<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konsumsi Ikan Masyarakat RI Baru 50,49 Kg, Belum Capai Target</title><description>Ikan menjadi salah satu makanan yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target"/><item><title>Konsumsi Ikan Masyarakat RI Baru 50,49 Kg, Belum Capai Target</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target</guid><pubDate>Minggu 24 November 2019 10:22 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target-hz0W8f6hmc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konsumsi Ikan Masyarakat RI Belum Capai Target (Foto: Okezone.com/Dias)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/24/320/2133748/konsumsi-ikan-masyarakat-ri-baru-50-49-kg-belum-capai-target-hz0W8f6hmc.jpg</image><title>Konsumsi Ikan Masyarakat RI Belum Capai Target (Foto: Okezone.com/Dias)</title></images><description> 
JAKARTA - Ikan menjadi salah satu makanan yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Tidak hanya itu, banyak pula yang percaya bahwa dengan mengkonsumsi ikan, maka kecerdasan kira turut meningkat.
Baca Juga: Baru 3 Provinsi Bebas Stunting, KKP Gencar Kampanye Makan Ikan
Untuk itu, hal ini terus digalakkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bahkan, target makan ikan per kapita yang ditetapkan oleh KKP pada tahun ini mencapai 54 kg per kapita.

&quot;Target makan ikan kita tahun 2019 itu per kapitanya mencapai 54 kg, saat ini per Oktober baru 50,49 kg. Semoga target ini bisa tercapai dengan semangat,&quot; ungkap Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Agus Suherman di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019).
Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Intip Serunya Susi Pudjiastuti Makan Ikan di Pantai
Selain itu, Agus juga turut mengatakan alasan di balik penggalakan program konsumsi ikan ini. Dia menyatakan kalau ikan memiliki kandungan yang bagus untuk gizi.

&quot;Kita tahu kandungan makan ikan seperti omega 3 cukup bagus untuk gizi. Ini sangat penting bagi kita, bagi masyarakat Indonesia,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Kemudian, Agus juga mengungkapkan kalau target konsumsi ikan per  kapita akan meningkat pada tahun depan. Terutama bagi anak usia dini,  menurutnya sangat penting bagi anak sejak dini mengetahui pentingnya  mengkonsumsi ikan.

&quot;Untuk 2020 kita mengincar angka 56 kg perkapita. Sejak usia dini  mereka harus mengenal, tahu mengonsumsi ikan itu untuk kecerdasan,  kesehatan, dan kekuatan mereka,&quot; ucap Agus.

Perlu diketahui, saat ini KKP sedang menggelar Festival Perikanan  Nusantara di Monas hari ini. Di sana, kegiatan lomba kostum, makan ikan  gratis, hingga cek kesehatan tulang sedang dilaksanakan.
&amp;nbsp;
 
Makan Ikan Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas), Kementerian  Kelautan dan Perikanan mengadakan Festival Perikanan Nusantara hari  ini. Adapun lokasi yang dijadikan basis dari festival ini berada di sisi  timur Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Berdasarkan pantauan Okezone, Minggu (24/11/2019), ratusan orang  tampak turut meramaikan festival ini. Pasalnya, akan diadakan  pertunjukan lomba parade kostum ikan, gerak dan lagu Himpaudi,  pemeriksaan gratis kesehatan tulang, hingga makan ikan gratis di sini.

Kreativitas para peserta pun terlihat dari kostumnya masing-masing.  Mereka semua menggunakan kostum yang terbuat dari plastik, kardus,  kaset, serta gabus. Selain itu, kostum yang dikenakan pun berkaitan  dengan kelautan, ada yang memakai kostum ikan, udang, dan kura-kura.
&amp;nbsp;Namun, sayangnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selaku tuan   rumah batal menghadiri acara ini. Untuk itu Kepala Dinas Ketahanan   Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Darjamuni mewakilinya.

&quot;Beliau menyampaikan salam hormat pada kita semua, dan dia   berterimakasih karena memberi kesempatan pada DKI untuk jadi tuan   rumah,&quot; ujar Darjamuni.

&quot;Festival ini bagus karena bisa meningkatkan konsumsi ikan di Jakarta   dan mengenalkan ikan kepada anak-anak di usia dini,&quot; tambahnya.

Pada kesempatan kali ini, Himpaudi turut mengirim seluruh   perwakilannya dari 34 provinsi. Bahkan, mereka mengaku ingin   menggelorakan diri untuk perikanan.

&quot;34 provinsi ikuti festival ini. Pada 2015 kami mendapatkan MURI   rekor dunia kerjasama dengan KKP dalam rangka gemar ikan. Indonesia   cerdas ke depan karena makan ikan. Kami gelorakan makan ikan di seluruh   indonesia,&quot; Ketua Umum Himpaudi Netti Herawati.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Ikan menjadi salah satu makanan yang dipercaya dapat meningkatkan kesehatan tubuh manusia. Tidak hanya itu, banyak pula yang percaya bahwa dengan mengkonsumsi ikan, maka kecerdasan kira turut meningkat.
Baca Juga: Baru 3 Provinsi Bebas Stunting, KKP Gencar Kampanye Makan Ikan
Untuk itu, hal ini terus digalakkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Bahkan, target makan ikan per kapita yang ditetapkan oleh KKP pada tahun ini mencapai 54 kg per kapita.

&quot;Target makan ikan kita tahun 2019 itu per kapitanya mencapai 54 kg, saat ini per Oktober baru 50,49 kg. Semoga target ini bisa tercapai dengan semangat,&quot; ungkap Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Agus Suherman di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019).
Baca Juga: Tak Lagi Jadi Menteri, Intip Serunya Susi Pudjiastuti Makan Ikan di Pantai
Selain itu, Agus juga turut mengatakan alasan di balik penggalakan program konsumsi ikan ini. Dia menyatakan kalau ikan memiliki kandungan yang bagus untuk gizi.

&quot;Kita tahu kandungan makan ikan seperti omega 3 cukup bagus untuk gizi. Ini sangat penting bagi kita, bagi masyarakat Indonesia,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;Kemudian, Agus juga mengungkapkan kalau target konsumsi ikan per  kapita akan meningkat pada tahun depan. Terutama bagi anak usia dini,  menurutnya sangat penting bagi anak sejak dini mengetahui pentingnya  mengkonsumsi ikan.

&quot;Untuk 2020 kita mengincar angka 56 kg perkapita. Sejak usia dini  mereka harus mengenal, tahu mengonsumsi ikan itu untuk kecerdasan,  kesehatan, dan kekuatan mereka,&quot; ucap Agus.

Perlu diketahui, saat ini KKP sedang menggelar Festival Perikanan  Nusantara di Monas hari ini. Di sana, kegiatan lomba kostum, makan ikan  gratis, hingga cek kesehatan tulang sedang dilaksanakan.
&amp;nbsp;
 
Makan Ikan Gratis

Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional (Harkannas), Kementerian  Kelautan dan Perikanan mengadakan Festival Perikanan Nusantara hari  ini. Adapun lokasi yang dijadikan basis dari festival ini berada di sisi  timur Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Berdasarkan pantauan Okezone, Minggu (24/11/2019), ratusan orang  tampak turut meramaikan festival ini. Pasalnya, akan diadakan  pertunjukan lomba parade kostum ikan, gerak dan lagu Himpaudi,  pemeriksaan gratis kesehatan tulang, hingga makan ikan gratis di sini.

Kreativitas para peserta pun terlihat dari kostumnya masing-masing.  Mereka semua menggunakan kostum yang terbuat dari plastik, kardus,  kaset, serta gabus. Selain itu, kostum yang dikenakan pun berkaitan  dengan kelautan, ada yang memakai kostum ikan, udang, dan kura-kura.
&amp;nbsp;Namun, sayangnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan selaku tuan   rumah batal menghadiri acara ini. Untuk itu Kepala Dinas Ketahanan   Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Darjamuni mewakilinya.

&quot;Beliau menyampaikan salam hormat pada kita semua, dan dia   berterimakasih karena memberi kesempatan pada DKI untuk jadi tuan   rumah,&quot; ujar Darjamuni.

&quot;Festival ini bagus karena bisa meningkatkan konsumsi ikan di Jakarta   dan mengenalkan ikan kepada anak-anak di usia dini,&quot; tambahnya.

Pada kesempatan kali ini, Himpaudi turut mengirim seluruh   perwakilannya dari 34 provinsi. Bahkan, mereka mengaku ingin   menggelorakan diri untuk perikanan.

&quot;34 provinsi ikuti festival ini. Pada 2015 kami mendapatkan MURI   rekor dunia kerjasama dengan KKP dalam rangka gemar ikan. Indonesia   cerdas ke depan karena makan ikan. Kami gelorakan makan ikan di seluruh   indonesia,&quot; Ketua Umum Himpaudi Netti Herawati.
</content:encoded></item></channel></rss>
