<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Edhy Prabowo Bidik Ekspor Hasil Laut RI Rp84,5 Triliun</title><description>Ekspor menjadi salah satu andalan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia selain investasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun"/><item><title>   Edhy Prabowo Bidik Ekspor Hasil Laut RI Rp84,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun</guid><pubDate>Minggu 24 November 2019 14:53 WIB</pubDate><dc:creator>Adhyasta Dirgantara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun-c44fQEbx3u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ikan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/24/320/2133798/edhy-prabowo-bidik-ekspor-hasil-laut-ri-rp84-5-triliun-c44fQEbx3u.jpg</image><title>Ikan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Ekspor menjadi salah satu andalan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia selain investasi. Jenis ekspornya pun dari berbagai sektor, mulai dari tekstil, pertanian, hingga kelautan.

Namun, khusus ekspor perikanan dan kelautan hampir dapat dipastikan bahwa nilai ekspor kelautan tahun ini tidak akan tercapai. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

&quot;Ekspor kita tahun ini kan targetnya USD5,5 miliar, cuma mungkin tercapainya hanya sekitar USD4,8 sampai USD5 miliar,&quot; ujar Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Machmud di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019).
Baca Juga: Ekspor Perikanan Indonesia Melonjak 24% di Semester I-2019
Kementerian yang dipimpin Edhy Prabowo ini juga merincikan apa-apa saja yang masuk ke dalam ekspor kelautan tersebut, seperti ekspor yang berbentuk produk dan berupa bahan baku.

&quot;Dari segi jumlah, produk itu sekitar 1,2 juta ton. Kalau bahan baku mungkin sekitar 2 kali lipat jadi 2,5 juta ton,&quot; sebutnya.

&quot;Produk itu ada yang dibuat beku, kupas, sashimi, loin. Soalnya kan itu tidak semua daging. Loin itu udah bentuk daging, ada yang kupas untuk udang, itu totalnya sekitar 1,2 juta ton. Kalau bahan baku kan utuh, ikan utuhnya sekitar 2,5 juta ton,&quot; tambah Machmud.
Baca Juga: Ada 2.000 Kapal Nelayan Belum Perpanjang Izin, Pemerintah Kehilangan Rp5 Triliun
Meski demikian, KKP tetap pede untuk menaikkan target nilai ekspor kelautan tahun depan. Bahkan, Machmud berani menyebut nilainya, yakni mereka akan berusaha untuk mencapai nilai ekspor sebesar USD6 miliar atau setara Rp84,5 triliun.

&quot;Tahun depan targetnya USD6 miliar. Mudah-mudahan tercapai,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ekspor menjadi salah satu andalan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia selain investasi. Jenis ekspornya pun dari berbagai sektor, mulai dari tekstil, pertanian, hingga kelautan.

Namun, khusus ekspor perikanan dan kelautan hampir dapat dipastikan bahwa nilai ekspor kelautan tahun ini tidak akan tercapai. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

&quot;Ekspor kita tahun ini kan targetnya USD5,5 miliar, cuma mungkin tercapainya hanya sekitar USD4,8 sampai USD5 miliar,&quot; ujar Direktur Pemasaran Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Machmud di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019).
Baca Juga: Ekspor Perikanan Indonesia Melonjak 24% di Semester I-2019
Kementerian yang dipimpin Edhy Prabowo ini juga merincikan apa-apa saja yang masuk ke dalam ekspor kelautan tersebut, seperti ekspor yang berbentuk produk dan berupa bahan baku.

&quot;Dari segi jumlah, produk itu sekitar 1,2 juta ton. Kalau bahan baku mungkin sekitar 2 kali lipat jadi 2,5 juta ton,&quot; sebutnya.

&quot;Produk itu ada yang dibuat beku, kupas, sashimi, loin. Soalnya kan itu tidak semua daging. Loin itu udah bentuk daging, ada yang kupas untuk udang, itu totalnya sekitar 1,2 juta ton. Kalau bahan baku kan utuh, ikan utuhnya sekitar 2,5 juta ton,&quot; tambah Machmud.
Baca Juga: Ada 2.000 Kapal Nelayan Belum Perpanjang Izin, Pemerintah Kehilangan Rp5 Triliun
Meski demikian, KKP tetap pede untuk menaikkan target nilai ekspor kelautan tahun depan. Bahkan, Machmud berani menyebut nilainya, yakni mereka akan berusaha untuk mencapai nilai ekspor sebesar USD6 miliar atau setara Rp84,5 triliun.

&quot;Tahun depan targetnya USD6 miliar. Mudah-mudahan tercapai,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
