Jumlah ini telah mengalami kenaikan sebesar USD485 juta atau sekira Rp6,8 triliun.
Gates mendapatkan kembali posisinya karena saham Microsoft (MSFT) berhasil naik hampir 48% pada tahun ini. Hal ini tentu sangat membantu meningkatkan nilai sahamnya di perusahaan.
Baca Juga: Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya berkat Saham Microsoft
2. Jeff Bezos (USD109 Miliar atau Rp1.534 Triliun)
Mendirikan Amazon, perusahaan milik Bezos yang berbasis di Seattle ini menjual buku, barang-barang rumah tangga, dan produk lainnya melalui situs web andalannya. Perusahaan ini juga mengontrol rantai grosir Whole Foods dan menawarkan komputasi awan dan layanan streaming video. Amazon melaporkan pendapatan sebesar USD233 miliar atau sekira Rp3.279 triliun (kurs Rp14.074) pada 2018.
Pendiri Amazon ini sering berinvestasi pada perusahaan besar atau startup di bidang dirgantara, seperti Washington Post, Blue Origin, Uber.
&amp;nbsp;3. Bernard Arnault (USD103 Miliar atau Rp1.449 Triliun)
Orang terkaya di Perancis ini merupakan presiden perusahaan pembuat  barang mewah terbesar di dunia, LVMH Hennessy Louis Vuitton yang menjual  produk-produk termasuk barang-barang kulit Louis Vuitton, jam tangan  TAG Heuer, dan sampanye Dome Perignon. Dia mengendalikan sekitar  setengah dari LVMH, yang memiliki pendapatan 46,8 miliar euro pada 2018
Konglomerat yang berbasis di Paris melaporkan pertumbuhan yang  signifikan di seluruh dunia, termasuk Asia. Penjualan LVMH di Asia,  tidak termasuk Jepang, tumbuh sebesar 12% pada kuartal tersebut.
Dengan kekayaannya tersebut dia langsung &amp;ldquo;bergabung&amp;rdquo; dengan jajaran  miliarder elite yang memiliki kekayaan di atas USD100 miliar, yakni  pendiri Amazon.com Jeff Bezos dan pemilik Microsoft Bill Gates.Tak  heran, saat ini dia masuk jajaran centibilionaires.
4. Warren Buffett (USD86,6 Miliar atau Rp1.218 Triliun)
Buffet merupakan presiden dan pemegang saham terbesar dari Berkshire  Hathaway, kelompok investasi yang memberikan kenaikan 20,5% per tahun  dalam nilai pasar sejak 1953. The Omaha, perusahaan yang berbasis di  Nebraska memiliki Geico, Clayton Homes dan Dairy Queen, dan memiliki  saham di Coca Cola dan American Express.
Perusahaan Berkshire Hathaway telah melaporkan penerimaan mereka  dalam laporan keuangan kuartal III-2019. Perusahaan yang dijalankan oleh  investor bertangan dingin, Warren Buffett ini, mengalami peningkatan  penerimaan hingga mencetak rekor.
Berkshire Hathaway berhasil mengakhiri kuartal dengan USD128 miliar  dalam bentuk tunai, meskipun mereka membeli kembali sahamnya sendiri  yang bernilai USD700 juta. Ini juga semakin menekankan fakta bahwa  Buffett memang sering menggunakan sejumlah besar uangnya untuk melakukan  akuisisi. Kesepakatan besar terakhir Buffett terjadi pada Januari 2016.
&amp;nbsp;5. Mark Zuckerberg (USD74,5 Miliar atau Rp1.048 Triliun)
Pria ini adalah pendiri sekaligus kepala eksekutif perusahaan di   balik jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook. Perusahaan yang   berbasis di California memiliki pendapatan USD56 miliar pada 2018 dan   memiliki lebih dari 2 miliar pengguna bulanan. Penawaran umum perdana   pada tahun 2012 adalah IPO teknologi terbesar yang pernah ada saat itu.
Pria yang pernah berkuliah di Harvard University ini juga   berinvestasi di tempat lain. Perusahaan startup adalah kesukaan tempat   investasi pendiri Facebook ini.
6. Amancio Ortega (USD67,6 Miliar atau Rp951 Triliun)
Ortega memiliki 59 persen saham Inditex, pengecer pakaian terbesar di   dunia. Arteixo, perusahaan yang berbasis di Spanyol adalah induk dari   Zara dan tujuh merek ritel lainnya, mengoperasikan lebih dari 7.400  toko  dan memiliki pendapatan 26,1 miliar euro (USD29,8 miliar) pada  tahun  hingga Januari 2019.
Pendiri ritel fashion Zara itu sempat mengungguli Bill Gates menjadi   orang terkaya di dunia pada 2017. Namun, raihan Ortega ini hanya   bertahan selama beberapa jam saja saat harga sahamnya meningkat drastis.
&amp;nbsp;7. Larry Page (USD64,3 Miliar atau Rp904 Triliun)
Page merupakan CEO dari perusahaan induk untuk Google, Alphabet. Ia    ikut mendirikan perusahaan Mountain View, yang berbasis di California    pada tahun 1998, yang menangani sekitar 1 triliun pencarian setahun dan    melaporkan pendapatan USD137 miliar pada tahun 2018. Unit lain  termasuk   divisi penelitiannya, Google X.
Larry memiliki banyak investasi, mulai dari mobil terbang hingga pesawat luar angkasa.
8. Sergey Brin (USD62,4 Miliar atau Rp878 Triliun)
Bersama Page, Sergey Brin juga menjadi salah satu pendiri dari mesin    pencari internet Google. Ia merupakan CEO dari perusahaan induk untuk    Google, Alphabet. Brin mempelajari ilmu komputer dan matematika  sebelum   mendirikan Google dengan Larry Page.
Berkantor pusat di Silicon Valley California, Google mengadakan    penawaran umum perdana pada bulan Agustus 2004, membuat Brin dan Page    menjadi milyarder. Google telah menjadi mesin pencari paling populer di    dunia, menerima rata-rata lebih dari satu triliun pencarian dalam   sehari  pada tahun 2016.9. Charles Koch (USD61,7 Miliar atau Rp868 Triliun)
 
&amp;nbsp;
Pria ini merupakan presiden dan kepala eksekutif Koch Industries,     bisnis terbesar kedua di AS. Konglomerat yang berbasis di Wichita,     Kansas ini beroperasi dalam penyulingan minyak, saluran pipa,     perdagangan komoditas, peternakan dan pulp kertas, dan memiliki     pendapatan tahunan sekitar USD110 miliar.
Charles dan almarhum David Koch mengambil kendali dari ayah mereka     Fred Koch untuk menjalankan Koch Industries, yang saat ini merupakan     perusahaan swasta terbesar kedua di dunia. Korporasi terlibat dalam     berbagai industri mulai dari teknologi kimia dan pertambangan, hingga     memelihara sapi untuk daging sapi.
10. Julia Flesher Koch (USD61,7 miliar atau Rp868 Triliun)
 
&amp;nbsp;
Flesher Koch merupakan mantan istri dari David Koch. Konglomerat yang     berbasis di Wichita, Kansas ini beroperasi dalam penyulingan minyak,     saluran pipa, perdagangan komoditas, peternakan dan pulp kertas, dan     memiliki pendapatan tahunan sekitar USD110 miliar.
Melansir celebritynetworth, Senin (18/11/2019), Julia mewarisi USD41     miliar dari almarhum suaminya. Perempuan ini, bersama dengan tiga     anaknya mewarisi 42% saham di Koch Industries. Ketiga anak Koch berusia     di bawah 25 tahun.
Sekarang, Julia Koch, dan ketiga anaknya, Mary Julia, John Mark, dan     David Koch Jr memiliki kekayaan USD41 miliar atau setara Rp575,3    triliun  (kurs Rp14.033).</description><content:encoded>JAKARTA - Jumlah miliarder di dunia terus menaik setiap tahunnya. Diperkirakan jumlahnya mencapai 2.000-an orang sampai saat ini.
Belum lama ini, Bloomberg merilis daftar orang terkaya di dunia. Daftar menunjukkan bahwa Bill Gates kembali meraih posisi pertama dalam daftar ini.
Baca Juga: 2 Miliarder Indonesia Terdepak dari Daftar Orang Terkaya di Dunia
Berikut ini data yang dikumpulkan oleh Okezone.com mengenai orang terkaya di dunia versi Bloomberg, Jakarta, Sabtu (23/11/2019):
1. Bill Gates (USD110 miliar atau Rp1.548 triliun)
Gates mendirikan perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft. ia memiliki sekitar 1% dari perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington. Sisa kekayaannya dikelola melalui Cascade Investment, yang mengendalikan saham di banyak perusahaan publik, termasuk Kereta Api Nasional Kanada, Deere dan Ecolab.
Kekayaan bersih Bill Gates tercatat mencapai USD110 miliar atau sekira Rp1.547 triliun (kurs Rp14.069). Jumlah ini telah mengalami kenaikan sebesar USD485 juta atau sekira Rp6,8 triliun.
Gates mendapatkan kembali posisinya karena saham Microsoft (MSFT) berhasil naik hampir 48% pada tahun ini. Hal ini tentu sangat membantu meningkatkan nilai sahamnya di perusahaan.
Baca Juga: Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya berkat Saham Microsoft
2. Jeff Bezos (USD109 Miliar atau Rp1.534 Triliun)
Mendirikan Amazon, perusahaan milik Bezos yang berbasis di Seattle ini menjual buku, barang-barang rumah tangga, dan produk lainnya melalui situs web andalannya. Perusahaan ini juga mengontrol rantai grosir Whole Foods dan menawarkan komputasi awan dan layanan streaming video. Amazon melaporkan pendapatan sebesar USD233 miliar atau sekira Rp3.279 triliun (kurs Rp14.074) pada 2018.
Pendiri Amazon ini sering berinvestasi pada perusahaan besar atau startup di bidang dirgantara, seperti Washington Post, Blue Origin, Uber.
&amp;nbsp;3. Bernard Arnault (USD103 Miliar atau Rp1.449 Triliun)
Orang terkaya di Perancis ini merupakan presiden perusahaan pembuat  barang mewah terbesar di dunia, LVMH Hennessy Louis Vuitton yang menjual  produk-produk termasuk barang-barang kulit Louis Vuitton, jam tangan  TAG Heuer, dan sampanye Dome Perignon. Dia mengendalikan sekitar  setengah dari LVMH, yang memiliki pendapatan 46,8 miliar euro pada 2018
Konglomerat yang berbasis di Paris melaporkan pertumbuhan yang  signifikan di seluruh dunia, termasuk Asia. Penjualan LVMH di Asia,  tidak termasuk Jepang, tumbuh sebesar 12% pada kuartal tersebut.
Dengan kekayaannya tersebut dia langsung &amp;ldquo;bergabung&amp;rdquo; dengan jajaran  miliarder elite yang memiliki kekayaan di atas USD100 miliar, yakni  pendiri Amazon.com Jeff Bezos dan pemilik Microsoft Bill Gates.Tak  heran, saat ini dia masuk jajaran centibilionaires.
4. Warren Buffett (USD86,6 Miliar atau Rp1.218 Triliun)
Buffet merupakan presiden dan pemegang saham terbesar dari Berkshire  Hathaway, kelompok investasi yang memberikan kenaikan 20,5% per tahun  dalam nilai pasar sejak 1953. The Omaha, perusahaan yang berbasis di  Nebraska memiliki Geico, Clayton Homes dan Dairy Queen, dan memiliki  saham di Coca Cola dan American Express.
Perusahaan Berkshire Hathaway telah melaporkan penerimaan mereka  dalam laporan keuangan kuartal III-2019. Perusahaan yang dijalankan oleh  investor bertangan dingin, Warren Buffett ini, mengalami peningkatan  penerimaan hingga mencetak rekor.
Berkshire Hathaway berhasil mengakhiri kuartal dengan USD128 miliar  dalam bentuk tunai, meskipun mereka membeli kembali sahamnya sendiri  yang bernilai USD700 juta. Ini juga semakin menekankan fakta bahwa  Buffett memang sering menggunakan sejumlah besar uangnya untuk melakukan  akuisisi. Kesepakatan besar terakhir Buffett terjadi pada Januari 2016.
&amp;nbsp;5. Mark Zuckerberg (USD74,5 Miliar atau Rp1.048 Triliun)
Pria ini adalah pendiri sekaligus kepala eksekutif perusahaan di   balik jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook. Perusahaan yang   berbasis di California memiliki pendapatan USD56 miliar pada 2018 dan   memiliki lebih dari 2 miliar pengguna bulanan. Penawaran umum perdana   pada tahun 2012 adalah IPO teknologi terbesar yang pernah ada saat itu.
Pria yang pernah berkuliah di Harvard University ini juga   berinvestasi di tempat lain. Perusahaan startup adalah kesukaan tempat   investasi pendiri Facebook ini.
6. Amancio Ortega (USD67,6 Miliar atau Rp951 Triliun)
Ortega memiliki 59 persen saham Inditex, pengecer pakaian terbesar di   dunia. Arteixo, perusahaan yang berbasis di Spanyol adalah induk dari   Zara dan tujuh merek ritel lainnya, mengoperasikan lebih dari 7.400  toko  dan memiliki pendapatan 26,1 miliar euro (USD29,8 miliar) pada  tahun  hingga Januari 2019.
Pendiri ritel fashion Zara itu sempat mengungguli Bill Gates menjadi   orang terkaya di dunia pada 2017. Namun, raihan Ortega ini hanya   bertahan selama beberapa jam saja saat harga sahamnya meningkat drastis.
&amp;nbsp;7. Larry Page (USD64,3 Miliar atau Rp904 Triliun)
Page merupakan CEO dari perusahaan induk untuk Google, Alphabet. Ia    ikut mendirikan perusahaan Mountain View, yang berbasis di California    pada tahun 1998, yang menangani sekitar 1 triliun pencarian setahun dan    melaporkan pendapatan USD137 miliar pada tahun 2018. Unit lain  termasuk   divisi penelitiannya, Google X.
Larry memiliki banyak investasi, mulai dari mobil terbang hingga pesawat luar angkasa.
8. Sergey Brin (USD62,4 Miliar atau Rp878 Triliun)
Bersama Page, Sergey Brin juga menjadi salah satu pendiri dari mesin    pencari internet Google. Ia merupakan CEO dari perusahaan induk untuk    Google, Alphabet. Brin mempelajari ilmu komputer dan matematika  sebelum   mendirikan Google dengan Larry Page.
Berkantor pusat di Silicon Valley California, Google mengadakan    penawaran umum perdana pada bulan Agustus 2004, membuat Brin dan Page    menjadi milyarder. Google telah menjadi mesin pencari paling populer di    dunia, menerima rata-rata lebih dari satu triliun pencarian dalam   sehari  pada tahun 2016.9. Charles Koch (USD61,7 Miliar atau Rp868 Triliun)
 
&amp;nbsp;
Pria ini merupakan presiden dan kepala eksekutif Koch Industries,     bisnis terbesar kedua di AS. Konglomerat yang berbasis di Wichita,     Kansas ini beroperasi dalam penyulingan minyak, saluran pipa,     perdagangan komoditas, peternakan dan pulp kertas, dan memiliki     pendapatan tahunan sekitar USD110 miliar.
Charles dan almarhum David Koch mengambil kendali dari ayah mereka     Fred Koch untuk menjalankan Koch Industries, yang saat ini merupakan     perusahaan swasta terbesar kedua di dunia. Korporasi terlibat dalam     berbagai industri mulai dari teknologi kimia dan pertambangan, hingga     memelihara sapi untuk daging sapi.
10. Julia Flesher Koch (USD61,7 miliar atau Rp868 Triliun)
 
&amp;nbsp;
Flesher Koch merupakan mantan istri dari David Koch. Konglomerat yang     berbasis di Wichita, Kansas ini beroperasi dalam penyulingan minyak,     saluran pipa, perdagangan komoditas, peternakan dan pulp kertas, dan     memiliki pendapatan tahunan sekitar USD110 miliar.
Melansir celebritynetworth, Senin (18/11/2019), Julia mewarisi USD41     miliar dari almarhum suaminya. Perempuan ini, bersama dengan tiga     anaknya mewarisi 42% saham di Koch Industries. Ketiga anak Koch berusia     di bawah 25 tahun.
Sekarang, Julia Koch, dan ketiga anaknya, Mary Julia, John Mark, dan     David Koch Jr memiliki kekayaan USD41 miliar atau setara Rp575,3    triliun  (kurs Rp14.033).</content:encoded></item></channel></rss>
