<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Menarik Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri, Nomor 5 Paling Dinanti</title><description>Royke Tumilaar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/16/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/16/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti"/><item><title>Fakta Menarik Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri, Nomor 5 Paling Dinanti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/16/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/16/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti</guid><pubDate>Senin 16 Desember 2019 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/15/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti-vdRAZ6od4U.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri (Foto: Okezone.com/Bank Mandiri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/15/320/2142131/fakta-menarik-royke-tumilaar-jadi-dirut-bank-mandiri-nomor-5-paling-dinanti-vdRAZ6od4U.jpg</image><title>Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri (Foto: Okezone.com/Bank Mandiri)</title></images><description> 
JAKARTA - Royke Tumilaar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Royke ditunjuk setelah PT Bank Mandiri Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Sebelumnya, Royke menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Pergantian posisi pucuk pimpinan ini dikarenakan Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Sah! Royke Tumilaar Resmi Jabat Dirut Bank Mandiri
Berikut beberapa fakta di balik Royke Tumilaar jadi Dirut Bank Mandiri seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (16/12/2019).
1. Royke Tumilaar Resmi Jabat Dirut Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merombak susunan pengurus perusahaan. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Senin (9/12/2019).
Baca Juga: Jadi Dirut Mandiri, Apa Strategi Royke Tumilaar?
Pemegang saham memutuskan mengangkat Royke Tumilaar menjabat Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan Kartika Wirjoatmodjo. Sebelumnya, Royke menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.
2. Miliki Kekayaan Royke Tumilaar Rp78 Miliar
Kekayaan Royke Tumilar per tanggal 31 Desember 2018 tercatat sebesar Rp78 miliar
&amp;nbsp;
 
3. Utang Rp13 Miliar
Selain memiliki harta yang banyak, Royke juga memiliki sejumlah utang, sebesar Rp13 miliar4. Target Pertumbuhan Kredit Jadi 10% di 2020
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit mencapai  9%-10% di 2020. Proyeksi ini lebih pesimistis dari yang disampaikan  dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada akhir November lalu  sebesar 10%-11%.
Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar menyatakan, target  pertumbuhan penyaluran kredit di tahun depan tidak terlepas dari kondisi  ekonomi global yang tengah bergejolak. Menurutnya, pelemahan ekonomi  yang tengah terjadi sudah mencerminkan sulitnya untuk kredit tumbuh  tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.
&quot;Pertumbuhan kredit targetnya mencoba untuk tumbuh dekati 10%. Lihat  ekonomi saat ini juga tahu diri, kami targetkan 9%-10%. Sudah enggak  bisa seperti tahun-tahun sebelumnya yang tumbuh 14%-16%,&quot; ujarnya di  Plaza Mandiri.
5. Jadi Dirut Mandiri, Apa Strategi Royke Tumilaar?
Royke mengaku secara garis besar akan menjalankan bisnis perseroan  dengan melanjutkan kinerja pendahulunya, Kartika Wirjoatmodjo (Tiko).  Menurutnya, sejak awal dirinya sudah terlibat dalam penyusunan rencana  kerja Bank Mandiri kedepan.
&quot;Pada dasarnya, saya enggak terlalu banyak mengubah kebijakan Pak  Tiko karena perencanaan strategi ke depan kami tetapkan bersama-sama,&quot;  ujarnya di Plaza Mandiri, Jakarta.
Kendati demikian, dirinya bakal melakukan sedikit perubahan dengan  melakukan penguatan kolaborasi antara wholesale banking dan retail  banking. &quot;Karena memang banyak bisnis-bisnis wholesale value chain-nya  belum banyak digarap, retail atau konsumer itu akan banyak digarap,&quot;  imbuhnya,
&amp;nbsp;
 
6. Mandiri Naikkan Belanja Modal 30%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan terus mendorong  pengembangan digital dalam rencana bisnisnya di tahun 2020. Bank pelat  merah ini pun menaikan alokasi belanja modal alias capital expenditure  (capex) sebesar 30% untuk pengembangan digital di tahun depan.
&quot;Secara tahunan kita punya budget cukup besar tapi khusus  digitalisasi, capex kita pertumbuhan tahunannya 30%, di dalamnya banyak  proses pengembangan digital banking,&quot; ujar Direktur Treasury,  International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Royke Tumilaar resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Royke ditunjuk setelah PT Bank Mandiri Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Sebelumnya, Royke menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri. Pergantian posisi pucuk pimpinan ini dikarenakan Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir.
Baca Juga: Sah! Royke Tumilaar Resmi Jabat Dirut Bank Mandiri
Berikut beberapa fakta di balik Royke Tumilaar jadi Dirut Bank Mandiri seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (16/12/2019).
1. Royke Tumilaar Resmi Jabat Dirut Bank Mandiri
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) merombak susunan pengurus perusahaan. Hal itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Senin (9/12/2019).
Baca Juga: Jadi Dirut Mandiri, Apa Strategi Royke Tumilaar?
Pemegang saham memutuskan mengangkat Royke Tumilaar menjabat Direktur Utama Bank Mandiri, menggantikan Kartika Wirjoatmodjo. Sebelumnya, Royke menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Bank Mandiri.
2. Miliki Kekayaan Royke Tumilaar Rp78 Miliar
Kekayaan Royke Tumilar per tanggal 31 Desember 2018 tercatat sebesar Rp78 miliar
&amp;nbsp;
 
3. Utang Rp13 Miliar
Selain memiliki harta yang banyak, Royke juga memiliki sejumlah utang, sebesar Rp13 miliar4. Target Pertumbuhan Kredit Jadi 10% di 2020
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit mencapai  9%-10% di 2020. Proyeksi ini lebih pesimistis dari yang disampaikan  dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI pada akhir November lalu  sebesar 10%-11%.
Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar menyatakan, target  pertumbuhan penyaluran kredit di tahun depan tidak terlepas dari kondisi  ekonomi global yang tengah bergejolak. Menurutnya, pelemahan ekonomi  yang tengah terjadi sudah mencerminkan sulitnya untuk kredit tumbuh  tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.
&quot;Pertumbuhan kredit targetnya mencoba untuk tumbuh dekati 10%. Lihat  ekonomi saat ini juga tahu diri, kami targetkan 9%-10%. Sudah enggak  bisa seperti tahun-tahun sebelumnya yang tumbuh 14%-16%,&quot; ujarnya di  Plaza Mandiri.
5. Jadi Dirut Mandiri, Apa Strategi Royke Tumilaar?
Royke mengaku secara garis besar akan menjalankan bisnis perseroan  dengan melanjutkan kinerja pendahulunya, Kartika Wirjoatmodjo (Tiko).  Menurutnya, sejak awal dirinya sudah terlibat dalam penyusunan rencana  kerja Bank Mandiri kedepan.
&quot;Pada dasarnya, saya enggak terlalu banyak mengubah kebijakan Pak  Tiko karena perencanaan strategi ke depan kami tetapkan bersama-sama,&quot;  ujarnya di Plaza Mandiri, Jakarta.
Kendati demikian, dirinya bakal melakukan sedikit perubahan dengan  melakukan penguatan kolaborasi antara wholesale banking dan retail  banking. &quot;Karena memang banyak bisnis-bisnis wholesale value chain-nya  belum banyak digarap, retail atau konsumer itu akan banyak digarap,&quot;  imbuhnya,
&amp;nbsp;
 
6. Mandiri Naikkan Belanja Modal 30%
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan terus mendorong  pengembangan digital dalam rencana bisnisnya di tahun 2020. Bank pelat  merah ini pun menaikan alokasi belanja modal alias capital expenditure  (capex) sebesar 30% untuk pengembangan digital di tahun depan.
&quot;Secara tahunan kita punya budget cukup besar tapi khusus  digitalisasi, capex kita pertumbuhan tahunannya 30%, di dalamnya banyak  proses pengembangan digital banking,&quot; ujar Direktur Treasury,  International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi.</content:encoded></item></channel></rss>
