<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerjasama Produksi, MNCN dan SCMA Perkuat Konten Lokal   </title><description>MNCN dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berkolaborasi dalam memproduksi konten untuk platform layanan streaming</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal"/><item><title>Kerjasama Produksi, MNCN dan SCMA Perkuat Konten Lokal   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2019 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal-cfTiy0BDoe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerjasama MNCN dengan Surya Citra Media. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/12/278/2141127/kerjasama-produksi-mncn-dan-scma-perkuat-konten-lokal-cfTiy0BDoe.jpg</image><title>Kerjasama MNCN dengan Surya Citra Media. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA -  PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berkolaborasi dalam memproduksi konten untuk platform layanan streaming (over the top/OTT) maupun bioskop. Hal ini dimaksudkan memperkuat konten lokal di industri kreatif Indonesia dari gempuran konten global.
Presiden Direktur MNCN David Fernando Audy menyatakan, dalam layanan televisi konvensional atau free to air (FTA) konten lokal memang masih merajai pasar industri kreatif Tanah Air. Namun, tetap perlu dilakukan peningkatan konten lokal di era digitalisasi saat ini, agar tak tergerus konten global yang berdatangan melalui beragam platform digital.
Baca Juga: MNCN dan SCMA Kerjasama Kolaborasi Pembuatan Konten
&quot;Kami sebagai produsen konten lokal terbesar dengan melalui kerjasama ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa, jadi bisa saling add value juga bagi kedua pihak,&quot; katanya acara penandatangan MoU antara MNCN dan SCMA di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Dia menjelaskan, melalui kerjasama antar keduanya maka dapat dilakukan share cost dalam pendanaan produksi konten atau disebut co-production. Sehingga akan terjadi peningkatan produktivitas dan kualitas dari konten lokal.
Baca Juga: Terus Naik, Digital &amp;amp; Konten Akan Kuasai 40% Pendapatan MNCN pada 2022
&quot;Investasi di konten bisa semakin bagus kalau menyatukan kekuatan, kuantitas dan kualitis pun bisa ditingkatkan. Ini baik sekali untuk industri kreatif di Indonesia,&quot; ujar dia.
Sementara itu, Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono menjelaskan, memasuki era digitalisasi, pelaku industri kreatif nasional harus mampu menghadpai kompetisi global. Di sisi lain, ongkos produksi sebuah konten memang terbilang cukup mahal.Oleh sebab itu, untuk bisa melawan besarnya perusahaan asing yang  menawarkan konten global melalui platform digital, perusahaan nasional  perlu meningkatkan kekuatannya, salah satunya melalui kerjasama  produksi.
&quot;Ini tidak hanya soal bersaing dari sisi industri nasional, tapi dari  sisi global. Jangan sampai production content (lokal) itu masuknya  malah dari luar negeri. Maka kami di sini sama-sama punya idealisme,  mending kami sama-sama membesarkan ekosistem pemain lokal,&quot; katanya  dalam kesempatan yang sama.</description><content:encoded>JAKARTA -  PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berkolaborasi dalam memproduksi konten untuk platform layanan streaming (over the top/OTT) maupun bioskop. Hal ini dimaksudkan memperkuat konten lokal di industri kreatif Indonesia dari gempuran konten global.
Presiden Direktur MNCN David Fernando Audy menyatakan, dalam layanan televisi konvensional atau free to air (FTA) konten lokal memang masih merajai pasar industri kreatif Tanah Air. Namun, tetap perlu dilakukan peningkatan konten lokal di era digitalisasi saat ini, agar tak tergerus konten global yang berdatangan melalui beragam platform digital.
Baca Juga: MNCN dan SCMA Kerjasama Kolaborasi Pembuatan Konten
&quot;Kami sebagai produsen konten lokal terbesar dengan melalui kerjasama ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa, jadi bisa saling add value juga bagi kedua pihak,&quot; katanya acara penandatangan MoU antara MNCN dan SCMA di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Dia menjelaskan, melalui kerjasama antar keduanya maka dapat dilakukan share cost dalam pendanaan produksi konten atau disebut co-production. Sehingga akan terjadi peningkatan produktivitas dan kualitas dari konten lokal.
Baca Juga: Terus Naik, Digital &amp;amp; Konten Akan Kuasai 40% Pendapatan MNCN pada 2022
&quot;Investasi di konten bisa semakin bagus kalau menyatukan kekuatan, kuantitas dan kualitis pun bisa ditingkatkan. Ini baik sekali untuk industri kreatif di Indonesia,&quot; ujar dia.
Sementara itu, Direktur Utama SCMA Sutanto Hartono menjelaskan, memasuki era digitalisasi, pelaku industri kreatif nasional harus mampu menghadpai kompetisi global. Di sisi lain, ongkos produksi sebuah konten memang terbilang cukup mahal.Oleh sebab itu, untuk bisa melawan besarnya perusahaan asing yang  menawarkan konten global melalui platform digital, perusahaan nasional  perlu meningkatkan kekuatannya, salah satunya melalui kerjasama  produksi.
&quot;Ini tidak hanya soal bersaing dari sisi industri nasional, tapi dari  sisi global. Jangan sampai production content (lokal) itu masuknya  malah dari luar negeri. Maka kami di sini sama-sama punya idealisme,  mending kami sama-sama membesarkan ekosistem pemain lokal,&quot; katanya  dalam kesempatan yang sama.</content:encoded></item></channel></rss>
