<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Menhub Komplain Avtur Mahal, Bos Pertamina: Kita Sudah Kompetitif</title><description>Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali mengeluhkan tingginya harga avtur yang dijual kepada maskapai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif"/><item><title>   Menhub Komplain Avtur Mahal, Bos Pertamina: Kita Sudah Kompetitif</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif</guid><pubDate>Selasa 26 November 2019 14:02 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif-ZckeE0rqpk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bos Pertamina soal Avtur (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/26/320/2134602/menhub-komplain-avtur-mahal-bos-pertamina-kita-sudah-kompetitif-ZckeE0rqpk.jpg</image><title>Bos Pertamina soal Avtur (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali mengeluhkan tingginya harga avtur yang dijual kepada maskapai. Dirinya mengaku akan memanggil penjual avtur dari swasta agar harga lebih kompetitif.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Masih Mahal, Menhub Cari Pesaing Pertamina Jual Avtur
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, harga avtur yang dijual Pertamina saat ini sudah cukup kompetitif jika dibandingkan dengan negara lain, sehingga seharusnya tak ada lagi keluhan mengenai harga avtur yang terlalu mahal.

&quot;Mengenai harga, kita, kalau dari angka yang ada, hari ini kita sediakan avtur untuk airlines Indonesia di airport luar negeri. Jadi kita punya perbandingan harga, bagaimana antara harga di Indonesia dengan kilang luar. Dari gambaran itu, kita yakini harga avtur Pertamina sudah cukup kompetitif,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Raflles, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Baca Juga: Harga Avtur di Indonesia Mahal tapi di Singapura Murah, Begini Penjelasan Pertamina
Meskipun begitu, lanjut Nicke, dirinya menyadari jika harga avtur yang dijual di Indonesia timur masih mahal. Hal tersebut disebabkan keterbatasan infrastruktur yang dimiliki oleh perseroan.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59243/304349_medium.jpg&quot; alt=&quot;Eks Menhub Budi Karya Sumadi Merapat ke Istana&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Dirinya mencontohkan, avtur yang ada di Indonesia bagian timur ini  dipasok dari Cilacap dan dibawa menggunakan kapal menuju ke terminal  bahan bakar minyak (TBBM) besar. Selanjutnya dikirim lagi menggunakan  truk ke pelabuhan kecil untuk diangkut menggunakan kapal.

&quot;Kami sadari di Indonesia timur infrastrukturnya sulit, dibandingkan  negara tetangga yang enggak ada pulau terluar. Jadi kami loading  unloading-nya berkali-kali,&quot; katanya,

Namun secara keseluruhan, lanjut Nicke, saat ini harga jual avtur  yang dipatok Pertamina sudah mengikuti aturan dari Pemerintah. Ditambah  setiap dua pekan, Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap harga  avtur.

&quot;Tiap dua pekan (dievaluasi) dan ada formulanya. Harga avtur, BBM dan  solar. Itu pakai formula yang ditetapkan pemerintah. Kita ikuti aturan  saja,&quot; kata Nicke.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kembali mengeluhkan tingginya harga avtur yang dijual kepada maskapai. Dirinya mengaku akan memanggil penjual avtur dari swasta agar harga lebih kompetitif.
&amp;nbsp;Baca Juga: Harga Masih Mahal, Menhub Cari Pesaing Pertamina Jual Avtur
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, harga avtur yang dijual Pertamina saat ini sudah cukup kompetitif jika dibandingkan dengan negara lain, sehingga seharusnya tak ada lagi keluhan mengenai harga avtur yang terlalu mahal.

&quot;Mengenai harga, kita, kalau dari angka yang ada, hari ini kita sediakan avtur untuk airlines Indonesia di airport luar negeri. Jadi kita punya perbandingan harga, bagaimana antara harga di Indonesia dengan kilang luar. Dari gambaran itu, kita yakini harga avtur Pertamina sudah cukup kompetitif,&quot; ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Raflles, Jakarta, Selasa (26/11/2019).
Baca Juga: Harga Avtur di Indonesia Mahal tapi di Singapura Murah, Begini Penjelasan Pertamina
Meskipun begitu, lanjut Nicke, dirinya menyadari jika harga avtur yang dijual di Indonesia timur masih mahal. Hal tersebut disebabkan keterbatasan infrastruktur yang dimiliki oleh perseroan.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/22/59243/304349_medium.jpg&quot; alt=&quot;Eks Menhub Budi Karya Sumadi Merapat ke Istana&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Dirinya mencontohkan, avtur yang ada di Indonesia bagian timur ini  dipasok dari Cilacap dan dibawa menggunakan kapal menuju ke terminal  bahan bakar minyak (TBBM) besar. Selanjutnya dikirim lagi menggunakan  truk ke pelabuhan kecil untuk diangkut menggunakan kapal.

&quot;Kami sadari di Indonesia timur infrastrukturnya sulit, dibandingkan  negara tetangga yang enggak ada pulau terluar. Jadi kami loading  unloading-nya berkali-kali,&quot; katanya,

Namun secara keseluruhan, lanjut Nicke, saat ini harga jual avtur  yang dipatok Pertamina sudah mengikuti aturan dari Pemerintah. Ditambah  setiap dua pekan, Pertamina juga melakukan evaluasi terhadap harga  avtur.

&quot;Tiap dua pekan (dievaluasi) dan ada formulanya. Harga avtur, BBM dan  solar. Itu pakai formula yang ditetapkan pemerintah. Kita ikuti aturan  saja,&quot; kata Nicke.</content:encoded></item></channel></rss>
