<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasabah Jiwasraya ke Kantor Erick Thohir, Ini Respons Kementerian BUMN</title><description>Sekitar 15 nasabah Jiwasraya datang ke Kementerian BUMN pada siang tadi dengan maksud melakukan audiensi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn"/><item><title>Nasabah Jiwasraya ke Kantor Erick Thohir, Ini Respons Kementerian BUMN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 20:27 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn-yyA9oED7xK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kementerian BUMN. (Foto: Okezone.com/Yohana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/320/2143135/nasabah-jiwasraya-ke-kantor-erick-thohir-ini-respons-kementerian-bumn-yyA9oED7xK.jpg</image><title>Kementerian BUMN. (Foto: Okezone.com/Yohana)</title></images><description> 
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan belum menerima surat pengajuan audiensi yang diberikan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Padahal nasabah perusahaan asuransi jiwa pelat merah itu sudah memberikan surat pengajuan pada 12 Desember 2019.
&quot;Aku belum terima, Pak Erick pun lagi di Kalimantan, mana mungkin bisa menerima,&quot; ujar Staf Khusus Kementerian Arya Sinulingga saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon seluler, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: Datangi Kantor Erick Thohir, Nasabah Jiwasraya Hanya Diterima Satpam
Arya menyatakan, bakal bersedia melakukan pertemuan dengan pihak nasabah jika memang sedang berada di Kementerian BUMN. Namun, saat nasabah datang ke Kementerian BUMN pada siang tadi, dirinya sedang tidak berada di lokasi.
Di samping itu, Arya juga menekankan belum mendapatkan laporan terbaru terkait perkembangan permasalahan likuiditas Jiwasraya dari Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

(Foto: Nasabah Jiwasraya Sambangi Kementerian BUMN)
&quot;Kalau lagi ada di sana (Kementerian BUMN) pasti akan kami temui.  Saya juga belum dapat intinya, belum dapat laporan dari Pak Wamen BUMN,&quot; katanya.
Meski demikian, Arya memastikan, pemerintah bakal mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan nasabah Jiwasraya. Kementerian BUMN juga mendukung langkah Kementerian Keuangan untuk melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dadam menyelesaikan masalah Jiwasraya.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Kriminal, Benarkah Ada Kejahatan Terstruktur di Jiwasraya?
&quot;Langkah-langkah yang diambil oleh Menteri Keuangan kami dukung, artinya teman-teman di Kementerian Keuangan sudah meneliti juga sehingga kasus Jiwasraya ini masuk ke KPK,&quot; jelas dia.
Sebelumnya, sekitar 15 nasabah datang ke Kementerian BUMN pada siang tadi dengan maksud melakukan audiensi terkait kepastian atas dana mereka yang berada di Jiwasraya. Setelah menunggu di lobby selama 2,5 jam sejka pukul 10.40 WIB, para nasabah gagal bertemu Menteri BUMN Erick Thohir atau petinggi BUMN lainnya, mereka hanya diterima oleh Kepala Keamanan Kementerian BUMN Duwet.Nasabah Jiwasraya Lee menyatakan, setelah menunggu lama pihaknya tak  mendapatkan kepastian mengenai pembayaran tunggakan klaim produk saving  plan. Lantaran pihaknya bahkan tak bisa bertemu dengan Staf Khusus  Kementerian BUMN Arya Sinulingga.
&amp;ldquo;Kami datang dan tadi bertemu dengan security dan bilang akan dibantu  jam 13.00 untuk mempertemukan dengan Pak Arya. Namun setelah ditunggu  justru Pak Duwet memberitahukan tidak bisa bertemu dengan Pak Arya  dikarenakan sedang melaksanakan rapat,&amp;rdquo; ungkapnya di Gedung Kementerian  BUMN, Jakarta, Rabu (17/12/2019).</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengungkapkan belum menerima surat pengajuan audiensi yang diberikan nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Padahal nasabah perusahaan asuransi jiwa pelat merah itu sudah memberikan surat pengajuan pada 12 Desember 2019.
&quot;Aku belum terima, Pak Erick pun lagi di Kalimantan, mana mungkin bisa menerima,&quot; ujar Staf Khusus Kementerian Arya Sinulingga saat dihubungi awak media melalui sambungan telepon seluler, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: Datangi Kantor Erick Thohir, Nasabah Jiwasraya Hanya Diterima Satpam
Arya menyatakan, bakal bersedia melakukan pertemuan dengan pihak nasabah jika memang sedang berada di Kementerian BUMN. Namun, saat nasabah datang ke Kementerian BUMN pada siang tadi, dirinya sedang tidak berada di lokasi.
Di samping itu, Arya juga menekankan belum mendapatkan laporan terbaru terkait perkembangan permasalahan likuiditas Jiwasraya dari Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

(Foto: Nasabah Jiwasraya Sambangi Kementerian BUMN)
&quot;Kalau lagi ada di sana (Kementerian BUMN) pasti akan kami temui.  Saya juga belum dapat intinya, belum dapat laporan dari Pak Wamen BUMN,&quot; katanya.
Meski demikian, Arya memastikan, pemerintah bakal mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan nasabah Jiwasraya. Kementerian BUMN juga mendukung langkah Kementerian Keuangan untuk melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dadam menyelesaikan masalah Jiwasraya.
Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Kriminal, Benarkah Ada Kejahatan Terstruktur di Jiwasraya?
&quot;Langkah-langkah yang diambil oleh Menteri Keuangan kami dukung, artinya teman-teman di Kementerian Keuangan sudah meneliti juga sehingga kasus Jiwasraya ini masuk ke KPK,&quot; jelas dia.
Sebelumnya, sekitar 15 nasabah datang ke Kementerian BUMN pada siang tadi dengan maksud melakukan audiensi terkait kepastian atas dana mereka yang berada di Jiwasraya. Setelah menunggu di lobby selama 2,5 jam sejka pukul 10.40 WIB, para nasabah gagal bertemu Menteri BUMN Erick Thohir atau petinggi BUMN lainnya, mereka hanya diterima oleh Kepala Keamanan Kementerian BUMN Duwet.Nasabah Jiwasraya Lee menyatakan, setelah menunggu lama pihaknya tak  mendapatkan kepastian mengenai pembayaran tunggakan klaim produk saving  plan. Lantaran pihaknya bahkan tak bisa bertemu dengan Staf Khusus  Kementerian BUMN Arya Sinulingga.
&amp;ldquo;Kami datang dan tadi bertemu dengan security dan bilang akan dibantu  jam 13.00 untuk mempertemukan dengan Pak Arya. Namun setelah ditunggu  justru Pak Duwet memberitahukan tidak bisa bertemu dengan Pak Arya  dikarenakan sedang melaksanakan rapat,&amp;rdquo; ungkapnya di Gedung Kementerian  BUMN, Jakarta, Rabu (17/12/2019).</content:encoded></item></channel></rss>
