<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ekspor Mobil, Jokowi: Neraca Dagang Bisa Surplus</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas ekspor perdana 120 unit Isuzu Traga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus"/><item><title>   Ekspor Mobil, Jokowi: Neraca Dagang Bisa Surplus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus</guid><pubDate>Kamis 12 Desember 2019 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus-CARFyjeb6f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Lepas Ekspor Mobil (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/12/320/2141064/ekspor-mobil-jokowi-neraca-dagang-bisa-surplus-CARFyjeb6f.jpg</image><title>Jokowi Lepas Ekspor Mobil (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas ekspor perdana 120 unit Isuzu Traga yang menggunakan 53,5% Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ke Filipina, di pabrik PT Isuzu Astra Motor Indonesia, di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) hari ini.
Baca Juga: Peluang Ekspor Mobil Masih Besar, RI Bisa Kalahkan Thailand?
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyambut baik ekspor perdana Isuzu Traga itu meskipun baru ditujukan ke satu negara. Dia berharap dalam tiga tahun Isuzu Traga akan bisa masuk ke-20 negara, baik Afrika, Asia Timur, maupun ke negara-negara Timur Tengah.

&amp;ldquo;Ini yang diharapkan oleh pemerintah oleh negara ini. Ekspor kita semakin meningkat, semakin terus naik, yang pada ujungnya kita berharap current account, defisit kita semakin mengecil dan semakin nantinya neraca perdagangan kita juga bisa surplus,&amp;rdquo; kata Presiden seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (12/12/2019).
Baca Juga: Isuzu Siap Ekspor Mobil Pikap ke Negara Asean
Untuk itu, jika saat ini baru bisa mengekspor 300.000 unit mobil dalam satu tahun, Presiden Jokowi menantang industri automotif nasional agar bisa mengeluarkan minimal 1 juta unit dari Indonesia pada tahun 2024,

&amp;ldquo;Caranya gimana enggak mau tahu, yang jelas sekarang Pak Prijono (Prijono Sugiarto, Presdir PT Isuzu Astra Motor) sudah salaman dengan Menko Perkonomian dan Menteri Perindustrian, berarti sangat serius. Kalau sekarang USD8 miliar berarti 3 kali lipat USD24 miliar harus keluar dari ekspor automotif kita,&amp;rdquo; tegas Presien Jokowi.
Kepala Negara meminta agar pengusaha industri otomotif membayangkan  tidak bisa (meningkatkan ekspor 3 kali lipat). Diakuinya bahwa banyak  yang sering pesimis dengan hal-hal mengenai angka-angka, tapi begitu ada  realisasi kaget ternyata juga bisa.

&amp;ldquo;Kita sering tidak percaya diri, sering pesimis. Itu karena apa? Ya  karena kerja enggak pernah memakai target-target yang terukur, yang  realistis. Insyaallah ini akan bisa terwujud,&amp;rdquo; ujar Kepala Negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan penghargaannya  atas upaya PT. Isuzu Astra Motor Indonesia melakukan ekspor perdana  sebanyak 120 unit kendaraan niaga Isuzu Traga ke Filipina.

Demikian juga target yang disampaikan Presiden PT Isuzu Astra Motor  untuk meningkatkan ekspornya menjadi 6.000 unit Isuzu Traga per tahun.  Kepala Negara juga sangat menghargai PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang  telah bekerjasama dengan SMK-SMK di sekitar industri ini, dengan  memberikan training-training pada siswa-siswa SMK, dan memberikan  contoh-contoh, memberikan cara-cara kerja yang baik, serta menularkan  budaya kerja disiplin kerja keras yang baik pada mereka.

&amp;ldquo;Saya sangat menghargai apabila mereka juga diikutkan nantinya  setelah lulus menjadi karyawan di PT. Isuzu ini,&amp;rdquo; tutur Kepala Negara.

Tampak hadir dalam pelepasan ekspor itu antara lain Menko  Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang  Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Staf  Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur  Jabar Ridwan Kamil, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melepas ekspor perdana 120 unit Isuzu Traga yang menggunakan 53,5% Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ke Filipina, di pabrik PT Isuzu Astra Motor Indonesia, di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) hari ini.
Baca Juga: Peluang Ekspor Mobil Masih Besar, RI Bisa Kalahkan Thailand?
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyambut baik ekspor perdana Isuzu Traga itu meskipun baru ditujukan ke satu negara. Dia berharap dalam tiga tahun Isuzu Traga akan bisa masuk ke-20 negara, baik Afrika, Asia Timur, maupun ke negara-negara Timur Tengah.

&amp;ldquo;Ini yang diharapkan oleh pemerintah oleh negara ini. Ekspor kita semakin meningkat, semakin terus naik, yang pada ujungnya kita berharap current account, defisit kita semakin mengecil dan semakin nantinya neraca perdagangan kita juga bisa surplus,&amp;rdquo; kata Presiden seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (12/12/2019).
Baca Juga: Isuzu Siap Ekspor Mobil Pikap ke Negara Asean
Untuk itu, jika saat ini baru bisa mengekspor 300.000 unit mobil dalam satu tahun, Presiden Jokowi menantang industri automotif nasional agar bisa mengeluarkan minimal 1 juta unit dari Indonesia pada tahun 2024,

&amp;ldquo;Caranya gimana enggak mau tahu, yang jelas sekarang Pak Prijono (Prijono Sugiarto, Presdir PT Isuzu Astra Motor) sudah salaman dengan Menko Perkonomian dan Menteri Perindustrian, berarti sangat serius. Kalau sekarang USD8 miliar berarti 3 kali lipat USD24 miliar harus keluar dari ekspor automotif kita,&amp;rdquo; tegas Presien Jokowi.
Kepala Negara meminta agar pengusaha industri otomotif membayangkan  tidak bisa (meningkatkan ekspor 3 kali lipat). Diakuinya bahwa banyak  yang sering pesimis dengan hal-hal mengenai angka-angka, tapi begitu ada  realisasi kaget ternyata juga bisa.

&amp;ldquo;Kita sering tidak percaya diri, sering pesimis. Itu karena apa? Ya  karena kerja enggak pernah memakai target-target yang terukur, yang  realistis. Insyaallah ini akan bisa terwujud,&amp;rdquo; ujar Kepala Negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan penghargaannya  atas upaya PT. Isuzu Astra Motor Indonesia melakukan ekspor perdana  sebanyak 120 unit kendaraan niaga Isuzu Traga ke Filipina.

Demikian juga target yang disampaikan Presiden PT Isuzu Astra Motor  untuk meningkatkan ekspornya menjadi 6.000 unit Isuzu Traga per tahun.  Kepala Negara juga sangat menghargai PT Isuzu Astra Motor Indonesia yang  telah bekerjasama dengan SMK-SMK di sekitar industri ini, dengan  memberikan training-training pada siswa-siswa SMK, dan memberikan  contoh-contoh, memberikan cara-cara kerja yang baik, serta menularkan  budaya kerja disiplin kerja keras yang baik pada mereka.

&amp;ldquo;Saya sangat menghargai apabila mereka juga diikutkan nantinya  setelah lulus menjadi karyawan di PT. Isuzu ini,&amp;rdquo; tutur Kepala Negara.

Tampak hadir dalam pelepasan ekspor itu antara lain Menko  Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang  Kartasasmita, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Kepala Staf  Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur  Jabar Ridwan Kamil, dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
</content:encoded></item></channel></rss>
