<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Dilalui Saat Natal dan Tahun Baru</title><description>Proyek pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) hampir rampung, progresnya sudah mencapai 99,95%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru"/><item><title>Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Dilalui Saat Natal dan Tahun Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru</guid><pubDate>Kamis 28 November 2019 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru-P2DfVhSkkd.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/28/320/2135648/jalan-tol-layang-jakarta-cikampek-bisa-dilalui-saat-natal-dan-tahun-baru-P2DfVhSkkd.jpeg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description>JAKARTA - Proyek pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) hampir rampung, progresnya sudah mencapai 99,95%. Tinggal penyempurnaan seperti melengkapi lampu jalan, rambu/markas jalan, hingga hasil sejumlah pengujian.
Oleh sebab itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Elevated) II akan siap difungsikan pada masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).
Baca Juga: Akan Beroperasi Sebelum Natal, Tarif Tol Japek II Masih Dalam Pembahasan
&quot;Melihat kondisi saat ini maka direncanakan akan soft launching pada pekan  pertama Desember 2019, agar sudah bisa digunakan fungsional saat mudik Natal dan Tahun Baru mendatang,&quot; kata Menteri Basuki usai meninjau kesiapan Jalan Tol Layang Japek II, Kamis (28/11/2019).
Dia menjelaskan, meski dari aspek struktur Jalan Tol Layang Cikampek mampu untuk menahan kendaraan bertonase besar, namun akan dilakukan pembatasan kendaraan dimana yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I. Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

&quot;Jadi nanti diatur saja, hanya Golongan I yang bisa lewat, sistem ini enggak perlu pakai aturan hukum,&quot; katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JCC) Djoko Dwijono menambahkan, ada sejumlah penyempurnaan pembangunan seperti sambungan antar jalan, uji kekerasan atau ketidakmerataan, juga uji beban. Menurutnya semua itu ditargetkan rampung dalam sepekan ke depan.
&quot;Ada 15 lokasi yang diuji beban dan tinggal 1 yang akan diuji. Insyallah malam ini pengujian bisa selesai. Tentunya ada rekomendasi-rekomendasi setelah uji beban itu. Tapi kami yakin semuanya lolos,&quot; ungkap dia.Adapun Tol Layang Japek II berada tepat di sebagian ruas Tol  Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang  Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Pengusahaannya dilakukan  oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek  (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga.
Pembangunan jalan tol layang yang memakan biaya konstruksi sebesar  Rp11,69 triliun tersebut, dimaksudkan menambah kapasitas Tol Japek yang  ada di bawahnya, serta memisahkan antara arus lalu lintas jarak pendek  dengan arus lalin jarak jauh.

Jalan tol layang ini memiliki 9 zona konstruksi yakni, zona I Cikunir  &amp;ndash; Bekasi Barat sepanjang 2,94 km, zona II Bekasi Barat &amp;ndash; Bekasi Timur  sepanjang 3,42 km, zona III Bekasi Timur &amp;ndash; Tambun sepanjang 4,40 km,  zona IV Tambun &amp;ndash; Cibitung sepanjang 3,30 km, zona V Cibitung &amp;ndash; Cikarang  Utama sepanjang 4,66 km.
Kemudian zona VI Cikarang Utama &amp;ndash; Cikarang Barat sepanjang 1,96 km,  zona VII Cikarang Barat &amp;ndash; Cibatu sepanjang 3,11 km, zona VIII Cibatu &amp;ndash;  Cikarang Timur sepanjang 3,00 km, dan zona IX Cikarang Timur &amp;ndash; Karawang  Barat sepanjang 9,58 km.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) hampir rampung, progresnya sudah mencapai 99,95%. Tinggal penyempurnaan seperti melengkapi lampu jalan, rambu/markas jalan, hingga hasil sejumlah pengujian.
Oleh sebab itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Elevated) II akan siap difungsikan pada masa libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).
Baca Juga: Akan Beroperasi Sebelum Natal, Tarif Tol Japek II Masih Dalam Pembahasan
&quot;Melihat kondisi saat ini maka direncanakan akan soft launching pada pekan  pertama Desember 2019, agar sudah bisa digunakan fungsional saat mudik Natal dan Tahun Baru mendatang,&quot; kata Menteri Basuki usai meninjau kesiapan Jalan Tol Layang Japek II, Kamis (28/11/2019).
Dia menjelaskan, meski dari aspek struktur Jalan Tol Layang Cikampek mampu untuk menahan kendaraan bertonase besar, namun akan dilakukan pembatasan kendaraan dimana yang boleh melintas hanya kendaraan bertonase ringan Golongan I. Hal ini terkait manajemen lalu lintas untuk menghindari terjadinya kemacetan akibat perlambatan kendaraan bertonase besar saat menanjak masuk jalan tol layang.

&quot;Jadi nanti diatur saja, hanya Golongan I yang bisa lewat, sistem ini enggak perlu pakai aturan hukum,&quot; katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JCC) Djoko Dwijono menambahkan, ada sejumlah penyempurnaan pembangunan seperti sambungan antar jalan, uji kekerasan atau ketidakmerataan, juga uji beban. Menurutnya semua itu ditargetkan rampung dalam sepekan ke depan.
&quot;Ada 15 lokasi yang diuji beban dan tinggal 1 yang akan diuji. Insyallah malam ini pengujian bisa selesai. Tentunya ada rekomendasi-rekomendasi setelah uji beban itu. Tapi kami yakin semuanya lolos,&quot; ungkap dia.Adapun Tol Layang Japek II berada tepat di sebagian ruas Tol  Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang  Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Pengusahaannya dilakukan  oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek  (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga.
Pembangunan jalan tol layang yang memakan biaya konstruksi sebesar  Rp11,69 triliun tersebut, dimaksudkan menambah kapasitas Tol Japek yang  ada di bawahnya, serta memisahkan antara arus lalu lintas jarak pendek  dengan arus lalin jarak jauh.

Jalan tol layang ini memiliki 9 zona konstruksi yakni, zona I Cikunir  &amp;ndash; Bekasi Barat sepanjang 2,94 km, zona II Bekasi Barat &amp;ndash; Bekasi Timur  sepanjang 3,42 km, zona III Bekasi Timur &amp;ndash; Tambun sepanjang 4,40 km,  zona IV Tambun &amp;ndash; Cibitung sepanjang 3,30 km, zona V Cibitung &amp;ndash; Cikarang  Utama sepanjang 4,66 km.
Kemudian zona VI Cikarang Utama &amp;ndash; Cikarang Barat sepanjang 1,96 km,  zona VII Cikarang Barat &amp;ndash; Cibatu sepanjang 3,11 km, zona VIII Cibatu &amp;ndash;  Cikarang Timur sepanjang 3,00 km, dan zona IX Cikarang Timur &amp;ndash; Karawang  Barat sepanjang 9,58 km.</content:encoded></item></channel></rss>
