<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Jajal Jalan Perbatasan Kalimantan Naik Motor Custom, Jokowi: Mulus</title><description>Presiden Joko Widodo dengan mengendarai sepeda motor custom miliknya menyisir jalan perbatasan trans-Kalimantan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus"/><item><title>   Jajal Jalan Perbatasan Kalimantan Naik Motor Custom, Jokowi: Mulus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus</guid><pubDate>Kamis 19 Desember 2019 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus-EwkMMi7AMm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Jajal Jalan Perbatasan Naik Motor (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/19/320/2143961/jajal-jalan-perbatasan-kalimantan-naik-motor-custom-jokowi-mulus-EwkMMi7AMm.jpg</image><title>Jokowi Jajal Jalan Perbatasan Naik Motor (Foto: Setpres)</title></images><description> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dengan mengendarai sepeda motor custom miliknya menyisir jalan perbatasan trans-Kalimantan yang terletak di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).


Motor Kawasaki W175 yang telah dimodifikasi bergaya tracker dipilih Presiden untuk menjajal jalan perbatasan karena menurutnya sensasinya akan berbeda dengan menggunakan mobil. Motor berwarna hijau ini dinaiki Jokowi sejauh kurang lebih 11 kilometer.

&amp;ldquo;Ya bisa merasakan betul kalau pakai kendaraan (motor). Kalau pakai mobil ya rasanya akan beda,&amp;rdquo; kata Presiden seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (19/12/2019).
Baca Juga: Jokowi Jajal Jalan Perbatasan Kalimantan dengan Motor Customnya
Presiden mengaku puas setelah menyisir jalan perbatasan Kalimantan ini. Menurutnya perkembangan pembangunan jalan tersebut sudah sangat baik dan kini tinggal tahap penyelesaian.

&amp;ldquo;Tinggal penyelesaian-penyelesaian. Ini sudah pengerasan, tadi ada yang masih tanah akan segera pengerasan, aspal masuk, sudah, mulus semuanya,&amp;rdquo; tambah Presiden.
&amp;nbsp;Jalanan perbatasan telah selesai dibangun sepanjang 966 kilometer.  Jokowi mengatakan, pemerintah akan terus menyelesaikan pembangunan jalan  perbatasan Indonesia dengan negeri jiran.

&amp;ldquo;Ini adalah garis batas antara Indonesia dan Malaysia. Nunukan, dan  di sebelah sana Sarawak. Kita harapkan nanti jalan-jalan yang sedang  kita kerjakan ini akan segera kita selesaikan,&amp;rdquo; tegas Presiden.

Dalam kesempatannya, Kepala Negara kembali menekankan pentingnya  pembangunan infrastruktur jalan sebagai penghubung antarwilayah. Dengan  dibangunnya akses konektivitas, perekonomian di daerah terkait dapat  meningkat.

&amp;ldquo;Inilah pentingnya infrastruktur menghubungkan antara kabupaten  dengan kabupaten sehingga ekonomi akan bisa berjalan karena ada  mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas komoditas,&amp;rdquo; jelas Kepala  Negara.
&amp;nbsp;Selain itu Jokowi menjelaskan alasan pemerintah akan terus membangun   infrastruktur meskipun fokus konsentrasi kerja pemerintah lima tahun ke   depan adalah pembangunan sumber daya manusia.

&amp;ldquo;Fokus konsentrasi kita ada di pembangunan kualitas sumber daya   manusia, tetapi pembangunan infrastruktur tetap dilanjutkan karena   memang banyak yang belum selesai. Terutama untuk jalan-jalan di   wilayah-wilayah perbatasan. Tapi sudah hampir selesai kok, sudah 966   kilometer,&amp;rdquo; papar Jokowi.

Dengan membangun jalan sebagai infrastruktur dasar,  kemudian akan   mudah untuk selanjutnya membangun infrastruktur lainnya seperti sekolah   atau puskesmas. &amp;ldquo;Kita beri contoh, misalnya ini di paling timur di   Nduga. Orang sakit mau ke pusat kesehatan atau ke rumah sakit bisa 4   hari. Bagaimana kalau enggak dibangun infrastruktur itu?&amp;rdquo; ungkap   Presiden Jokowi.

Sejumlah menteri juga tampak mendampingi Presiden dalam penyisiran   jalan perbatasan ini. Mereka juga dikatakan mengendarai motornya   sendiri. Antara lain ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam   Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara   Menteri BUMN Erick Thohir memilih dibonceng Komandan Paspampres Mayjen   Maruli Simanjuntak.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Presiden Joko Widodo dengan mengendarai sepeda motor custom miliknya menyisir jalan perbatasan trans-Kalimantan yang terletak di Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).


Motor Kawasaki W175 yang telah dimodifikasi bergaya tracker dipilih Presiden untuk menjajal jalan perbatasan karena menurutnya sensasinya akan berbeda dengan menggunakan mobil. Motor berwarna hijau ini dinaiki Jokowi sejauh kurang lebih 11 kilometer.

&amp;ldquo;Ya bisa merasakan betul kalau pakai kendaraan (motor). Kalau pakai mobil ya rasanya akan beda,&amp;rdquo; kata Presiden seperti dilansir setkab, Jakarta, Kamis (19/12/2019).
Baca Juga: Jokowi Jajal Jalan Perbatasan Kalimantan dengan Motor Customnya
Presiden mengaku puas setelah menyisir jalan perbatasan Kalimantan ini. Menurutnya perkembangan pembangunan jalan tersebut sudah sangat baik dan kini tinggal tahap penyelesaian.

&amp;ldquo;Tinggal penyelesaian-penyelesaian. Ini sudah pengerasan, tadi ada yang masih tanah akan segera pengerasan, aspal masuk, sudah, mulus semuanya,&amp;rdquo; tambah Presiden.
&amp;nbsp;Jalanan perbatasan telah selesai dibangun sepanjang 966 kilometer.  Jokowi mengatakan, pemerintah akan terus menyelesaikan pembangunan jalan  perbatasan Indonesia dengan negeri jiran.

&amp;ldquo;Ini adalah garis batas antara Indonesia dan Malaysia. Nunukan, dan  di sebelah sana Sarawak. Kita harapkan nanti jalan-jalan yang sedang  kita kerjakan ini akan segera kita selesaikan,&amp;rdquo; tegas Presiden.

Dalam kesempatannya, Kepala Negara kembali menekankan pentingnya  pembangunan infrastruktur jalan sebagai penghubung antarwilayah. Dengan  dibangunnya akses konektivitas, perekonomian di daerah terkait dapat  meningkat.

&amp;ldquo;Inilah pentingnya infrastruktur menghubungkan antara kabupaten  dengan kabupaten sehingga ekonomi akan bisa berjalan karena ada  mobilitas orang, mobilitas barang, mobilitas komoditas,&amp;rdquo; jelas Kepala  Negara.
&amp;nbsp;Selain itu Jokowi menjelaskan alasan pemerintah akan terus membangun   infrastruktur meskipun fokus konsentrasi kerja pemerintah lima tahun ke   depan adalah pembangunan sumber daya manusia.

&amp;ldquo;Fokus konsentrasi kita ada di pembangunan kualitas sumber daya   manusia, tetapi pembangunan infrastruktur tetap dilanjutkan karena   memang banyak yang belum selesai. Terutama untuk jalan-jalan di   wilayah-wilayah perbatasan. Tapi sudah hampir selesai kok, sudah 966   kilometer,&amp;rdquo; papar Jokowi.

Dengan membangun jalan sebagai infrastruktur dasar,  kemudian akan   mudah untuk selanjutnya membangun infrastruktur lainnya seperti sekolah   atau puskesmas. &amp;ldquo;Kita beri contoh, misalnya ini di paling timur di   Nduga. Orang sakit mau ke pusat kesehatan atau ke rumah sakit bisa 4   hari. Bagaimana kalau enggak dibangun infrastruktur itu?&amp;rdquo; ungkap   Presiden Jokowi.

Sejumlah menteri juga tampak mendampingi Presiden dalam penyisiran   jalan perbatasan ini. Mereka juga dikatakan mengendarai motornya   sendiri. Antara lain ada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam   Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara   Menteri BUMN Erick Thohir memilih dibonceng Komandan Paspampres Mayjen   Maruli Simanjuntak.
</content:encoded></item></channel></rss>
