<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turun Tajam 50%, Saham Bank Victoria Masuk UMA</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat adanya penurunan harga saham PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma"/><item><title>Turun Tajam 50%, Saham Bank Victoria Masuk UMA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 11:16 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma-0Gtk4gqusT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Bank Victoria (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/278/2142845/turun-tajam-50-saham-bank-victoria-masuk-uma-0Gtk4gqusT.jpg</image><title>Saham Bank Victoria (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat adanya penurunan harga saham PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

&amp;ldquo;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham BVIC yang di luar kebiasan (Unusual Market Activity),&amp;rdquo; demikian seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: BEI Awasi Peningkatan Saham Majapahit Inti Corpora
Tercatat, saham Bank Victoria pada perdagangan 5 Desember 2019 di level Rp162 per lembar saham. Kini saham Bank Victoria bergerak di level Rp81 per lembar saham atau turun 50%

Namun, walaupun mengalami penurunan di luar kebiasaan, Saham BVIC tidak menunjukkan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Adapun BEI menyampaikan informasi terakhir Perusahaan Tercatat pada 12 Desember 2019 yang dipublikasikan melalui laman BEI terkait informasi kupon.
Baca Juga: Tak Wajar, BEI Pelototi Saham Mas Murni
BEI juga mengintruksikan kepada para investor untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa serta mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

&amp;ldquo;Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,&amp;rdquo; lanjut BEI.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat adanya penurunan harga saham PT Bank Victoria International Tbk (BVIC) di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).

&amp;ldquo;Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham BVIC yang di luar kebiasan (Unusual Market Activity),&amp;rdquo; demikian seperti dikutip dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: BEI Awasi Peningkatan Saham Majapahit Inti Corpora
Tercatat, saham Bank Victoria pada perdagangan 5 Desember 2019 di level Rp162 per lembar saham. Kini saham Bank Victoria bergerak di level Rp81 per lembar saham atau turun 50%

Namun, walaupun mengalami penurunan di luar kebiasaan, Saham BVIC tidak menunjukkan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Adapun BEI menyampaikan informasi terakhir Perusahaan Tercatat pada 12 Desember 2019 yang dipublikasikan melalui laman BEI terkait informasi kupon.
Baca Juga: Tak Wajar, BEI Pelototi Saham Mas Murni
BEI juga mengintruksikan kepada para investor untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa serta mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya.

&amp;ldquo;Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,&amp;rdquo; lanjut BEI.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
