<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Masih Belum Rata, Pengoperasian Tol Japek II Mundur ke 20 Desember</title><description>Jalan Tol Layang Jakarta &amp;ndash; Cikampek&amp;nbsp; atau Tol Layang Japek II tidak jadi beroperasi pada 15 Desember 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember"/><item><title>Jalan Masih Belum Rata, Pengoperasian Tol Japek II Mundur ke 20 Desember</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2019 09:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember-yaKvJXAv6o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Tol (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139563/jalan-masih-belum-rata-pengoperasian-tol-japek-ii-mundur-ke-20-desember-yaKvJXAv6o.jpg</image><title>Jalan Tol (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jalan Tol Layang Jakarta &amp;ndash; Cikampek atau Tol Layang Japek II tidak jadi beroperasi pada 15 Desember 2019 mendatang. Namun, Pemerintah lewat Menteri Perhubungan (Menhub) memutuskan untuk pengoperasiannya pada 20 Desember 2019.

&amp;ldquo;Kita sepakat bahwa tanggal 20 Desember, tol elevated mulai bisa dipakai,&amp;rdquo; kata (Menhub) Budi Karya Sumadi setelah meninjau dan mencoba langsung Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek II Elevated, seperti dikutip setkab.go.id, Senin (9/12/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tol Japek II Akan Atasi Kemacetan di Cikampek hingga 30%
Pemunduran jadwal pengoperasian Tol Japek II ini dikarenakan mempertimbangkan masih adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Digeser menjadi tanggal 20 Desember, karena ada hal-hal yang mesti diselesaikan, seperti jalan yang belum rata sehingga mengurangi kenyamanan. Selain itu, tanggal 20 Desember 2019 diprediksi menjadi puncak lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru,&amp;rdquo; lanjut Budi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Tantangan Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Apa Saja?
Ia menambahkan, kendaraan yang dapat melewati tol layang hanya golongan 1 non bus. Tarif belum diberlakukan mengingat masuk dalam uji coba oleh masyarakat, tetapi Menhub mengatakan pengomersialan Tol Japek II ini akan dimulai Januari atau Februari 2020 mendatang.

&amp;ldquo;Untuk dikomersialkannya jalan tol elevated ini, nanti akan kita bahas, bisa Januari atau Februari, tergantung dengan kesiapan dan pembicaraan dengan Menteri PUPR,&amp;rdquo; kata Budi Karya.Batas kecepatan kendaraan yang melewati jalan tol layang juga  dibatasi antara 60 &amp;ndash; 80 km/jam. Batas kecepatan ini juga diawasi oleh  Electronic Law Enforcement.

&amp;ldquo;Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara  yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar  dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 4 km,&amp;rdquo;  sambung Menhub.

Dengan hadirnya Jalan Tol Layang Japek II ini diharapkan dapat  mengurangi kemacetan Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek. Sebagai tambahan informasi,  jalan tol elevated ini sepanjang 39 KM yang terbentang dari simpang  susun Cikunir KM 9 hingga Karawang Barat KM 48.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jalan Tol Layang Jakarta &amp;ndash; Cikampek atau Tol Layang Japek II tidak jadi beroperasi pada 15 Desember 2019 mendatang. Namun, Pemerintah lewat Menteri Perhubungan (Menhub) memutuskan untuk pengoperasiannya pada 20 Desember 2019.

&amp;ldquo;Kita sepakat bahwa tanggal 20 Desember, tol elevated mulai bisa dipakai,&amp;rdquo; kata (Menhub) Budi Karya Sumadi setelah meninjau dan mencoba langsung Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek II Elevated, seperti dikutip setkab.go.id, Senin (9/12/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Tol Japek II Akan Atasi Kemacetan di Cikampek hingga 30%
Pemunduran jadwal pengoperasian Tol Japek II ini dikarenakan mempertimbangkan masih adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Digeser menjadi tanggal 20 Desember, karena ada hal-hal yang mesti diselesaikan, seperti jalan yang belum rata sehingga mengurangi kenyamanan. Selain itu, tanggal 20 Desember 2019 diprediksi menjadi puncak lalu lintas libur Natal dan Tahun Baru,&amp;rdquo; lanjut Budi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Tantangan Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, Apa Saja?
Ia menambahkan, kendaraan yang dapat melewati tol layang hanya golongan 1 non bus. Tarif belum diberlakukan mengingat masuk dalam uji coba oleh masyarakat, tetapi Menhub mengatakan pengomersialan Tol Japek II ini akan dimulai Januari atau Februari 2020 mendatang.

&amp;ldquo;Untuk dikomersialkannya jalan tol elevated ini, nanti akan kita bahas, bisa Januari atau Februari, tergantung dengan kesiapan dan pembicaraan dengan Menteri PUPR,&amp;rdquo; kata Budi Karya.Batas kecepatan kendaraan yang melewati jalan tol layang juga  dibatasi antara 60 &amp;ndash; 80 km/jam. Batas kecepatan ini juga diawasi oleh  Electronic Law Enforcement.

&amp;ldquo;Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara  yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar  dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 4 km,&amp;rdquo;  sambung Menhub.

Dengan hadirnya Jalan Tol Layang Japek II ini diharapkan dapat  mengurangi kemacetan Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek. Sebagai tambahan informasi,  jalan tol elevated ini sepanjang 39 KM yang terbentang dari simpang  susun Cikunir KM 9 hingga Karawang Barat KM 48.</content:encoded></item></channel></rss>
