<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hanya 5%, Jokowi: Patut Disyukuri</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia masih tumbuh di kisaran 5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Hanya 5%, Jokowi: Patut Disyukuri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2019 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri-lyTxzW1Jki.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/10/20/2140135/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-hanya-5-jokowi-patut-disyukuri-lyTxzW1Jki.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia masih tumbuh di kisaran 5%. Ekonomi masih terimbas kondisi perekonomian global saat ini yang masih dalam kondisi tidak stabil.
Capaian pertumbuhan ekonomi ini pun tidak terlepas dari kinerja semua pihak. Oleh karena itu, Kepala Negara meminta pertumbuhan ekonomi sebesar 5% disyukuri oleh masyarakat.
Baca Juga: Libur Nataru hingga Belanja Kementerian Pacu Ekonomi RI di Kuartal IV
Menurutnya, ketidakpastian global saat ini masih mengintai perekonomian dunia. Misalnya perang dagang yang tak kunjung berakhir, lalu ancaman resesi ekonomi dunia hingga keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

&quot;Saya kira apa yang kita usahakan di negara kita ini masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit, ini kerja keras yang patut disyukuri,&quot; ujarnya dalam acara rakornas TPKD di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).
Baca Juga: Jurus BI Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Bank Biayai Infrastruktur
Bahkan, lanjut Presiden, tidak semua negara di dunia seberuntung Indonesia. Beberapa negara yang semula memiliki ekonomi tinggi kini mulai terpuruk.
Sebagai contohnya negara seperti Amerika Serikat. Saat ini pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat berada dikisaran 2,1% pada kuartal III-2019.Lalu ada  China yang mana sebelum ketidakpastian global selalu tumbuh  double digit. Namun karena ketidakpastian global kini ekonomi China  berada di angka sekira 6%
Di luar negara tersebut, ada juga negara yang mengalami resesi  ekonomi. Salah satu contohnya adalah Hong Kong, Turki, Jeman, Argentina  hingga Meksiko.
&quot;Ekonomi meski tekanan global berat, kita masih bisa tumbuh 5% lebih  dikit, ini patut disyukuri, karena banyak negara yang tadinya 7%, masuk  resesi, jadi minus di bawah 0%. Ada negara yang 10% jadi 6%,&quot; kata  Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ekonomi Indonesia masih tumbuh di kisaran 5%. Ekonomi masih terimbas kondisi perekonomian global saat ini yang masih dalam kondisi tidak stabil.
Capaian pertumbuhan ekonomi ini pun tidak terlepas dari kinerja semua pihak. Oleh karena itu, Kepala Negara meminta pertumbuhan ekonomi sebesar 5% disyukuri oleh masyarakat.
Baca Juga: Libur Nataru hingga Belanja Kementerian Pacu Ekonomi RI di Kuartal IV
Menurutnya, ketidakpastian global saat ini masih mengintai perekonomian dunia. Misalnya perang dagang yang tak kunjung berakhir, lalu ancaman resesi ekonomi dunia hingga keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

&quot;Saya kira apa yang kita usahakan di negara kita ini masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit, ini kerja keras yang patut disyukuri,&quot; ujarnya dalam acara rakornas TPKD di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).
Baca Juga: Jurus BI Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Bank Biayai Infrastruktur
Bahkan, lanjut Presiden, tidak semua negara di dunia seberuntung Indonesia. Beberapa negara yang semula memiliki ekonomi tinggi kini mulai terpuruk.
Sebagai contohnya negara seperti Amerika Serikat. Saat ini pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat berada dikisaran 2,1% pada kuartal III-2019.Lalu ada  China yang mana sebelum ketidakpastian global selalu tumbuh  double digit. Namun karena ketidakpastian global kini ekonomi China  berada di angka sekira 6%
Di luar negara tersebut, ada juga negara yang mengalami resesi  ekonomi. Salah satu contohnya adalah Hong Kong, Turki, Jeman, Argentina  hingga Meksiko.
&quot;Ekonomi meski tekanan global berat, kita masih bisa tumbuh 5% lebih  dikit, ini patut disyukuri, karena banyak negara yang tadinya 7%, masuk  resesi, jadi minus di bawah 0%. Ada negara yang 10% jadi 6%,&quot; kata  Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
