<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebihi Target Sebelumnya, Bank Mantap Catatkan Permintaan Sebesar Rp2,8 Triliun</title><description>Angka ini tumbuh 31,9 persen secara year on year.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun"/><item><title>Lebihi Target Sebelumnya, Bank Mantap Catatkan Permintaan Sebesar Rp2,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun</guid><pubDate>Rabu 27 November 2019 16:42 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun-Tr9MpCfEMR.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Bank Mantap</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/27/278/2135122/lebihi-target-sebelumnya-bank-mantap-catatkan-permintaan-sebesar-rp2-8-triliun-Tr9MpCfEMR.jpeg</image><title>Foto: Bank Mantap</title></images><description>JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan permintaan sebesar Rp2,8 Triliun atau 2,8 kali melebihi target yang diharapkan oleh para investor. Hal ini disampaikan pada acara obligasi Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Tahap 1 di Bursa Efek &amp;#304;ndonesia, Rabu 27 November 2019.
Bank Mantap juga mencatatkan obligasi perdana sebesar Rp1 Triliun yang merupakan PUB Tahap 1 2019. Bank Mantap menunjuk empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas.
Direktur Bank Mantap Paulus Endra S mengatakan, obligasi tersebut digunakan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit dengan target indikatif akhir 2019 sebesar Rp20,46 triliun.
&quot;Angka ini tumbuh 31,9 persen secara year on year (yoy). Dimana pada posisi akhir Oktober 2019, baki debet kredit sudah mencapai Rp19,47 triliun,&quot; papar Endra.
Secara segmentasi, lanjut Endra, perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 37,4 persen menjadi Rp18,14 triliun pada akhir Oktober 2019.
&quot;Diharapkan penyaluran kredit tersebut menjadi mesin utama perseroan dalam memperoleh laba di akhir tahun dengan proyeksi sebesar Rp400 miliar atau meningkat sekitar 22 persen secara yoy,&quot; pungkas Endra. (adv) (Wil)</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) mencatatkan permintaan sebesar Rp2,8 Triliun atau 2,8 kali melebihi target yang diharapkan oleh para investor. Hal ini disampaikan pada acara obligasi Penerbitan Umum Berkelanjutan (PUB) Tahap 1 di Bursa Efek &amp;#304;ndonesia, Rabu 27 November 2019.
Bank Mantap juga mencatatkan obligasi perdana sebesar Rp1 Triliun yang merupakan PUB Tahap 1 2019. Bank Mantap menunjuk empat perusahaan penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, BCA Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas.
Direktur Bank Mantap Paulus Endra S mengatakan, obligasi tersebut digunakan dalam rangka mendukung ekspansi bisnis perseroan, khususnya untuk penyaluran kredit dengan target indikatif akhir 2019 sebesar Rp20,46 triliun.
&quot;Angka ini tumbuh 31,9 persen secara year on year (yoy). Dimana pada posisi akhir Oktober 2019, baki debet kredit sudah mencapai Rp19,47 triliun,&quot; papar Endra.
Secara segmentasi, lanjut Endra, perseroan terus meningkatkan penyaluran kredit ke seluruh bisnis dengan pertumbuhan tertinggi pada segmen pensiunan yang mencapai 37,4 persen menjadi Rp18,14 triliun pada akhir Oktober 2019.
&quot;Diharapkan penyaluran kredit tersebut menjadi mesin utama perseroan dalam memperoleh laba di akhir tahun dengan proyeksi sebesar Rp400 miliar atau meningkat sekitar 22 persen secara yoy,&quot; pungkas Endra. (adv) (Wil)</content:encoded></item></channel></rss>
