<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Korsel, RI Mulai Persiapkan Ibu Kota Baru</title><description>Kerjasama tersebut mengatur beberapa bidang kerjasama antara lain pembangunan kota dalam perspektif kewilayahan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru"/><item><title>Gandeng Korsel, RI Mulai Persiapkan Ibu Kota Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Selasa 26 November 2019 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru-9pNiZWeuQc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae-in Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama RI-Korsel. (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/26/470/2134454/gandeng-korsel-ri-mulai-persiapkan-ibu-kota-baru-9pNiZWeuQc.jpg</image><title>Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae-in Menyaksikan Penandatanganan Kerjasama RI-Korsel. (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-n di Hotel Westin, Busan. Usai pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae In menyaksikan tiga penandatanganan kerja sama, salah satunya MoU on for Cooperation on the Construction of the Relocated Capital City, oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Menteri Infrastruktur dan Transportasi Republik Korea Kim Hyun-mee.
Baca Juga: Pembangunan Gedung di Ibu Kota Baru Bakal Diasuransikan
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menerangkan, kerjasama tersebut untuk pengembangan atau persiapan relokasi ibu kota. Pada intinya, lanjut Menlu, kerjasama tersebut mengatur beberapa bidang kerjasama antara lain pembangunan kota dalam perspektif kewilayahan.

&amp;ldquo;Lalu perencanaan dan perancangan kota, pembangunan di bidang pekerjaan umum dan perumahan termasuk rekayasa konstruksi, teknologi, dan manajemen yang menyangkut jalan, jembatan, air bersih, air baku,&amp;rdquo; ujar dikutip dari Setkab, Selasa (26/11/2019).
Baca Juga: Bangun Transportasi Kereta di Ibu Kota Baru, Pemerintah Butuh Rp209,6 Triliun
Kemudian, bendungan pengendalian, banjir, air minum, sistem drainase, persampahan, air limbah domestik, perumahan, dan gedung. Bentuk kerja samanya, menurut Menlu, antara lain bentuk current informasi, berbagi pengalaman, pengetahuan, teknologi, penugasan tenaga ahli, peningkatan kapasitas juga kerjasama-kerjasama teknis dan disepakati kedua belah pihak.Sementara itu, terkait kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Kepala  Negara akan melanjutkan serangkaian kunjungan kerja salah  satunya meninjau pabrik Hyundai.
&amp;ldquo;Yang satu adalah ASEAN RoK 30 and 30. Yang kedua adalah mengenai  Innovation Showcase, dan yang ketiga adalah Retreat yang akan membahas  mengenai situasi kawasan dan global plus ada beberapa peninjauan,&amp;rdquo;  katanya.
Sebelum berangkat kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi akan melakukan  peninjauan ke pabrik Hyundai. Dorong Investasi ke Indonesia Mengenai  pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Korsel Moon  Jae-in, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, kalau dilihat secara  keseluruhan pembicaraan antara kedua presiden dalam situasi dunia yang  tidak begitu baik saat ini, tetapi hasil dari pertemuan tersebut sangat  baik.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-n di Hotel Westin, Busan. Usai pertemuan bilateral, Presiden Jokowi dan Presiden Moon Jae In menyaksikan tiga penandatanganan kerja sama, salah satunya MoU on for Cooperation on the Construction of the Relocated Capital City, oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Menteri Infrastruktur dan Transportasi Republik Korea Kim Hyun-mee.
Baca Juga: Pembangunan Gedung di Ibu Kota Baru Bakal Diasuransikan
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menerangkan, kerjasama tersebut untuk pengembangan atau persiapan relokasi ibu kota. Pada intinya, lanjut Menlu, kerjasama tersebut mengatur beberapa bidang kerjasama antara lain pembangunan kota dalam perspektif kewilayahan.

&amp;ldquo;Lalu perencanaan dan perancangan kota, pembangunan di bidang pekerjaan umum dan perumahan termasuk rekayasa konstruksi, teknologi, dan manajemen yang menyangkut jalan, jembatan, air bersih, air baku,&amp;rdquo; ujar dikutip dari Setkab, Selasa (26/11/2019).
Baca Juga: Bangun Transportasi Kereta di Ibu Kota Baru, Pemerintah Butuh Rp209,6 Triliun
Kemudian, bendungan pengendalian, banjir, air minum, sistem drainase, persampahan, air limbah domestik, perumahan, dan gedung. Bentuk kerja samanya, menurut Menlu, antara lain bentuk current informasi, berbagi pengalaman, pengetahuan, teknologi, penugasan tenaga ahli, peningkatan kapasitas juga kerjasama-kerjasama teknis dan disepakati kedua belah pihak.Sementara itu, terkait kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Kepala  Negara akan melanjutkan serangkaian kunjungan kerja salah  satunya meninjau pabrik Hyundai.
&amp;ldquo;Yang satu adalah ASEAN RoK 30 and 30. Yang kedua adalah mengenai  Innovation Showcase, dan yang ketiga adalah Retreat yang akan membahas  mengenai situasi kawasan dan global plus ada beberapa peninjauan,&amp;rdquo;  katanya.
Sebelum berangkat kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi akan melakukan  peninjauan ke pabrik Hyundai. Dorong Investasi ke Indonesia Mengenai  pertemuan bilateral antara Presiden Jokowi dan Presiden Korsel Moon  Jae-in, Menlu Retno Marsudi mengemukakan, kalau dilihat secara  keseluruhan pembicaraan antara kedua presiden dalam situasi dunia yang  tidak begitu baik saat ini, tetapi hasil dari pertemuan tersebut sangat  baik.</content:encoded></item></channel></rss>
