<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awak Kabin Garuda Minta Erick Thohir Pecat Semua Orang Ari Askhara</title><description>Alasan mengapa semua antek dari Ari Askhara harus dipangkas agar seluruh kebijakan yang merugikan perseroan tidak lagi ada</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara"/><item><title>Awak Kabin Garuda Minta Erick Thohir Pecat Semua Orang Ari Askhara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2019 16:14 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara-kLFAwG4BlK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Awak Kabin Garuda Indonesia Sambangi Kementerian BUMN. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139782/awak-kabin-garuda-minta-erick-thohir-pecat-semua-orang-ari-askhara-kLFAwG4BlK.jpg</image><title>Awak Kabin Garuda Indonesia Sambangi Kementerian BUMN. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Awak kabin yang tergabung dalam Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyampaikan harapan saat bertemu langsung dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Terutama terkait sosok pimpinan baru yang nantinya akan menggantikan I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia.
Baca Juga: &amp;nbsp; Pramugari Cantik Ini Curhat Mantan Bos Garuda Sewenang-wenang
Awak Kabin Garuda Indonesia Putri Adelia Pamela mengatakan, mewakili pramugari dan pramugara menginginkan agar seluruh pihak baik itu direksi maupun jajarannya untuk segera dibersihkan jika memiliki misi dan keinginan memperburuk citra dari perusahaan. Khususnya mereka yang mempunyai visi misi dan kepentingan yang sama dengan Direktur Utama Garuda Indonesia non aktif Ari Askhara.

&quot;Menurut saya, kita juga perlu menghapus orang-orang di bawah direksi yang memiliki strategi yang sama dengan bapak Ari Askhara, ide yang sama dengan direksi sebelumnya, dan praktek buruk serta ilegal yang sama juga,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).
Menurut Adel, alasan mengapa semua antek dari Ari Askhara harus dipangkas agar seluruh kebijakan yang merugikan perseroan tidak lagi ada. Karena menurutnya, kebijakan yang dijalankan hampir sebagian besar justru merugikan perseroan.
Baca Juga: Datangi Erick Thohir, Awak Kabin Garuda Curhat Perlakuan Ari Askhara
&quot;Di sini saya berbicara mewakili awak Kabin Garuda Indonesia yang harus menyuarakan semua yang jadi aspirasi dari teman-teman awak kabin. Kami berharap semua yang telah menjadi kegagalan direksi yang lama, yang sebelumnya, yang saat ini sudah turun tidak terulang lagi di kemudian hari. Khususnya semua yang telah merugikan perusahaan, karyawan,&quot; jelasnya.
Adel mencontohkan,  kebijakan dalam memutasi pegawainya. Ari Askhara seringkali memutasi orang tanpa memberikan alasan yang jelas.
Sebagai salah satu contohnya, yang semula bertugas penerbangan dari Jakarta terpaksa harus dipindah menuju Makassar. Namun ketika dirinya menanyakan alasannya, Ari Askhara tidak memberikan jawaban pasti.&quot;Sebelumnya saya sebagai awak kabin yang memiliki homebase di  Jakarta. Saat ini saya dipindahkan dan dimutasikan ke Makassar tanpa  menjalani prodesur atau peraturan yang diberikan dengan jelas kepada  saya,&quot; jelasnya.
Mengenai siapa calon Direksi, Adel mendukung siapapun yang dipilih  pemerintah untuk mengisi jajaran Direksi. Asalkan direksi yang dipilih  bekerja untuk kebaikan dari perseroan.
&quot;Siapapun calonnya kami akan selalu mendukung dan selama segala yang dilakukan untuk kebaikan Garuda Indonesia,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Awak kabin yang tergabung dalam Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI) menyampaikan harapan saat bertemu langsung dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Terutama terkait sosok pimpinan baru yang nantinya akan menggantikan I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia.
Baca Juga: &amp;nbsp; Pramugari Cantik Ini Curhat Mantan Bos Garuda Sewenang-wenang
Awak Kabin Garuda Indonesia Putri Adelia Pamela mengatakan, mewakili pramugari dan pramugara menginginkan agar seluruh pihak baik itu direksi maupun jajarannya untuk segera dibersihkan jika memiliki misi dan keinginan memperburuk citra dari perusahaan. Khususnya mereka yang mempunyai visi misi dan kepentingan yang sama dengan Direktur Utama Garuda Indonesia non aktif Ari Askhara.

&quot;Menurut saya, kita juga perlu menghapus orang-orang di bawah direksi yang memiliki strategi yang sama dengan bapak Ari Askhara, ide yang sama dengan direksi sebelumnya, dan praktek buruk serta ilegal yang sama juga,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).
Menurut Adel, alasan mengapa semua antek dari Ari Askhara harus dipangkas agar seluruh kebijakan yang merugikan perseroan tidak lagi ada. Karena menurutnya, kebijakan yang dijalankan hampir sebagian besar justru merugikan perseroan.
Baca Juga: Datangi Erick Thohir, Awak Kabin Garuda Curhat Perlakuan Ari Askhara
&quot;Di sini saya berbicara mewakili awak Kabin Garuda Indonesia yang harus menyuarakan semua yang jadi aspirasi dari teman-teman awak kabin. Kami berharap semua yang telah menjadi kegagalan direksi yang lama, yang sebelumnya, yang saat ini sudah turun tidak terulang lagi di kemudian hari. Khususnya semua yang telah merugikan perusahaan, karyawan,&quot; jelasnya.
Adel mencontohkan,  kebijakan dalam memutasi pegawainya. Ari Askhara seringkali memutasi orang tanpa memberikan alasan yang jelas.
Sebagai salah satu contohnya, yang semula bertugas penerbangan dari Jakarta terpaksa harus dipindah menuju Makassar. Namun ketika dirinya menanyakan alasannya, Ari Askhara tidak memberikan jawaban pasti.&quot;Sebelumnya saya sebagai awak kabin yang memiliki homebase di  Jakarta. Saat ini saya dipindahkan dan dimutasikan ke Makassar tanpa  menjalani prodesur atau peraturan yang diberikan dengan jelas kepada  saya,&quot; jelasnya.
Mengenai siapa calon Direksi, Adel mendukung siapapun yang dipilih  pemerintah untuk mengisi jajaran Direksi. Asalkan direksi yang dipilih  bekerja untuk kebaikan dari perseroan.
&quot;Siapapun calonnya kami akan selalu mendukung dan selama segala yang dilakukan untuk kebaikan Garuda Indonesia,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
