<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta Akhiri Tumpang Tindih Anggaran Riset</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya membangun dan memperkuat ekosistem.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset"/><item><title>Jokowi Minta Akhiri Tumpang Tindih Anggaran Riset</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset</guid><pubDate>Rabu 11 Desember 2019 21:34 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset-yk95dtgLCM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi soal Anggaran Riset (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/11/320/2140842/jokowi-minta-akhiri-tumpang-tindih-anggaran-riset-yk95dtgLCM.jpg</image><title>Jokowi soal Anggaran Riset (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya membangun dan memperkuat ekosistem untuk berkembangnya riset dan berkembangnya inovasi. Mulai dari regulasi, SDM (Sumber Daya Manusia), kelembagaan, sistem insentif dan sambungannya dengan industri hak cipta hingga anggaran dalam melakukan riset dan inovasi.

&amp;ldquo;Konsentrasi kita bukan hanya pada upaya memperbesar anggaran riset saja tapi bagaimana membuat anggaran riset menjadi efektif, memberikan hasil yang nyata, memberikan manfaat yang nyata,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Rabu (11/12/2019).
Baca Juga: Kejar Ketertinggalan, Anggaran Riset Harus Ditingkatkan Jadi 2%
Tumpang tindih agenda riset yang menyebabkan pemborosan anggaran, tegas Presiden, harus segera diakhiri. Ia meyakini anggaran riset yang masih tersebar di berbagai kementerian, di berbagai lembaga jika dipadukan dengan peta jalan yang benar output dan outcome yang terukur akan sangat bermanfaat bagi kemajuan negara.

Sebelumnya pada awal pengantarnya Presiden Jokowi mengemukan, salah satu kunci agar negara kita dapat melompat menjadi negara yang maju adalah melakukan investasi di bidang riset dan di bidang inovasi.
Baca Juga: Anggaran Riset Hanya Rp35 Triliun, Sri Mulyani: Itu Diecer-ecer ke 45 K/L
Presiden meyakini, melalui riset dan inovasi dapat dilahirkan gagasan-gagasan inovatif yang terkoneksi dengan dunia usaha, dengan dunia industri yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
Namun Presiden memberikan tekanan agar fokus riset betul-betul  terarah, harus mulai dibawa ke framework yang sama, yaitu bagaimana  membawa negara kita keluar dari middle income trap menuju negara maju.

&amp;ldquo;Kita berhadapan dengan dunia yang berubah dengan cepat, inovasi  teknologi mendistrupsi segala bidang kehidupan. Artificial intelegence,  internet of thing, big data, telah membuat teknologi lama menjadi cepat  usang dan digantikan dengan inovasi teknologi baru,&amp;rdquo; tutur Presiden  Jokowi.

Dengan visi besar dan arus perubahan yang cepat seperti itu, lanjut  Presiden, maka kita harus memiliki sebuah strategi besar, memiliki  desain besar untuk memilih agenda-agenda riset yang perlu didorong,  perlu diberikan support secara besar-besaran.

Oleh sebab itu, menurut Presiden Jokowi, kita harus pilih agenda  riset yang paling diprioritaskan yang disepakati akan memberikan dampak  signifikan pada kemajuan negara kita. Dan agenda riset dikerjakan dengan  sungguh-sungguh dengan terfokus dengan support anggaran yang  terkonsolidasi, dikerjakan sampai betul-betul jadi, dan memberikan  manfaat yang nyata.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya membangun dan memperkuat ekosistem untuk berkembangnya riset dan berkembangnya inovasi. Mulai dari regulasi, SDM (Sumber Daya Manusia), kelembagaan, sistem insentif dan sambungannya dengan industri hak cipta hingga anggaran dalam melakukan riset dan inovasi.

&amp;ldquo;Konsentrasi kita bukan hanya pada upaya memperbesar anggaran riset saja tapi bagaimana membuat anggaran riset menjadi efektif, memberikan hasil yang nyata, memberikan manfaat yang nyata,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi seperti dilansir setkab, Jakarta, Rabu (11/12/2019).
Baca Juga: Kejar Ketertinggalan, Anggaran Riset Harus Ditingkatkan Jadi 2%
Tumpang tindih agenda riset yang menyebabkan pemborosan anggaran, tegas Presiden, harus segera diakhiri. Ia meyakini anggaran riset yang masih tersebar di berbagai kementerian, di berbagai lembaga jika dipadukan dengan peta jalan yang benar output dan outcome yang terukur akan sangat bermanfaat bagi kemajuan negara.

Sebelumnya pada awal pengantarnya Presiden Jokowi mengemukan, salah satu kunci agar negara kita dapat melompat menjadi negara yang maju adalah melakukan investasi di bidang riset dan di bidang inovasi.
Baca Juga: Anggaran Riset Hanya Rp35 Triliun, Sri Mulyani: Itu Diecer-ecer ke 45 K/L
Presiden meyakini, melalui riset dan inovasi dapat dilahirkan gagasan-gagasan inovatif yang terkoneksi dengan dunia usaha, dengan dunia industri yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing ekonomi nasional.
Namun Presiden memberikan tekanan agar fokus riset betul-betul  terarah, harus mulai dibawa ke framework yang sama, yaitu bagaimana  membawa negara kita keluar dari middle income trap menuju negara maju.

&amp;ldquo;Kita berhadapan dengan dunia yang berubah dengan cepat, inovasi  teknologi mendistrupsi segala bidang kehidupan. Artificial intelegence,  internet of thing, big data, telah membuat teknologi lama menjadi cepat  usang dan digantikan dengan inovasi teknologi baru,&amp;rdquo; tutur Presiden  Jokowi.

Dengan visi besar dan arus perubahan yang cepat seperti itu, lanjut  Presiden, maka kita harus memiliki sebuah strategi besar, memiliki  desain besar untuk memilih agenda-agenda riset yang perlu didorong,  perlu diberikan support secara besar-besaran.

Oleh sebab itu, menurut Presiden Jokowi, kita harus pilih agenda  riset yang paling diprioritaskan yang disepakati akan memberikan dampak  signifikan pada kemajuan negara kita. Dan agenda riset dikerjakan dengan  sungguh-sungguh dengan terfokus dengan support anggaran yang  terkonsolidasi, dikerjakan sampai betul-betul jadi, dan memberikan  manfaat yang nyata.</content:encoded></item></channel></rss>
