<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ahok Ditolak Serikat Pekerja Jadi Komut, Situasi Masih Kondusif</title><description>PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini situasi pasca penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif"/><item><title>   Ahok Ditolak Serikat Pekerja Jadi Komut, Situasi Masih Kondusif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif</guid><pubDate>Senin 25 November 2019 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif-Hu4zqtDJnp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahok Resmi Jadi Komut Pertamina (Foto: Okezone.com/Giri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/25/320/2134304/ahok-ditolak-serikat-pekerja-jadi-komut-situasi-masih-kondusif-Hu4zqtDJnp.jpg</image><title>Ahok Resmi Jadi Komut Pertamina (Foto: Okezone.com/Giri)</title></images><description>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini situasi pasca penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama  masih kondusif.
Baca Juga: Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Siap Mundur dari PDIP
Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, meskipun sempat mendapatkan penolakan, namun saat ini sudah kondisi sudah kembali kondusif. Bahkan sudah tak terdengar lagi adanya penolakan dari Serikat Pekerja Pertamina.

&quot;Kami belum ke kantor tapi sejauh ini suasana masih kondusif terkait dengan penunjukan Pak Basuki Tjahaja Purnama,&quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (25/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ditolak Serikat Pekerja Pertamina, Ahok: Dia Enggak Tahu Saya Lulusan S3 Mako Brimob
Asal tahu saja, penunjukan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina sempat mendapat penolakan dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Namun ditanya, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya menanggapinya dengan santai sambil bercanda.

&quot;(Mereka) kan belum kenal saya. Saya lulusan S3 Mako Brimob,&quot; ujarnya sambil diiringi gelak tawa
&amp;nbsp;Kendati demikian, Ahok berharap masyarakat bisa mendukungnya secara  penuh selama dirinya bertugas. Hal itu semata-mata agar kinerja  Pertamina semakin baik.

&quot;Saya minta yang pertama dukungan doa, yang kedua dukungan informasi  dari masyarakat. Fungsinya (Komut) kan pengawasan,&quot; kata Ahok.

Sebagai informasi, Serikat pekerja Pertamina secara terang-terangan  melakukan penolakan atas penunjukan Ahok sebagai bos di salah satu BUMN.  Penolakan ini muncul setelah adanya informasi penunjukan Ahok sebagai  Komut Pertamina.

Mereka membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap Ahok  untuk mengisi jabatan di Pertamina. Dalam spanduk tersebut tertulis  beberapa tuntutan, di antaranya Pertamina tetap wajib utuh, tolak siapa  pun yang suka bikin rusuh, memilih figur tukang gaduh, dan bersiaplah  Pertamina segera runtuh.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menyatakan saat ini situasi pasca penyerahan Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama  masih kondusif.
Baca Juga: Jadi Komisaris Utama Pertamina, Ahok Siap Mundur dari PDIP
Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, meskipun sempat mendapatkan penolakan, namun saat ini sudah kondisi sudah kembali kondusif. Bahkan sudah tak terdengar lagi adanya penolakan dari Serikat Pekerja Pertamina.

&quot;Kami belum ke kantor tapi sejauh ini suasana masih kondusif terkait dengan penunjukan Pak Basuki Tjahaja Purnama,&quot; ujarnya saat ditemui di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, Senin (25/11/2019).
&amp;nbsp;Baca Juga: Ditolak Serikat Pekerja Pertamina, Ahok: Dia Enggak Tahu Saya Lulusan S3 Mako Brimob
Asal tahu saja, penunjukan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina sempat mendapat penolakan dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Namun ditanya, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu hanya menanggapinya dengan santai sambil bercanda.

&quot;(Mereka) kan belum kenal saya. Saya lulusan S3 Mako Brimob,&quot; ujarnya sambil diiringi gelak tawa
&amp;nbsp;Kendati demikian, Ahok berharap masyarakat bisa mendukungnya secara  penuh selama dirinya bertugas. Hal itu semata-mata agar kinerja  Pertamina semakin baik.

&quot;Saya minta yang pertama dukungan doa, yang kedua dukungan informasi  dari masyarakat. Fungsinya (Komut) kan pengawasan,&quot; kata Ahok.

Sebagai informasi, Serikat pekerja Pertamina secara terang-terangan  melakukan penolakan atas penunjukan Ahok sebagai bos di salah satu BUMN.  Penolakan ini muncul setelah adanya informasi penunjukan Ahok sebagai  Komut Pertamina.

Mereka membentangkan spanduk yang berisi penolakan terhadap Ahok  untuk mengisi jabatan di Pertamina. Dalam spanduk tersebut tertulis  beberapa tuntutan, di antaranya Pertamina tetap wajib utuh, tolak siapa  pun yang suka bikin rusuh, memilih figur tukang gaduh, dan bersiaplah  Pertamina segera runtuh.
</content:encoded></item></channel></rss>
