<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ari Askhara Dipecat, Dua Kubu Ikatan Awak Kabin Ribut di Kantor Erick Thohir</title><description>Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) terpecah dua kubu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir"/><item><title>Ari Askhara Dipecat, Dua Kubu Ikatan Awak Kabin Ribut di Kantor Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir</guid><pubDate>Senin 09 Desember 2019 16:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir-YMBwx1Hxnq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Garuda (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/09/320/2139800/ari-askhara-dipecat-dua-kubu-ikatan-awak-kabin-ribut-di-kantor-erick-thohir-YMBwx1Hxnq.jpg</image><title>Garuda (Foto: Okezone.com)</title></images><description> 
JAKARTA - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) terpecah dua kubu usai pemecatan I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Perpecahan tersebut tersaji ketika kedua mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada hari ini.

Kubu Ikagi yang diketuai oleh Zaenal Mutaqqin, merupakan kubu yang membeberkan dosa-dosa dari Ari Askhara. Sedangkan Ikagi kubu Achmad Haeruman merupakan pihak yang membantah semua permasalahan yang terjadi di dalam Garuda Indonesia.
Baca Juga: Direksi Garuda Rawan Dijerat Pidana, Erick Thohir: Itu Ada Prosesnya
Keduanya juga bahkan sempat bersitegang satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan keduanya sama-sama mengklaim yang paling benar.

Awal mula keributan tersebut adalah ketika Ikagi yang digawangi oleh Zaenal Mutaqqin datang untuk menemui Menteri BUMN Erick Thohir. Zaenal mengklaim jika pihaknya sengaja diundang oleh Menteri BUMN untuk dimintai keterangan oleh Erick Thohir.
Baca Juga: Awak Kabin Garuda Minta Erick Thohir Pecat Semua Orang Ari Askhara
&quot;Saya diundang sebagai ketua Ikagi yang sah. Jadi kalau Ikagi yang lain itu perlu dipertanyakan. Jadi saya tidak banyak pesan kesan yang tidak baik, karena ini sudah masuk dalam ranah kepolisian,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/11/30/59752/307506_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 NEO&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, salah satu anggota Ikagi kubu Zaenal yakni Hersanti  mengatakan, Achmad merupakan Ketua Ikagi hasil 'bentukan' Ari Askhara.  Karena pembentukan Ikagi versi Zaenal ini baru saja dibentuk beberapa  tahun lalu.

Dari kubu Zaenal, para awak kabin kerap mengeluhkan buruknya  kebijakan di era kepemimpinan Ari Askhara. Bahkan menurutnya, kebijakan  yang diambil oleh Ari Askhara banyak yang merugikan perseroan

&quot;Saya kenal Achmad, itu teman saya juga, tapi Achmad pembentuk Ikagi  yang baru, yang dibentuk Ari Askhara. Jadi Ikagi yang lama itu Zaenal  dan Jacqueline (Sekjen Ikagi),&quot; ucapnya.

Sementara itu, sedang asik memawancarai, awak media tiba-tiba distop  oleh Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia Tomy Tampatty dan  Achmad Haeruman. Tomy meminta wartawan mewawancarai Achmad karena Zaenal  bukanlah ketua Ikagi yang sah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/12/06/59831/307987_medium.jpg&quot; alt=&quot;Karangan Bunga Dukung Pemecatan Dirut Garuda Indonesia&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Alasannya, Zaenal dinilai merupakan Ketua Perkumpulan Awak Kabin   Garuda Indonesia yang statusnya adalah ormas karena mengantongi izinnya   dari Kementerian Hukum dan HAM. Sedangkan, pihaknya merupakan Ikagi  yang  didaftarkan sebagai serikat pekerja di Kementerian  Ketenagakerjaan.

&quot;Saya mengklarifikasi bahwa tidak ada organisasi serikat pekerja awak   kabin Garuda Indonesia yang diketuai oleh saya, Achmad Haeruman. Perlu   diketahui selama ini Zaenal mengaku sebagai Ketua Ikagi. Padahal dia   Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia yang terdapat di   Kemkumham, bagian dari ormas. Sementara Ikagi kami terdaftar di   Kementerian Ketenagakerjaan,&quot; jelas Achmad.

&quot;Saat ini terkesan kayaknya awak kabin diperas, diperlakukan tidak   adil sejak Ari Askhara. Padahal sekarang ini, (awak kabin) dikasih   guarantee jam terbang 60 jam, kalau tidak sampai tetap dibayar 60 jam   karena ada operasional terganggu, beberapa kami stop. Jadi kayaknya   mereka tidak disejahterakan, ini yang kami luruskan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) terpecah dua kubu usai pemecatan I Gusti Ngurah Askhara alias Ari Askhara sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia. Perpecahan tersebut tersaji ketika kedua mendatangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada hari ini.

Kubu Ikagi yang diketuai oleh Zaenal Mutaqqin, merupakan kubu yang membeberkan dosa-dosa dari Ari Askhara. Sedangkan Ikagi kubu Achmad Haeruman merupakan pihak yang membantah semua permasalahan yang terjadi di dalam Garuda Indonesia.
Baca Juga: Direksi Garuda Rawan Dijerat Pidana, Erick Thohir: Itu Ada Prosesnya
Keduanya juga bahkan sempat bersitegang satu sama lain. Hal tersebut dikarenakan keduanya sama-sama mengklaim yang paling benar.

Awal mula keributan tersebut adalah ketika Ikagi yang digawangi oleh Zaenal Mutaqqin datang untuk menemui Menteri BUMN Erick Thohir. Zaenal mengklaim jika pihaknya sengaja diundang oleh Menteri BUMN untuk dimintai keterangan oleh Erick Thohir.
Baca Juga: Awak Kabin Garuda Minta Erick Thohir Pecat Semua Orang Ari Askhara
&quot;Saya diundang sebagai ketua Ikagi yang sah. Jadi kalau Ikagi yang lain itu perlu dipertanyakan. Jadi saya tidak banyak pesan kesan yang tidak baik, karena ini sudah masuk dalam ranah kepolisian,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/11/30/59752/307506_medium.jpg&quot; alt=&quot;Melihat Lebih Dekat Pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900 NEO&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sementara itu, salah satu anggota Ikagi kubu Zaenal yakni Hersanti  mengatakan, Achmad merupakan Ketua Ikagi hasil 'bentukan' Ari Askhara.  Karena pembentukan Ikagi versi Zaenal ini baru saja dibentuk beberapa  tahun lalu.

Dari kubu Zaenal, para awak kabin kerap mengeluhkan buruknya  kebijakan di era kepemimpinan Ari Askhara. Bahkan menurutnya, kebijakan  yang diambil oleh Ari Askhara banyak yang merugikan perseroan

&quot;Saya kenal Achmad, itu teman saya juga, tapi Achmad pembentuk Ikagi  yang baru, yang dibentuk Ari Askhara. Jadi Ikagi yang lama itu Zaenal  dan Jacqueline (Sekjen Ikagi),&quot; ucapnya.

Sementara itu, sedang asik memawancarai, awak media tiba-tiba distop  oleh Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda Indonesia Tomy Tampatty dan  Achmad Haeruman. Tomy meminta wartawan mewawancarai Achmad karena Zaenal  bukanlah ketua Ikagi yang sah.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/12/06/59831/307987_medium.jpg&quot; alt=&quot;Karangan Bunga Dukung Pemecatan Dirut Garuda Indonesia&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Alasannya, Zaenal dinilai merupakan Ketua Perkumpulan Awak Kabin   Garuda Indonesia yang statusnya adalah ormas karena mengantongi izinnya   dari Kementerian Hukum dan HAM. Sedangkan, pihaknya merupakan Ikagi  yang  didaftarkan sebagai serikat pekerja di Kementerian  Ketenagakerjaan.

&quot;Saya mengklarifikasi bahwa tidak ada organisasi serikat pekerja awak   kabin Garuda Indonesia yang diketuai oleh saya, Achmad Haeruman. Perlu   diketahui selama ini Zaenal mengaku sebagai Ketua Ikagi. Padahal dia   Ketua Perkumpulan Awak Kabin Garuda Indonesia yang terdapat di   Kemkumham, bagian dari ormas. Sementara Ikagi kami terdaftar di   Kementerian Ketenagakerjaan,&quot; jelas Achmad.

&quot;Saat ini terkesan kayaknya awak kabin diperas, diperlakukan tidak   adil sejak Ari Askhara. Padahal sekarang ini, (awak kabin) dikasih   guarantee jam terbang 60 jam, kalau tidak sampai tetap dibayar 60 jam   karena ada operasional terganggu, beberapa kami stop. Jadi kayaknya   mereka tidak disejahterakan, ini yang kami luruskan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
