<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelundupan Mobil Mewah Pakai Laporan Batu Bata, Menhub: Modus Licik   </title><description>Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menilai modus ini sangat licik</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik"/><item><title>Penyelundupan Mobil Mewah Pakai Laporan Batu Bata, Menhub: Modus Licik   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik-BSS9foQeMN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bea Cukai Ungkap Modus Penyelundupan Mobil Mewah. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/320/2143122/penyelundupan-mobil-mewah-pakai-laporan-batu-bata-menhub-modus-licik-BSS9foQeMN.jpg</image><title>Bea Cukai Ungkap Modus Penyelundupan Mobil Mewah. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Penyelundupan mobil dan motor mewah berhasil dibongkar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Bahkan modus yang digunakan dalam dokumen batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas.
Baca Juga: Isi Kontainer Mobil Mewah, Eh Lapornya Batu Bata
Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menilai modus ini sangat licik. Pasalnya mereka menggunakan dokumen pemalsuan barang impor, seperti batu bata dan sebagaianya.

&quot;Modus ini sangat licik dengan mengatakan ini batu bata. Maka itu kita harapakan tim di pelabuhan di seluruh Indonesia lebih kompak dan saling mendukung,&quot; ujar dia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/16/2019).
Menurut dia, pihaknya bersama, Kemenkeu, TNI-Polri dan Kejaksaan sepakat akan memperketat dan mendukung Bea Cukai.
Baca Juga: Penyelundupan 19 Mobil Mewah Digagalkan, Potensi Rugikan Negara Rp48 Miliar
&quot;Kami akan menambah tim Kemenhub untuk melakukan pengamatan terhadap kemungkinan penyelundupan yang meningkat seiring gaya hidup hedonisme,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp48 miliar.Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, berbagai modus digunakan dalam  tangkapan kali ini. Importasi kendaraan tersebut diberitahukan dalam  dokumen sebagai batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas  serta dilakukan oleh tujuh perusahaan berbeda.
&quot;Perusahaan-perusahaan tersebut mengimpor mobil dan motor mewah dari  negara Singapura dan Jepang,&quot; kata dia di Tanjung Priok, Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Penyelundupan mobil dan motor mewah berhasil dibongkar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan berhasil membongkar tujuh kasus penyelundupan mobil dan motor mewah melalui Pelabuhan Tanjung Priok. Bahkan modus yang digunakan dalam dokumen batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas.
Baca Juga: Isi Kontainer Mobil Mewah, Eh Lapornya Batu Bata
Menanggapi hal itu, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menilai modus ini sangat licik. Pasalnya mereka menggunakan dokumen pemalsuan barang impor, seperti batu bata dan sebagaianya.

&quot;Modus ini sangat licik dengan mengatakan ini batu bata. Maka itu kita harapakan tim di pelabuhan di seluruh Indonesia lebih kompak dan saling mendukung,&quot; ujar dia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (17/16/2019).
Menurut dia, pihaknya bersama, Kemenkeu, TNI-Polri dan Kejaksaan sepakat akan memperketat dan mendukung Bea Cukai.
Baca Juga: Penyelundupan 19 Mobil Mewah Digagalkan, Potensi Rugikan Negara Rp48 Miliar
&quot;Kami akan menambah tim Kemenhub untuk melakukan pengamatan terhadap kemungkinan penyelundupan yang meningkat seiring gaya hidup hedonisme,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, perkiraan total nilai barang mencapai kurang lebih Rp21 miliar dan potensi kerugian negara mencapai kurang lebih Rp48 miliar.Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, berbagai modus digunakan dalam  tangkapan kali ini. Importasi kendaraan tersebut diberitahukan dalam  dokumen sebagai batu bata, suku cadang mobil, aksesoris, dan perkakas  serta dilakukan oleh tujuh perusahaan berbeda.
&quot;Perusahaan-perusahaan tersebut mengimpor mobil dan motor mewah dari  negara Singapura dan Jepang,&quot; kata dia di Tanjung Priok, Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
