<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Temukan Garuda Tauberes, 6 Fakta yang Bikin Terbelalak   </title><description>Erick Thohir juga meneliti perusahaan BUMN penerbangan terbesar di Indonesia sampai ke akar-akarnya</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak"/><item><title>Erick Thohir Temukan Garuda Tauberes, 6 Fakta yang Bikin Terbelalak   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak</guid><pubDate>Jum'at 13 Desember 2019 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak-G3oeWzD2Yz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/13/320/2141650/erick-thohir-temukan-garuda-tauberes-6-fakta-yang-bikin-terbelalak-G3oeWzD2Yz.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tidak hanya memecat mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga meneliti perusahaan BUMN penerbangan terbesar di Indonesia sampai ke akar-akarnya.
Dirinya pun akhirnya menemukan nama perusahaan Garuda Tauberes Indonesia. Erick pun merasa heran dengan cucu perusahaan Garuda Indonesia ini.
Berikut ini fakta-fakta, Okezone merangkum fakta-fakta seputar Garuda Tauberes Indonesia, Jumat (13/12/2019):
1. Menteri BUMN Tertawa
Menteri BUMN Erick Thohir tertawa geli saat menyebut nama perusahaan tersebut. Dia juga mengaku baru mengetahui adanya Garuda Tauberes Indonesia.
Baca Juga: Anak Cucu Garuda Indonesia Tak Produktif Segera Ditutup
&quot;Namanya PT Garuda Tauberes Indonesia. Saya baru tahu itu,&quot; jelasnya seraya tertawa di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (13/12/2019).
2. Cucu Garuda Indonesia
Garuda Tauberes Indonesia yang namanya asing di telinga Menteri BUMN itu ternyata cucu perusahaan Garuda Indonesia.

&quot;Dan yang menarik, di situ ada yang menggelitik karena ada cucu garuda namanya PT Garuda Tauberes Indonesia,&amp;rdquo; jelas Erick Thohir.
3. Perusahaan Logistik Digital
Garuda Tauberes Indonesia ternyata bergerak di sektor logistik secara digital. Cucu perusahaan Garuda Indonesia ini menyediakan layanan kargo udara dengan agen pengiriman barang kepada masyakarat.
Baca Juga: Erick Thohir Larang Sementara BUMN Dirikan Anak Usaha
Tauberes juga mengatur marketplace dan kegiatan logistik dengan pelanggan dalam aplikasi yang masih berversi beta.
4. Kantornya di Mana?
Melalui penulusuran Okezone, perusahaan ini bermarkas di Gedung Garuda Indonesia Gunung Sahari Jalan Gunung Sahari Raya No. 52 Jakarta, 10610.5. Erick Thohir Batasi Direksi BUMN Bentuk Anak Usaha
Menteri BUMN sudah mengeluarkan keputusan untuk melarang sementara  atau (moratorium) bagi perusahaan BUMN untuk membentuk anak usaha dan  perusahaan patungan (joint venture).
Larangan ini tercantum dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor  SK-315/MBU/12/2019 tentang Penataan Anak Perusahaan atau Perusahaan  Patungan di Lingkungan BUMN. Beleid tersebut ditandatangani Erick pada  12 Desember 2019.
&quot;Saya sudah keluarkan Kepmen sejak kemarin, bahwa pembentukan anak  perusahaan dan cucu perusahaan itu harus ada review dari kami. Hal ini  jangan sampai ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum hanya untuk gerogoti  perusahaan yang sehat,&quot; katanya.
Kementerian BUMN juga akan melakukan peninjauan terhadap anak perushaan dan perusahaan patungan yang kinerjanya tidak baik.
Keputusan ini berlaku untuk seluruh BUMN, termasuk persero, terbuka,  dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Serta  akan berlaku hingga Menteri BUMN melakukan pencabutan atas kebijakan  tersebut.
6. Mantan Dirut Garuda Duduki 6 Jabatan
Pemberhentian Dirut Garuda Ari Askhara ternyata masih meninggalkan kisah menarik lainnya.
Ternyata Ari Askhara menjabat 6 Perusahaan utama dan anak perusahaan dari Garuda Indonesia.
Perusahaan-perusahaan itu adalah Komisaris Utama PT GMF AeroAsia  (anak), Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (anak), Komisaris Utama PT  Aerofood Indonesia (cucu), Komisaris Utama PT Garuda Energi Logistik  &amp;amp; Komersil (cucu), Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Air Charter  (cucu), dan Komisaris Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tidak hanya memecat mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir juga meneliti perusahaan BUMN penerbangan terbesar di Indonesia sampai ke akar-akarnya.
Dirinya pun akhirnya menemukan nama perusahaan Garuda Tauberes Indonesia. Erick pun merasa heran dengan cucu perusahaan Garuda Indonesia ini.
Berikut ini fakta-fakta, Okezone merangkum fakta-fakta seputar Garuda Tauberes Indonesia, Jumat (13/12/2019):
1. Menteri BUMN Tertawa
Menteri BUMN Erick Thohir tertawa geli saat menyebut nama perusahaan tersebut. Dia juga mengaku baru mengetahui adanya Garuda Tauberes Indonesia.
Baca Juga: Anak Cucu Garuda Indonesia Tak Produktif Segera Ditutup
&quot;Namanya PT Garuda Tauberes Indonesia. Saya baru tahu itu,&quot; jelasnya seraya tertawa di Gedung Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (13/12/2019).
2. Cucu Garuda Indonesia
Garuda Tauberes Indonesia yang namanya asing di telinga Menteri BUMN itu ternyata cucu perusahaan Garuda Indonesia.

&quot;Dan yang menarik, di situ ada yang menggelitik karena ada cucu garuda namanya PT Garuda Tauberes Indonesia,&amp;rdquo; jelas Erick Thohir.
3. Perusahaan Logistik Digital
Garuda Tauberes Indonesia ternyata bergerak di sektor logistik secara digital. Cucu perusahaan Garuda Indonesia ini menyediakan layanan kargo udara dengan agen pengiriman barang kepada masyakarat.
Baca Juga: Erick Thohir Larang Sementara BUMN Dirikan Anak Usaha
Tauberes juga mengatur marketplace dan kegiatan logistik dengan pelanggan dalam aplikasi yang masih berversi beta.
4. Kantornya di Mana?
Melalui penulusuran Okezone, perusahaan ini bermarkas di Gedung Garuda Indonesia Gunung Sahari Jalan Gunung Sahari Raya No. 52 Jakarta, 10610.5. Erick Thohir Batasi Direksi BUMN Bentuk Anak Usaha
Menteri BUMN sudah mengeluarkan keputusan untuk melarang sementara  atau (moratorium) bagi perusahaan BUMN untuk membentuk anak usaha dan  perusahaan patungan (joint venture).
Larangan ini tercantum dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor  SK-315/MBU/12/2019 tentang Penataan Anak Perusahaan atau Perusahaan  Patungan di Lingkungan BUMN. Beleid tersebut ditandatangani Erick pada  12 Desember 2019.
&quot;Saya sudah keluarkan Kepmen sejak kemarin, bahwa pembentukan anak  perusahaan dan cucu perusahaan itu harus ada review dari kami. Hal ini  jangan sampai ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum hanya untuk gerogoti  perusahaan yang sehat,&quot; katanya.
Kementerian BUMN juga akan melakukan peninjauan terhadap anak perushaan dan perusahaan patungan yang kinerjanya tidak baik.
Keputusan ini berlaku untuk seluruh BUMN, termasuk persero, terbuka,  dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan. Serta  akan berlaku hingga Menteri BUMN melakukan pencabutan atas kebijakan  tersebut.
6. Mantan Dirut Garuda Duduki 6 Jabatan
Pemberhentian Dirut Garuda Ari Askhara ternyata masih meninggalkan kisah menarik lainnya.
Ternyata Ari Askhara menjabat 6 Perusahaan utama dan anak perusahaan dari Garuda Indonesia.
Perusahaan-perusahaan itu adalah Komisaris Utama PT GMF AeroAsia  (anak), Komisaris Utama PT Citilink Indonesia (anak), Komisaris Utama PT  Aerofood Indonesia (cucu), Komisaris Utama PT Garuda Energi Logistik  &amp;amp; Komersil (cucu), Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Air Charter  (cucu), dan Komisaris Utama PT Garuda Tauberes Indonesia (cucu).</content:encoded></item></channel></rss>
