<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ditanya soal Mafia Migas, Ahok: Saya Bukan Godfather</title><description>Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather"/><item><title>   Ditanya soal Mafia Migas, Ahok: Saya Bukan Godfather</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather</guid><pubDate>Senin 25 November 2019 13:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather-GXIpOr1xIV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahok Resmi Jadi Komut Pertamina (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/25/320/2134096/ditanya-soal-mafia-migas-ahok-saya-bukan-godfather-GXIpOr1xIV.jpg</image><title>Ahok Resmi Jadi Komut Pertamina (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Masuknya Ahok di jajaran Komisaris ini masyarakat mengharapkan agar Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bisa memberantas mafia minyak dan gas bumi (migas).
Baca Juga: Gebrakan Pertama Ahok di Pertamina, Maksimalkan Nomor Pengaduan
Menanggapi hal tersebut, Ahok mengaku tak bisa berkomentar lebih banyak. Karena dirinya belum mengetahui secara rinci mengenai mafia migas yang banyak diserukan ini.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu maksud mafia migas tuh apa ya. Saya kan bukan godfather,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Pertamina, Ini Daftarnya!
Meskipun begitu lanjut Ahok, dirinya mengaku akan melakukan pengawasan lebih maksimal di tubuh Pertamina. Diharapkan, kinerja perusahaan minyak plat merah tersebut bisa lebih baik ke depannya.
&amp;ldquo;Saya hanya duduk bantu awasi jadi masyarakat bisa lihat perkembangan bagaimana hasil kerja kita, di lapangan seperti apa, hasilnya seperti apa itu ada kerjasama tim,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Ahok berharap dukungan masyarakat untuk mengawasi kinerja perseroan.  Misalnya dengan membuka banyak nomor pengaduan yang bisa dilaporkan  masyarakat.
&quot;Saya harapan dukungan doa masyarakat terus juga dukungan informasi  dari masyarakat informasi dari pengawasan jadi masyarakat melaporkan  kepada kami,&quot; kata Ahok.
Menurut Ahok, sistem pengaduan ini dinilai sangat penting untuk  membantu mengawasi kinerja perseroan. Semakin banyak aduan yang masuk  maka semakin bagus pula kinerja perseroan karena bisa mengetahui  kekurangan yang harus diperbaiki.
&quot;Jadi kami lihat sistem istilahnya kayak itu loh jadi kan selalu ada  nomor pengaduan kan semakin banyak ada nomir pengaduannsemakin banyak  melapor kita akan menolong kami melakukan pengawasan lebih baik,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Masuknya Ahok di jajaran Komisaris ini masyarakat mengharapkan agar Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bisa memberantas mafia minyak dan gas bumi (migas).
Baca Juga: Gebrakan Pertama Ahok di Pertamina, Maksimalkan Nomor Pengaduan
Menanggapi hal tersebut, Ahok mengaku tak bisa berkomentar lebih banyak. Karena dirinya belum mengetahui secara rinci mengenai mafia migas yang banyak diserukan ini.
&amp;ldquo;Saya enggak tahu maksud mafia migas tuh apa ya. Saya kan bukan godfather,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).
Baca Juga: Erick Thohir Rombak Direksi dan Komisaris Pertamina, Ini Daftarnya!
Meskipun begitu lanjut Ahok, dirinya mengaku akan melakukan pengawasan lebih maksimal di tubuh Pertamina. Diharapkan, kinerja perusahaan minyak plat merah tersebut bisa lebih baik ke depannya.
&amp;ldquo;Saya hanya duduk bantu awasi jadi masyarakat bisa lihat perkembangan bagaimana hasil kerja kita, di lapangan seperti apa, hasilnya seperti apa itu ada kerjasama tim,&amp;rdquo; katanya.
&amp;nbsp;Ahok berharap dukungan masyarakat untuk mengawasi kinerja perseroan.  Misalnya dengan membuka banyak nomor pengaduan yang bisa dilaporkan  masyarakat.
&quot;Saya harapan dukungan doa masyarakat terus juga dukungan informasi  dari masyarakat informasi dari pengawasan jadi masyarakat melaporkan  kepada kami,&quot; kata Ahok.
Menurut Ahok, sistem pengaduan ini dinilai sangat penting untuk  membantu mengawasi kinerja perseroan. Semakin banyak aduan yang masuk  maka semakin bagus pula kinerja perseroan karena bisa mengetahui  kekurangan yang harus diperbaiki.
&quot;Jadi kami lihat sistem istilahnya kayak itu loh jadi kan selalu ada  nomor pengaduan kan semakin banyak ada nomir pengaduannsemakin banyak  melapor kita akan menolong kami melakukan pengawasan lebih baik,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
