<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Jokowi Dukung Erick Thohir Pecat Dirut Garuda dan Bersih-Bersih BUMN</title><description>Jokowi memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Erick Thohir dalam menyelesaikan kasus penyelundupuan motor gede.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn"/><item><title>Ketika Jokowi Dukung Erick Thohir Pecat Dirut Garuda dan Bersih-Bersih BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn</guid><pubDate>Sabtu 07 Desember 2019 11:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn-m1JvC4wEwc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Dukung Erick Thohir (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/07/320/2139071/ketika-jokowi-dukung-erick-thohir-pecat-dirut-garuda-dan-bersih-bersih-bumn-m1JvC4wEwc.jpg</image><title>Jokowi Dukung Erick Thohir (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam menyelesaikan kasus penyelundupuan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda mahal merek Brompton yang diduga melibatkan direksi perusahaan penerbangan milik negara PT Garuda Indonesia.
&amp;ldquo;Saya kira pesannya tegas sekali. Sudah, saya tidak akan mengulang,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).
Baca Juga: Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton di Pesawat Garuda, Ini Faktanya!
Sebagaimana diketahui dalam kasus penyelundupan itu, Menteri BUMN Erick Thohir telah memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia dengan inisial AA.
Keputusan ini diambil karena berdasarkan hasil investigasi dari Komite Audit Garuda bahwa motor Harley yang diselundupkan dalam pesawat GA 9721 Airbus 330-900 NEO yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada 17 Novembe 2019 itu adalah milik AA.
Baca Juga: Sikat Mafia BUMN, Erick Thohir Dibandingkan dengan Rini Soemarno
Sebagai pengganti sementara posisi AA sebagai, Menteri BUMN Erick  Thohir telah mengangkat Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Fuad  Rizal, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Garuda Indonesia hingga  terlaksananya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Presiden Jokowi berharap kasus yang melibatkan direksi BUMN PT Garuda  Indonesia itu menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi di masa  mendatang.
&amp;ldquo;Jangan ada mengulang-ulang seperti itu lagi. Sudah,&amp;rdquo; tegas Presiden.
Mengenai kemungkinan adanya mafia di BUMN lainnya, Presiden Jokowi  mengingatkan, bahwa pesan tegas yang dilakukan oleh Menteri BUMN itu  juga berlaku untuk direksi BUMN yang lain.
&amp;ldquo;Menteri BUMN kemarin sudah tegas sekali. Sudah. Itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main. Sudah,&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam menyelesaikan kasus penyelundupuan motor gede (moge) Harley Davidson dan sepeda mahal merek Brompton yang diduga melibatkan direksi perusahaan penerbangan milik negara PT Garuda Indonesia.
&amp;ldquo;Saya kira pesannya tegas sekali. Sudah, saya tidak akan mengulang,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Sabtu (7/12/2019).
Baca Juga: Penyelundupan Harley Davidson dan Brompton di Pesawat Garuda, Ini Faktanya!
Sebagaimana diketahui dalam kasus penyelundupan itu, Menteri BUMN Erick Thohir telah memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia dengan inisial AA.
Keputusan ini diambil karena berdasarkan hasil investigasi dari Komite Audit Garuda bahwa motor Harley yang diselundupkan dalam pesawat GA 9721 Airbus 330-900 NEO yang mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, pada 17 Novembe 2019 itu adalah milik AA.
Baca Juga: Sikat Mafia BUMN, Erick Thohir Dibandingkan dengan Rini Soemarno
Sebagai pengganti sementara posisi AA sebagai, Menteri BUMN Erick  Thohir telah mengangkat Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko Fuad  Rizal, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PT Garuda Indonesia hingga  terlaksananya Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Presiden Jokowi berharap kasus yang melibatkan direksi BUMN PT Garuda  Indonesia itu menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi di masa  mendatang.
&amp;ldquo;Jangan ada mengulang-ulang seperti itu lagi. Sudah,&amp;rdquo; tegas Presiden.
Mengenai kemungkinan adanya mafia di BUMN lainnya, Presiden Jokowi  mengingatkan, bahwa pesan tegas yang dilakukan oleh Menteri BUMN itu  juga berlaku untuk direksi BUMN yang lain.
&amp;ldquo;Menteri BUMN kemarin sudah tegas sekali. Sudah. Itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main. Sudah,&amp;rdquo; tegas Presiden Jokowi.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
