<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rudiantara Jadi Dirut PLN, Presiden Jokowi: Tanya ke Menteri BUMN</title><description>Sebenarnya ada tiga kandidat Direktur Utama PLN. Pertama Rudiantara, Sripeni Inten Cahyani dan satu nama yang tak disebutkan namanya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn"/><item><title>Rudiantara Jadi Dirut PLN, Presiden Jokowi: Tanya ke Menteri BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn</guid><pubDate>Selasa 10 Desember 2019 11:57 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn-sSMIfG5QB5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/10/320/2140109/rudiantara-jadi-dirut-pln-presiden-jokowi-tanya-ke-menteri-bumn-sSMIfG5QB5.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Rudiantara dikabarkan akan segera menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Kabar menguat ketika Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengamini hal tersebut.
Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan berkomentar lebih. Jokowi meminta kepada rekan-rekan media untuk menanyakan langsung kabar tersebut kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Darmawan Prasodjo Bakal Jadi Wakil Direktur Utama PLN
Pasalnya, keputusan penunjukan Direksi BUMN berada ditangan Erick Thohir. Meskipun memang dalam proses pemulihannya, Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Jokowi memegang peranan untuk menetapkan Bos PLN.
&quot;Tanya langsung ke Rudiantara dan Menteri BUMN. Tanyakan ke Menteri BUMN (Erick Thohir),&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Sebelumnya, Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, sebenarnya ada tiga kandidat untuk menjadi Direktur Utama PLN. Ketiga nama tersebut yakni Rudiantara sebagai Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan satu lagi merupakan sosok dari eksternal perusahaan  tak disebutkan namanya.
Baca Juga: Direksi Dirombak, Darmawan Prasodjo Bakal Jadi Wadirut PLN Dampingi Rudiantara
Menurut Arya, dari ketiga nama tersebut, sosok Rudiantara lah yang dinilai paling cocok untuk mengisi Direktur Utama PLN. Apalagi, Rudiantara juga pernah cukup lama masuk dalam jajaran Direksi PLN.
&quot;Jadi ada tiga diusulkan yakni Rudiantara, Inten, satu lagi bukan dari Internal. Yang terbaik ada kondisi saat ini adalah  ini pak Rudiantara yang dibutuhkan PLN,&quot; ujarnya kemarin.Arya menambahkan, sosok Rudiantara juga merupakan sosok yang pas  karena mengetahui visi misi dari Presiden Joko Widodo. Pasalnya,  Rudiantara pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika  (Kominfo) selama lima tahun.
&quot;Pak Rudiantara lebih paham visi misi dari Presiden Joko Widodo. Karena kan pernah jadi Menteri,&quot; ucapnya.
Apalagi kedepan, PLN didorong untuk mengurangi angka impor yang mana  saat ini masih cukup tinggi. Disisi lain, PLN juga diminta untuk tetap  menjalankan program 35.000 megawatt (MW).
&quot;Kondisi sekarang untuk mengejar 35.000 mw mengurangi impor solar. Di  antara semua yang capable untuk itu Pak Rudiantara. Kondisi saat ini  Rudiantara , Jokowi kan bilang impor tekan terus, PLN termasuk yang  harus ditekan impor. Tekan terus,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Rudiantara dikabarkan akan segera menjadi Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Kabar menguat ketika Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengamini hal tersebut.
Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) enggan berkomentar lebih. Jokowi meminta kepada rekan-rekan media untuk menanyakan langsung kabar tersebut kepada Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Darmawan Prasodjo Bakal Jadi Wakil Direktur Utama PLN
Pasalnya, keputusan penunjukan Direksi BUMN berada ditangan Erick Thohir. Meskipun memang dalam proses pemulihannya, Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Jokowi memegang peranan untuk menetapkan Bos PLN.
&quot;Tanya langsung ke Rudiantara dan Menteri BUMN. Tanyakan ke Menteri BUMN (Erick Thohir),&quot; ujarnya saat ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Sebelumnya, Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, sebenarnya ada tiga kandidat untuk menjadi Direktur Utama PLN. Ketiga nama tersebut yakni Rudiantara sebagai Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani dan satu lagi merupakan sosok dari eksternal perusahaan  tak disebutkan namanya.
Baca Juga: Direksi Dirombak, Darmawan Prasodjo Bakal Jadi Wadirut PLN Dampingi Rudiantara
Menurut Arya, dari ketiga nama tersebut, sosok Rudiantara lah yang dinilai paling cocok untuk mengisi Direktur Utama PLN. Apalagi, Rudiantara juga pernah cukup lama masuk dalam jajaran Direksi PLN.
&quot;Jadi ada tiga diusulkan yakni Rudiantara, Inten, satu lagi bukan dari Internal. Yang terbaik ada kondisi saat ini adalah  ini pak Rudiantara yang dibutuhkan PLN,&quot; ujarnya kemarin.Arya menambahkan, sosok Rudiantara juga merupakan sosok yang pas  karena mengetahui visi misi dari Presiden Joko Widodo. Pasalnya,  Rudiantara pernah menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika  (Kominfo) selama lima tahun.
&quot;Pak Rudiantara lebih paham visi misi dari Presiden Joko Widodo. Karena kan pernah jadi Menteri,&quot; ucapnya.
Apalagi kedepan, PLN didorong untuk mengurangi angka impor yang mana  saat ini masih cukup tinggi. Disisi lain, PLN juga diminta untuk tetap  menjalankan program 35.000 megawatt (MW).
&quot;Kondisi sekarang untuk mengejar 35.000 mw mengurangi impor solar. Di  antara semua yang capable untuk itu Pak Rudiantara. Kondisi saat ini  Rudiantara , Jokowi kan bilang impor tekan terus, PLN termasuk yang  harus ditekan impor. Tekan terus,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
