<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Joint Venture MRT dan KAI Akan Kelola Stasiun-Stasiun di Jakarta</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi saksi penandatanganan Head of Agreetment (HoA) antara PT MRT dengan PT KAI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta"/><item><title>Joint Venture MRT dan KAI Akan Kelola Stasiun-Stasiun di Jakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2019 12:48 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta-cZ6xWhtZ4m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kereta (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139654/joint-venture-mrt-dan-kai-akan-kelola-stasiun-stasiun-di-jakarta-cZ6xWhtZ4m.jpg</image><title>Kereta (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi saksi penandatanganan Head of Agreetment (HoA) antara PT MRT dengan PT KAI. Di mana, kerjasama tersebut akan membentuk Joint Venture di bidang pelayanan transportasi umum berbasis massal.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, HoA tersebut memudahkan dalam melakukan pengelolaan integrasi stasiun Kereta Api di Jakarta. Apalagi nantinya, stasiun Kereta Api di Jakarta terintegrasi layanan penggunaan transportasi umum lainnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menhub Budi Optimistis MRT Tangsel Bisa Dibangun pada 2022
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perencanaan untuk supporting development di beberapa stasiun utama, seperti stasiun Pasar Senen dan di Stasiun Tanah Abang.
&amp;nbsp;
&quot;Di (Stasiun) Tanah Abang kita akan bikin konsep sehingga harapannya seperti harapan Pak Gubernur (Anies Baswedan). Nantinya masyarakat Jakarta ini akan dekat dengan transportasi umum bukan daerah yang ada mobilnya, tapi dekat dengan transportasi umum,&quot; ujarnya kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Naik MRT Bisa Pakai Handphone, Begini Caranya
Kartika mengatakan, konsep integrasi tersebut akan seperti sistem layanan transportasi umum berbasis massal di negara Jepang. &amp;ldquo;&quot;Jadi nanti perusahaan join venture ini yang pertama akan mengatur pengelolaan stasiun, yaitu stasiun-stasiun di Jakarta dikelola bersama antara pemda Jakarta dengan KAI, sehingga nanti diharapkan flow dari penumpang dari kereta api ke Transjakarta ke MRT itu bisa lebih nyaman,&quot; ujarnya.Sementara itu, Direktur Utama MRT, William Sabandar menuturkan kerja  sama ini dipandang sebagai hal yang penting dan strategis bagi  perkembangan pengelolaan transportasi Jabodetabek.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Garap Bisnis TOD, MRT Jakarta Akan Bentuk Anak Usaha
&amp;ldquo;MRT Jakarta akan segera bekerja bersama KAI untuk mewujudkan  perusahaan patungan sesuai dengan tenggat waktu yang disepakati. Kami  juga akan mulai menyiapkan rencana taktis dan strategis dalam rangka  mewujudkan sistem transportasi umum kota yang terintegrasi dan berbasis  pada pembangunan yang berorientasi transit (Transit-oriented  Development),&amp;rdquo; tutup Wiliam.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi saksi penandatanganan Head of Agreetment (HoA) antara PT MRT dengan PT KAI. Di mana, kerjasama tersebut akan membentuk Joint Venture di bidang pelayanan transportasi umum berbasis massal.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, HoA tersebut memudahkan dalam melakukan pengelolaan integrasi stasiun Kereta Api di Jakarta. Apalagi nantinya, stasiun Kereta Api di Jakarta terintegrasi layanan penggunaan transportasi umum lainnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Menhub Budi Optimistis MRT Tangsel Bisa Dibangun pada 2022
Selain itu, pihaknya juga akan melakukan perencanaan untuk supporting development di beberapa stasiun utama, seperti stasiun Pasar Senen dan di Stasiun Tanah Abang.
&amp;nbsp;
&quot;Di (Stasiun) Tanah Abang kita akan bikin konsep sehingga harapannya seperti harapan Pak Gubernur (Anies Baswedan). Nantinya masyarakat Jakarta ini akan dekat dengan transportasi umum bukan daerah yang ada mobilnya, tapi dekat dengan transportasi umum,&quot; ujarnya kepada wartawan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Naik MRT Bisa Pakai Handphone, Begini Caranya
Kartika mengatakan, konsep integrasi tersebut akan seperti sistem layanan transportasi umum berbasis massal di negara Jepang. &amp;ldquo;&quot;Jadi nanti perusahaan join venture ini yang pertama akan mengatur pengelolaan stasiun, yaitu stasiun-stasiun di Jakarta dikelola bersama antara pemda Jakarta dengan KAI, sehingga nanti diharapkan flow dari penumpang dari kereta api ke Transjakarta ke MRT itu bisa lebih nyaman,&quot; ujarnya.Sementara itu, Direktur Utama MRT, William Sabandar menuturkan kerja  sama ini dipandang sebagai hal yang penting dan strategis bagi  perkembangan pengelolaan transportasi Jabodetabek.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Garap Bisnis TOD, MRT Jakarta Akan Bentuk Anak Usaha
&amp;ldquo;MRT Jakarta akan segera bekerja bersama KAI untuk mewujudkan  perusahaan patungan sesuai dengan tenggat waktu yang disepakati. Kami  juga akan mulai menyiapkan rencana taktis dan strategis dalam rangka  mewujudkan sistem transportasi umum kota yang terintegrasi dan berbasis  pada pembangunan yang berorientasi transit (Transit-oriented  Development),&amp;rdquo; tutup Wiliam.
</content:encoded></item></channel></rss>
