<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Badan Otoritas Pembangunan Ibu Kota Baru Segera Dibentuk, Setara Kementerian</title><description>Akan dibentuk Badan Otoritas Pembangunan Ibu kota Baru. Badan ini setingkat menteri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian"/><item><title>      Badan Otoritas Pembangunan Ibu Kota Baru Segera Dibentuk, Setara Kementerian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 11:07 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian-inXCtAsvEL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/470/2142840/badan-otoritas-pembangunan-ibu-kota-baru-segera-dibentuk-setara-kementerian-inXCtAsvEL.jpg</image><title>Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Guna memenuhi harapan agar pemindahan ibu kota negara tidak sekadar sebagai perpindahan kantor pemerintahan, tetapi ada sebuah transformasi, akan dibentuk Badan Otoritas Pembangunan Ibu kota Baru. Badan ini setingkat menteri.

&amp;ldquo;Itu akan segera di Perpres (Peraturan Presiden)-kan, karena proses di tingkat antar kementerian sudah selesai,&amp;rdquo; kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioal (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa seperti dilansir setkab, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: Jokowi Tidak Ingin Ibu Kota Baru Mahal dan Sepi
Menurut Suharso, kewenangan Badan Otoritas itu sejak mempersiapkan, membangun dan kemudian proses pemindahan. Pemilihan Badan Otoritas ini karena menyangkut kewenangan-kewenangan atas tanah, atas lahan dan supaya pembangunan itu tersentral dengan baik secara administrasi, terutama dalam hal kewenangan atas lahan saat dibuat satu kerjasama atau KPBU dengan pihak ketiga.

&amp;ldquo;Jadi itu kemudahan yang mau kita berikan pada Badan Otorita,&amp;rdquo; jelas Suharso.
Baca Juga: Ke Ibu Kota Baru, Jokowi Cek Lokasi Istana Presiden di Sepaku
Dia menambahkan, Perpres pembentukan Badan Otorita itu sudah selesai mbak, tinggal finishing.
&amp;nbsp;Adapun bentuk pemerintahannya, menurut Suharso, telah disepakati  adalah provinsi, otonomi provinsi. Tetapi di dalam area ibu kota seluas  256.000 hektare, ada area sekitar 56.000 hektare yang menjadi kawasan  khusus yang tidak masuk di dalam daerah otorita, daerah pemerintahan.

&amp;ldquo;Jadi dia tidak masuk dalam daerah otonomi pemerintahan dan nanti  akan diurus oleh seorang manager city atau city manager,&amp;rdquo; terang  Suharso.

Menteri PPN/Kepala Bappenas juga menyampaikan, untuk pembangunan ibu  kota baru itu semaksimal mungkin tidak akan menggunakan sumber-sumber  pembiayaan yang pada umumnya. Namun pemerintah ingin menggunakan  sumber-sumber dana pembangunan baru, termasuk dalam hal ini mengundang  investasi, para investor asing.

Sesuai timeline yang sudah dibuat, menurut Menteri PPN/Kepala  Bappenas Suharso Monoarfa, diharapkan tahun 2021 sudah dilakukan  groundbreaking pembangunan ibu kota baru yang terletak di Kalimantan  Timur.

&quot;Sebelum groundbreaking tentu infrastruktur dasar termasuk drainase,  jalan-jalan nasional, itu sudah bisa kita mulai semester pertama tahun  depan,&quot; jelas Suharso.
</description><content:encoded>JAKARTA - Guna memenuhi harapan agar pemindahan ibu kota negara tidak sekadar sebagai perpindahan kantor pemerintahan, tetapi ada sebuah transformasi, akan dibentuk Badan Otoritas Pembangunan Ibu kota Baru. Badan ini setingkat menteri.

&amp;ldquo;Itu akan segera di Perpres (Peraturan Presiden)-kan, karena proses di tingkat antar kementerian sudah selesai,&amp;rdquo; kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasioal (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa seperti dilansir setkab, Jakarta, Selasa (17/12/2019).
Baca Juga: Jokowi Tidak Ingin Ibu Kota Baru Mahal dan Sepi
Menurut Suharso, kewenangan Badan Otoritas itu sejak mempersiapkan, membangun dan kemudian proses pemindahan. Pemilihan Badan Otoritas ini karena menyangkut kewenangan-kewenangan atas tanah, atas lahan dan supaya pembangunan itu tersentral dengan baik secara administrasi, terutama dalam hal kewenangan atas lahan saat dibuat satu kerjasama atau KPBU dengan pihak ketiga.

&amp;ldquo;Jadi itu kemudahan yang mau kita berikan pada Badan Otorita,&amp;rdquo; jelas Suharso.
Baca Juga: Ke Ibu Kota Baru, Jokowi Cek Lokasi Istana Presiden di Sepaku
Dia menambahkan, Perpres pembentukan Badan Otorita itu sudah selesai mbak, tinggal finishing.
&amp;nbsp;Adapun bentuk pemerintahannya, menurut Suharso, telah disepakati  adalah provinsi, otonomi provinsi. Tetapi di dalam area ibu kota seluas  256.000 hektare, ada area sekitar 56.000 hektare yang menjadi kawasan  khusus yang tidak masuk di dalam daerah otorita, daerah pemerintahan.

&amp;ldquo;Jadi dia tidak masuk dalam daerah otonomi pemerintahan dan nanti  akan diurus oleh seorang manager city atau city manager,&amp;rdquo; terang  Suharso.

Menteri PPN/Kepala Bappenas juga menyampaikan, untuk pembangunan ibu  kota baru itu semaksimal mungkin tidak akan menggunakan sumber-sumber  pembiayaan yang pada umumnya. Namun pemerintah ingin menggunakan  sumber-sumber dana pembangunan baru, termasuk dalam hal ini mengundang  investasi, para investor asing.

Sesuai timeline yang sudah dibuat, menurut Menteri PPN/Kepala  Bappenas Suharso Monoarfa, diharapkan tahun 2021 sudah dilakukan  groundbreaking pembangunan ibu kota baru yang terletak di Kalimantan  Timur.

&quot;Sebelum groundbreaking tentu infrastruktur dasar termasuk drainase,  jalan-jalan nasional, itu sudah bisa kita mulai semester pertama tahun  depan,&quot; jelas Suharso.
</content:encoded></item></channel></rss>
