<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pindahkan Ibu Kota, Ini 5 Harapan Presiden Jokowi</title><description>Presiden ingin perpindahan ibu kota menandai perubahan budaya dan sistem kerja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi"/><item><title>Pindahkan Ibu Kota, Ini 5 Harapan Presiden Jokowi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2019 11:43 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi-ONF1CPTjRB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/17/470/2142860/pindahkan-ibu-kota-ini-5-harapan-presiden-jokowi-ONF1CPTjRB.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan hendaklah tidak dipandang sebagai perpindahan kantor pemerintahan semata.
Lebih dari itu, Presiden ingin perpindahan ibu kota menandai perubahan budaya dan sistem kerja. Berikut Okezone telah merangkum harapan Presiden  terkait pindahnya ibu kota:
Baca Juga: Jokowi Tidak Ingin Ibu Kota Baru Mahal dan Sepi
 
1.Pindah Ibu Kota, Percepatan Transformasi Ekonomi
Perpindahan ibu kota ini adalah sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi. &amp;ldquo;Kita harus belajar dari pengalaman beberapa negara yang pindah ibu kotanya, tapi ibu kotanya menjadi kota yang mahal. Ini jangan. Kemudian sepi, ini jangan. Kemudian yang menghuni hanya pegawai pemerintah plus diplomat, ini juga tidak,&quot; jelas Jokowi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/12/17/59929/308588_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kota&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Smart Economy
Perpindahan ibu kota ini juga menandai proses transformasi produktivitas nasional, transformasi kreativitas nasional, transformasi industri nasional, dan transformasi talenta-talenta nasional.
&quot;Kalau tujuannya adalah membangun ibu kota yang menjadi mesin penggerak smart economy, maka rancangan ibu kota baru bukan hanya smart metropolis yang compact, yang nyaman, yang humanis, yang zero emision, tapi akan memiliki penanda bahwa negara kita telah melakukan transformasi ekonomi ke smart economy yaitu dengan dibangunnya klaster-klaster pendidikan, klaster-klaster riset dan inovasi,&quot; ujarnya.3. Lembaga Pendidikan Tinggi Kelas Dunia
Akan dibangun lembaga pendidikan tinggi kelas dunia yang bisa  menciptakan talenta-talenta top global secara tepat. Di ibu kota baru  ini juga, Presiden ingin dibangun pusat riset dan inovasi kelas dunia  yang menjadikan ibu kota baru ini sebagai global innovation hub, menjadi  titik temu inovasi global.
4. Smart Energy, Smart Health, dan Smart Food Production
&quot;Sudah saatnya talenta-talenta Indonesia, talenta-talenta global  berkolaborasi mengembangkan smart energy, smart health, smart food  production yang akan menciptakan lapangan kerja baru bagi anak-anak muda  kita serta mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah kita untuk masuk  dan terintegrasi dengan global value chain,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/12/17/59929/308587_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kota&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
5. Smart City
Dalam proses pembangunannya, Presiden ingin agar ibu kota yang  dirancang sebagai kota pintar tersebut juga dibangun dengan cara-cara  pintar. Menurutnya, Indonesia harus meninggalkan cara berpikir lama yang  selalu melihat semuanya dari sisi anggaran dan sisi biaya.
&quot;Kita harus berani menggunakan cara-cara baru yang lebih kreatif,  termasuk dalam pemanfaatan teknologi-teknologi inovasi, dengan bantuan  talenta-talenta hebat yang kita miliki yang berada di dalam negeri  maupun yang saat ini belajar di berbagai negara di luar negeri,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan hendaklah tidak dipandang sebagai perpindahan kantor pemerintahan semata.
Lebih dari itu, Presiden ingin perpindahan ibu kota menandai perubahan budaya dan sistem kerja. Berikut Okezone telah merangkum harapan Presiden  terkait pindahnya ibu kota:
Baca Juga: Jokowi Tidak Ingin Ibu Kota Baru Mahal dan Sepi
 
1.Pindah Ibu Kota, Percepatan Transformasi Ekonomi
Perpindahan ibu kota ini adalah sebagai sebuah percepatan transformasi ekonomi. &amp;ldquo;Kita harus belajar dari pengalaman beberapa negara yang pindah ibu kotanya, tapi ibu kotanya menjadi kota yang mahal. Ini jangan. Kemudian sepi, ini jangan. Kemudian yang menghuni hanya pegawai pemerintah plus diplomat, ini juga tidak,&quot; jelas Jokowi.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/12/17/59929/308588_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kota&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Smart Economy
Perpindahan ibu kota ini juga menandai proses transformasi produktivitas nasional, transformasi kreativitas nasional, transformasi industri nasional, dan transformasi talenta-talenta nasional.
&quot;Kalau tujuannya adalah membangun ibu kota yang menjadi mesin penggerak smart economy, maka rancangan ibu kota baru bukan hanya smart metropolis yang compact, yang nyaman, yang humanis, yang zero emision, tapi akan memiliki penanda bahwa negara kita telah melakukan transformasi ekonomi ke smart economy yaitu dengan dibangunnya klaster-klaster pendidikan, klaster-klaster riset dan inovasi,&quot; ujarnya.3. Lembaga Pendidikan Tinggi Kelas Dunia
Akan dibangun lembaga pendidikan tinggi kelas dunia yang bisa  menciptakan talenta-talenta top global secara tepat. Di ibu kota baru  ini juga, Presiden ingin dibangun pusat riset dan inovasi kelas dunia  yang menjadikan ibu kota baru ini sebagai global innovation hub, menjadi  titik temu inovasi global.
4. Smart Energy, Smart Health, dan Smart Food Production
&quot;Sudah saatnya talenta-talenta Indonesia, talenta-talenta global  berkolaborasi mengembangkan smart energy, smart health, smart food  production yang akan menciptakan lapangan kerja baru bagi anak-anak muda  kita serta mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah kita untuk masuk  dan terintegrasi dengan global value chain,&quot; imbuhnya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/12/17/59929/308587_medium.jpg&quot; alt=&quot;Momen Presiden Jokowi Salami Gubernur Anies di Ratas Pemindahan Ibu Kota&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
5. Smart City
Dalam proses pembangunannya, Presiden ingin agar ibu kota yang  dirancang sebagai kota pintar tersebut juga dibangun dengan cara-cara  pintar. Menurutnya, Indonesia harus meninggalkan cara berpikir lama yang  selalu melihat semuanya dari sisi anggaran dan sisi biaya.
&quot;Kita harus berani menggunakan cara-cara baru yang lebih kreatif,  termasuk dalam pemanfaatan teknologi-teknologi inovasi, dengan bantuan  talenta-talenta hebat yang kita miliki yang berada di dalam negeri  maupun yang saat ini belajar di berbagai negara di luar negeri,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
