<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Anjlok 1,45%, Kapitalisasi Merosot Jadi Rp6.919 Triliun</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini turun 1,45% menjadi 6.011,830.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun"/><item><title>IHSG Sepekan Anjlok 1,45%, Kapitalisasi Merosot Jadi Rp6.919 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun</guid><pubDate>Jum'at 29 November 2019 21:35 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun-EBc4NUyfsf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Anjlok (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/11/29/278/2136209/ihsg-sepekan-anjlok-1-45-kapitalisasi-merosot-jadi-rp6-919-triliun-EBc4NUyfsf.jpg</image><title>IHSG Anjlok (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini turun 1,45% menjadi 6.011,830 dari 6.100,242 pada penutupan pekan lalu.

Mengikuti IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga turun 1,40% menjadi sebesar Rp6.919,502 triliun dari Rp7.017,816 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Demikian seperti dikutip dalam keterangan resmi BEI, Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menghijau ke 6.011
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi yang mencatatkan peningkatan sebesar 28,44% menjadi Rp8,021 triliun dari Rp6,245 triliun pada penutupan pekan lalu.

Dilanjutkan dengan peningkatan data rata-rata volume transaksi sebesar 18,45% menjadi 10,632 miliar unit saham dari 8,976 miliar unit saham selama pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Anjlok 1,1% ke Level 5.953
Kemudian peningkatan selanjutnya terdapat pada data rata-rata frekuensi transaksi menunjukkan perubahan sebesar 9,79% menjadi sebanyak 528,357 kali transaksi dari 481,228 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih  sebesar Rp41.209,7 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan  jual bersih sebesar Rp219,03 miliar.

Di sisi lain, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat  sepanjang tahun 2019 adalah 91 emisi dari 48 perusahaan tercatat senilai  Rp109,34 triliun.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/02/06/55733/282487_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 421 emisi dengan nilai nominal outstanding  sebesar Rp442,57 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 118  perusahaan tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 102 seri dengan  nilai nominal Rp2.764,29 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset  sebanyak 10 emisi senilai Rp8,67 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini turun 1,45% menjadi 6.011,830 dari 6.100,242 pada penutupan pekan lalu.

Mengikuti IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga turun 1,40% menjadi sebesar Rp6.919,502 triliun dari Rp7.017,816 triliun pada penutupan pekan sebelumnya. Demikian seperti dikutip dalam keterangan resmi BEI, Jakarta, Jumat (29/11/2019).
Baca Juga: Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menghijau ke 6.011
Sementara itu, rata-rata nilai transaksi yang mencatatkan peningkatan sebesar 28,44% menjadi Rp8,021 triliun dari Rp6,245 triliun pada penutupan pekan lalu.

Dilanjutkan dengan peningkatan data rata-rata volume transaksi sebesar 18,45% menjadi 10,632 miliar unit saham dari 8,976 miliar unit saham selama pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Anjlok 1,1% ke Level 5.953
Kemudian peningkatan selanjutnya terdapat pada data rata-rata frekuensi transaksi menunjukkan perubahan sebesar 9,79% menjadi sebanyak 528,357 kali transaksi dari 481,228 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih  sebesar Rp41.209,7 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan  jual bersih sebesar Rp219,03 miliar.

Di sisi lain, total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat  sepanjang tahun 2019 adalah 91 emisi dari 48 perusahaan tercatat senilai  Rp109,34 triliun.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/02/06/55733/282487_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang  tercatat di BEI berjumlah 421 emisi dengan nilai nominal outstanding  sebesar Rp442,57 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 118  perusahaan tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 102 seri dengan  nilai nominal Rp2.764,29 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset  sebanyak 10 emisi senilai Rp8,67 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
